Setelah 10 Jam yang Menegangkan, 4 Sandera di Sinagog Texas Bebas dengan Selamat

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Minggu, 16 Januari 2022 | 16:22 WIB
Setelah 10 Jam yang Menegangkan, 4 Sandera di Sinagog Texas Bebas dengan Selamat
Anggota tim SWAT ditempatkan di dekat Sinagog Beth Israel di Colleyville, Texas [Andy Jacobsohn/ AFP]

Suara.com - Empat korban tersisa yang disandera oleh seorang pria bersenjata di sebuah Sinagog Texas saat sedang beribadah berhasil diselamatkan.

Menyadur Al Jazeera Minggu (16/1/2022) keempat orang ini selamat setelah polisi berhasil membekuk pelaku dalam pertikaian yang berlangsung lebih dari 10 jam.

Anggota Tim Penyelamat Sandera FBI menyerbu Jemaat Beth Israel pada Sabtu malam untuk membebaskan sandera yang tersisa setelah satu tawanan dibebaskan tanpa cedera pada hari sebelumnya.

Wartawan lokal mendengar suara ledakan dan tembakan, tak lama sebelum Gubernur Texas Greg Abbott mengumumkan krisis telah berakhir.

“Doa dikabulkan. Semua sandera keluar hidup-hidup dan aman," kata Abbott di Twitter.

Kepala Polisi Colleyville Michael Miller mengatakan pelaku tewas, tapi menolak mengonfirmasi penyebab kematiannya dan FBI telah menetapkan identitasnya namun tidak mengungkap pada publik.

Insiden itu pertama kali dilaporkan ke Departemen Kepolisian Colleyville pada pukul 10:41 waktu setempat (16:41 GMT) pada hari Sabtu, selama kebaktian Shabbat, yang disiarkan secara online.

Polisi mengerahkan tim SWAT dan mengevakuasi warga sekitar. Dua petugas mengatakan kepada The Associated Press pada hari sebelumnya bahwa pria bersenjata itu awalnya menyandera empat orang.

Mereka berbicara kepada AP dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk membahas penyelidikan yang sedang berlangsung.

baca juga

Salah satu pejabat mengatakan rabi sinagoga itu diyakini berada di antara para sandera. Satu sandera dibebaskan tanpa cedera enam jam kemudian.

Penyandera menuntut pembebasan Aafia Siddiqui, seorang ahli saraf Pakistan yang pada tahun 2010 dijatuhi hukuman 86 tahun penjara atas tuduhan menyerang dan menembak perwira militer AS setelah ditahan di Afghanistan.

Hukuman itu memicu kemarahan di Pakistan dan pemimpin politik memandangnya sebagai korban sistem peradilan pidana Amerika. Siddiqui kemudian ditahan di penjara federal di Texas.

ABC News, mengutip penjelasan resmi sebelumnya mengatakan penyandera mengaku sebagai saudara Siddiqui.

Layanan sedang disiarkan langsung di laman Facebook dan The Fort Worth Star-Telegram melaporkan seorang pria marah terdengar bicara tentang agama selama live yang tidak menunjukkan situasi di dalam sinagog.

Pria itu berulang kali mengatakan tidak ingin melihat siapa pun terluka dan dia yakin akan berakhir dengan kematian, kata surat kabar itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Hagia Sophia, Ternyata Isreal Lebih Dulu Ubah Masjid Jadi Sinagog

Sebelum Hagia Sophia, Ternyata Isreal Lebih Dulu Ubah Masjid Jadi Sinagog

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 13:37 WIB

Israel Buka Sinagog Baru di Bawah Tanah Masjid Al Aqsa

Israel Buka Sinagog Baru di Bawah Tanah Masjid Al Aqsa

News | Rabu, 20 Desember 2017 | 14:28 WIB

Fatwa Ulama Saudi: Muslim Boleh Salat di Sinagog dan Gereja

Fatwa Ulama Saudi: Muslim Boleh Salat di Sinagog dan Gereja

News | Jum'at, 10 November 2017 | 14:45 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×