Gara-gara Guru Terpapar Covid-19, Dua SD di Tanjung Duren Jakbar Ditutup dan PTM Disetop

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:51 WIB
Gara-gara Guru Terpapar Covid-19, Dua SD di Tanjung Duren Jakbar Ditutup dan PTM Disetop
Ilustrasi PTM di Sekolah Dasar. Dua SD di Tanjung Duren Jakbar Ditutup Setelah Guru Terpapar Covid-19. [Foto : Istimewa/beritabali.com]

Suara.com - Sebanyak dua Sekolah Dasar (SD) menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen karena guru positif COVID-19, di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Ada dua yang ditutup. SD Tanjung Duren Selatan 01 dan 05,  kalau gak salah," kata Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Jakarta Barat II Masduki saat dihubungi di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Masduki belum bisa memastikan sejak kapan sekolah tersebut ditutup. Namun demikian, dia memastikan sekolah yang kedapatan murid atau gurunya terpapar COVID-19 harus ditutup selama lima hari.

"Kalau ikuti SKB (surat keputusan bersama) empat menteri ya lima hari. Selama lima hari mereka PJJ, pembelajaran jarak jauh," kata Masduki.

Selama lima hari itu pula, sekolah akan disterilkan dengan disemprotkan disinfektan di setiap ruangan.

Proses pencarian (tracing) pun juga dilakukan guna memantau penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah.

39 Sekolah Ditutup

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan total 39 sekolah di DKI Jakarta yang menggelar PTM kemudian ditutup sementara karena ada temuan kasus COVID-19.

"Data sampai hari ini memang ada peningkatan sekolah tutup, totalnya yang ditutup ada 39 sekolah namun sebagian sudah dibuka kembali," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (18/1) malam.

Dari jumlah sekolah tersebut, Riza menyebutkan, peserta didik yang terpapar COVID-19 ada 62 orang, dua orang pendidik dan tiga tenaga kependidikan.

Kebanyakan, lanjut Riza, penyebabnya untuk sementara adalah berasal dari luar sekolah. "Entah dari perjalanan ataupun dari rumah, yang terlihat dari rata-rata tingkat keterpaparan per sekolah antara satu atau dua kasus," katanya.

Menurut Riza, hanya satu sekolah yang tingkat keterpaparannya mencapai sembilan kasus, yakni SMKN 35 Jakarta.

Namun semuanya ditutup sementara lima hari karena persentasenya di bawah lima persen.

Riza menambahkan, 39 sekolah yang ditutup itu adalah sejak awal PTM pada 3 Januari 2022, namun sekitar sembilan sekolah sudah kembali dibuka.

"Dari data yang kami terima yang sudah dibuka (kembali) kurang lebih ada sembilan sekolah," katanya tanpa menjelaskan detail sekolah-sekolah yang telah kembali dibuka. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Seluruh Populasi di Bumi Jadi Kunci Agar Pandemi  Berakhir

PBB Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Seluruh Populasi di Bumi Jadi Kunci Agar Pandemi Berakhir

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 10:26 WIB

Pingsan hingga Pusing, Ini Gejala Awal Infeksi Virus Corona Covid-19!

Pingsan hingga Pusing, Ini Gejala Awal Infeksi Virus Corona Covid-19!

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 10:31 WIB

Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara Akibat Kecelakaan, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19

Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara Akibat Kecelakaan, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 09:35 WIB

Usai Pulang Dari Arab Saudi, Sejumlah Petugas Umrah RI Terpapar Covid-19

Usai Pulang Dari Arab Saudi, Sejumlah Petugas Umrah RI Terpapar Covid-19

Banten | Selasa, 18 Januari 2022 | 09:55 WIB

Terkini

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:22 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB