facebook

Kasus Omicron Melonjak, PDIP Minta Rakyat Ikuti Kebijakan Pemerintah Jokowi

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Kasus Omicron Melonjak, PDIP Minta Rakyat Ikuti Kebijakan Pemerintah Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Dia juga meyakini bahwa setiap kebijakan penanganan pandemi yang diputuskan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah tepat.

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendorong masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19 mengingat kasus Omicron semakin melonjak di tanah air.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan selain vaksinasi, masyarakat juga harus semakin meningkatkan protokol kesehatan 5M; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Omicron memang memiliki daya sebaran yang jauh lebih kuat dan proteksi yang paling penting adalah dilakukan vaksin, sehingga di tengah kebijakan mengantisipasi dampak pemikiran tersebut, pemerintah secara agresif tetap terus melakukan pemberian vaksin kepada rakyat," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/1/2022).

Dia juga meyakini bahwa setiap kebijakan penanganan pandemi yang diputuskan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah tepat.

Baca Juga: Sebut Demokrasi Sampai pada Titik Nadir di Bawah Rezim, Amien Rais: Bedebah Ekonomi Bangkit

"Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah sudah berulang kali ditegaskan menjaga keseimbangan antara pencegahan dan keseimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional itu yang didukung oleh PDIP Perjuangan," tuturnya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.271.649 orang Indonesia, masih terdapat 8.605 kasus aktif, 4.118.874 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 144.170 jiwa meninggal dunia.

Pemerintah juga telah menyuntikkan 176,365,995 dosis (84.68 persen) vaksin pertama dan 119,774,308 dosis (57.51 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.
 

Baca Juga: Ada Siswa Baru Pulang Liburan dari Luar Negeri, Sekolah di Cimahi Ini Tunda PTM 100 Persen

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar