Kisah Remaja 19 Tahun yang Merancang Pertukaran Organ Demi Nyawa Ibu

Siswanto, BBC

Sabtu, 15 Januari 2022 | 09:58 WIB
Kisah Remaja 19 Tahun yang Merancang Pertukaran Organ Demi Nyawa Ibu
BBC

Suara.com - Aliana Deveza baru berusia 19 tahun ketika merancang skema pertukaran organ yang pada akhirnya menyelamatkan sang ibu dan nyawa seseorang yang memerlukan liver untuk bisa menyambung hidup.

Apa yang ia lakukan digambarkan sebagai "sejarah kedokteran".

Ia berhasil membujuk rumah sakit untuk melakukan pertukaran organ pertama di Amerika Serikat, yang melibatkan orang-orang yang tak punya hubungan keluarga mendonorkan organ yang tidak sama.

"Pertanyaan pertama yang saya ajukan ketika bangun adalah bagaimana kondisi ibu saya? Apakah ia selamat?" ungkap Aliana.

Ia mengatakan tak terlalu khawatir dengan keadaan dirinya. Ia merasakan sakit, tetapi tak terlalu ia hiraukan.

"Saya sangat lega begitu mendengar pasien-pasien [yang ikut pertukaran organ] selamat [dan baik-baik saja]," imbuhnya.

Baca juga:

Ketika ia mengatakan soal dirinya dan pasien-pasien lain, ia tak hanya menyinggung dirinya dan sang ibu. Dalam operasi ini terdapat dua pasien lain, dua perempuan bersaudara.

Dalam pertukaran organ ini: liver Aliana diperuntukkan untuk salah satu perempuan bersaudara tersebut dan satu ginjal perempuan bersaudara ini didonorkan ke ibu Aliana.

baca juga

Dua nyawa terselamatkan berkat kesediaan dua orang mendonorkan organ ke orang yang asing -- orang yang tak punya hubungan darah -- guna menyelamatkan nyawa anggota keluarga.

Operasi pertukaran organ adalah hasil kerja keras selama dua tahun.

Melalui pertukaran ini, Aliana menyelamatkan sang ibu, Erosalyn, yang selama bertahun-tahun harus menjalani prosedur dialisis atau cuci darah untuk bertahan hidup. Yang juga terselamatkan adalah seorang perempuan lain yang sangat memerlukan liver.

Kita bisa mendonorkan ginjal karena hampir semua dari kita punya dua ginjal, namun kita hanya perlu satu agar badan kita berfungsi.

Meski demikian, orang yang perlu ginjal tak selalu bisa mendapatkannya dari seseorang, meski orang ini bersedia untuk menyumbangkan ginjalnya.

Pada 2019, ada sekitar 150.000 operasi transplantasi organ di seluruh dunia, proporsi yang sangat kecil dari jumlah total orang yang perlu organ baru.

Alvin Roth memenangkan Hadiah Nobel ekonomi pada 2012 atas jerih payahnya merancang sistem yang membantu orang-orang mendonorkan dan menerima ginjal.

Roth menjelaskan sangat dimungkinkan untuk mendonorkan ginjal ke seseorang.

"Tetapi kadang ia tak bisa menerima ginjal kita, meski kita tergolong orang sehat. Atau sebaliknya, ada orang yang bisa menerima donor kita, tapi kondisi kita tak memungkinkannya," kata Roth.

"Namun, terbuka kemungkinan ginjal saya cocok untuk pasien Anda dan ginjal Anda cocok untuk pasien saya. Inilah salah satu model pertukaran ginjal yang paling sederhana: ada pasangan donor dan masing-masing mendapatkan satu ginjal yang cocok," katanya.

Kerja Roth dan koleganya menghasilkan sistem yang meninkatkan skala jumlah pertukaran ginjal, sehingga ribuan nyawa bisa diselamatkan.

Di luar Amerika Serikat, skema pertukaran organ seperti ini belum memiliki payung hukum.

Di Jerman, misalnya, organ hanya bisa disumbangkan oleh seseorang yang mempunyai hubungan keluarga yang dekat. Salah satu kekhawatirannya adalah sistem terbuka akan mendorong seseorang yang butuh uang menjual organ tubuh.

Donor organ bukan soal pasangan orang yang bersedia memberikan dan menerima organ. Dalam beberapa kasus, rantai orang dikumpulkan untuk memaksimalkan jumlah ginjal yang cocok.

Dalam satu kasus, 70 orang yang berbeda dikumpulkan sehingga ada 35 yang donor memberikan ginjal mereka ke 35 orang lain -- yang tak mereka kenal -- sehingga nyawa penerima bisa diselamatkan.

Baca juga:

Aliana tak bisa menyerahkan ginjalnya ke sang ibu karena dokter khawatir masalah ginjal yang dialami ibunya mungkin adalah masalah keturunan. Jadi, mungkin saja Aliana punya masalah medis yang sama.

Di tengah himpitan waktu, Aliana melakukan riset dan hasilnya: dimungkinkan untuk bertukar liver dengan ginjal.

Aliana sama sekali tidak tahu bahwa apa yang ia rancang ini masih sebatas teori dan tentu saja kalau nantinya dilakukan, bukanlah operasi biasa.

Tetapi, ia terus berikhtiar dan menelepon sejumlah rumah sakit untuk mengetahui apakah ia bisa mendonorkan livernya dan sebagai ganti, ada seseorang yang bersedia mendonorkan ginjal untuk ibunya.

Aliana mengungkapkan beberapa rumah sakit tidak begitu paham dengan "skema pertukaran organ" yang ada di kepalanya.

"Ada sejumlah kecil rumah sakit yang mengoper saya ke bagian kamar mayat karena mereka tidak paham dengan apa yang saya maksud," kata Aliana.

Akhirnya ia menemukan orang yang ia cari: John Roberts, dokter bedah di Universitas California di San Francisco.

Menurutnya, Roberts mendengarkan apa yang ia inginkan.

"[Padahal] saya ini kan baru berusia 19 tahun. Saya tak tahu apakah ide saya termasuk gila. Keluarga saya menentang karena tak ingin apa yang saya lakukan ini justru mengancam nyawa," kata Aliana.

Berkat bantuan rumah sakit, ia menemukan dua perempuan bersaudara yang bersedia mengikuti skema pertukaran organ yang ia gagas.

Satu dari perempuan bersaudara ini menerima liver dari Aliana. Saudara satunya menyerahkan ginjal untuk ibu Aliana.

Ia mengatakan senang dan tak menyesal dengan pertukaran organ ini.

"Mungkin orang khawatir karena risiko yang menyertai. Ini adalah operasi besar. Jelas ada banyak risiko. Yang membuat tenang adalah ada tim yang bersedia membantu melakukan proses ini," katanya.

Generation Change diproduksi bersama antara BBC dan Nobel Prize Outreach


Anda bisa mendengarkan kisah Aliana di program Generation Change di The Documentary, BBC World Service.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

×