FBI Ungkap Identitas Penyandera Jemaat Sinagog Texas: Bukan Warga AS

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 17 Januari 2022 | 14:11 WIB
FBI Ungkap Identitas Penyandera Jemaat Sinagog Texas: Bukan Warga AS
Penyandera jemaat Sinagog Texas. (Twitter/@inzyrashid)

Suara.com - Pelaku yang menyandera jemaat Sinagog Texas pada hari Sabtu akhirnya diungkap ke publik. FBI menjelaskan, pria 44 tahun yang ditembak mati oleh petugas ini bukan warga negara AS.

Menyadur Sky News Senin (17/1/2022), Malik Faisal Akram adalah pria Inggris yang berasal dari Blackburn dan datang ke AS pada 2 Januari 2022.

Keterangan ini diketahui ketika dua remaja ditangkap di Manchester oleh petugas Counter Terror Policing North West sebagai bagian dari penyelidikan atas serangan tersebut.

"Dua remaja ditahan di Manchester selatan malam ini. Mereka tetap ditahan untuk diinterogasi."

Keluarga Akram mengatakan "hancur" dengan kematiannya tapi menambahkan "tidak memaafkan tindakannya dan ingin meminta maaf dengan sepenuh hati kepada semua korban yang terlibat dalam insiden itu".

Dalam sebuah pernyataan, saudara laki-laki Akram, Gulbar, mengatakan anggota keluarga menghabiskan berjam-jam berhubungan dengan Faisal selama pengepungan.

Mereka mengatakan meskipun menderita kesehatan mental, kami yakin dia tidak akan menyakiti para sandera. "Tidak ada yang bisa kami katakan atau lakukan padanya yang akan meyakinkannya untuk menyerah," tambah Gulbar.

Koresponden Sky News Inzamam Rashid berbicara dengan saudara laki-laki Akram. Ia mengatakan saudaranya memberitahu bahwa Faisal menderita penyakit kesehatan mental yang parah.

"Dia mengulangi bahwa saudaranya tidak ingin menyakiti siapa pun dan dia sangat menyesal tentang kepanikan dan teror yang disebabkan saudaranya di Texas."

baca juga
Anggota tim SWAT ditempatkan di dekat Sinagog Beth Israel di Colleyville, Texas [Andy Jacobsohn/ AFP]
Anggota tim SWAT ditempatkan di dekat Sinagog Beth Israel di Colleyville, Texas [Andy Jacobsohn/ AFP]

Dia mengatakan Gulbar adalah bagian dari tim negosiasi FBI yang bicara dengan saudaranya dana berusaha membuatnya mundur dan memastikan tidak ada kerugian yang ditimbulkan.

Akram menyandera empat orang, termasuk seorang rabi, di dalam sinagogIa Kongregasi Beth Israel di Colleyville sekitar pukul 11 pagi waktu setempat pada hari Sabtu.

Ia menuntut pembebasan Aafia Siddiqui (Lady Al Qaeda) yang merupakan ahli saraf Pakistan yang dicurigai memiliki hubungan dengan Al Qaeda.

Siddiqui dihukum karena mencoba membunuh perwira militer AS saat berada dalam tahanan di Afghanistan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Aafia Siddiqui, Lady Al Qaeda yang Ingin Dibebaskan Penyandera Sinagog Texas

Siapa Aafia Siddiqui, Lady Al Qaeda yang Ingin Dibebaskan Penyandera Sinagog Texas

News | Minggu, 16 Januari 2022 | 16:21 WIB

Setelah 10 Jam yang Menegangkan, 4 Sandera di Sinagog Texas Bebas dengan Selamat

Setelah 10 Jam yang Menegangkan, 4 Sandera di Sinagog Texas Bebas dengan Selamat

News | Minggu, 16 Januari 2022 | 16:22 WIB

Sebelum Hagia Sophia, Ternyata Isreal Lebih Dulu Ubah Masjid Jadi Sinagog

Sebelum Hagia Sophia, Ternyata Isreal Lebih Dulu Ubah Masjid Jadi Sinagog

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 13:37 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×