Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara Akibat Kecelakaan, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:35 WIB
Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara Akibat Kecelakaan, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19
Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19. (Dok: ANI)

Suara.com - Seorang lelaki India yang lumpuh dan tidak dapat berbicara setelah kecelakaan mobil tragis 5 tahun yang lalu, dilaporkan mulai berjalan dan berbicara lagi setelah mendapatkan vaksin Covid-19.

Sebelumnya, Dularchand Munda, seorang lelaki berusia 55 tahun dari negara bagian Jharkhand India hanya bisa terbaring di tempat tidur dan tidak dapat berbicara sejak terlibat dalam kecelakaan mobil serius 5 tahun lalu.

Dilansir dari Oddity Central Dularchand mendapat vaksin pada tanggal 4 Januari dan mulai mendapatkan kembali perasaan di kakinya dalam beberapa jam. Sekarang, dia sudah bisa berbicara lagi dan bisa berjalan dengan bantuan tongkat.

“Senang telah mengambil vaksin ini. Ada gerakan di kaki saya sejak mengambil vaksin pada 4 Januari, ”kata Dularchand kepada kantor berita India ANI. “Suara saya kembali dan kaki saya juga bergerak.”

Munda, warga Desa Salgadih, Bokaro, sempat menjalani perawatan usai kecelakaan mobil yang membuatnya lumpuh lima tahun lalu, namun nihil.

Dia kehilangan perasaan di bagian bawah tubuhnya, dan seiring waktu berhenti berbicara juga. Kemudian, setelah mengambil vaksin Covid-19, dia mulai menggerakkan kakinya lagi, dan bisa segera berdiri dan mengambil beberapa langkah sambil ditopang.

Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19. (Dok: ANI)
Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19. (Dok: ANI)

Kisah Dularchand Munda menjadi viral di India minggu lalu, tetapi para profesional medis skeptis tentang pemulihan ajaibnya. Sembuh lima tahun setelah menjadi lumpuh bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja, jadi tim medis telah dibentuk untuk menganalisis riwayat medis kasus tersebut dan memberikan informasi yang objektif.

“Terpesona melihat ini, tetapi perlu dipastikan oleh para ilmuwan,” Seandainya dia pulih dari kondisi medis yang tidak lebih dari beberapa hari, itu bisa dipahami tetapi pulih secara tiba-tiba dari kondisi medis berusia empat tahun setelah minum vaksin. luar biasa”, kata Dr Jitendra Kumar kepada NDTV.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Australia Open, Novak Djokovic Kini Terancam Tak Bisa Ikut French Open 2022

Setelah Australia Open, Novak Djokovic Kini Terancam Tak Bisa Ikut French Open 2022

Sport | Selasa, 18 Januari 2022 | 08:58 WIB

Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China

Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:39 WIB

Kemenkes Tambah 1 Kombinasi Vaksin Booster Covid-19, Penerima Vaksin Primer AstraZeneca Bisa Dapat 1/2 Dosis Moderna

Kemenkes Tambah 1 Kombinasi Vaksin Booster Covid-19, Penerima Vaksin Primer AstraZeneca Bisa Dapat 1/2 Dosis Moderna

Kalbar | Selasa, 18 Januari 2022 | 08:10 WIB

Terkini

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×