Kapolda Metro Jaya Klaim Vaksinasi Merdeka Anak Capai Target 2 Juta Lebih

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:41 WIB
Kapolda Metro Jaya Klaim Vaksinasi Merdeka Anak Capai Target 2 Juta Lebih
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran usai menjenguk anggotanya, Iptu Lukas Marbun, di RS Carolus Salemba, Jakarta Pusat, yang alami patah kaki usai ditabrak bandar narkoba, Senin (22/11/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut program Vaksinasi Merdeka Anak di wilayah Jakarta dan aglomerasi telah mencapai target. Total vaksinasi anak yang terjaring dalam program ini diklaim mencapai 2 juta lebih.

Fadil mengatakan itu berdasar data terakhir program Vaksinasi Merdeka Anak pada Rabu (19/1/2022) kemarin. Kegiatan ini sendiri telah berlangsung selama 14 hari sejak 5 Januari 2022.

"Kami bersyukur, seluruh elemen bergerak bersama untuk menjadikan wilayah hukum Polda Metro Jaya, yang meliputi DKI Jakarta dan kawasan aglomerasi, yaitu Bekasi Kabupaten, Bekasi Kota, Tangerang Selatan, Tangerang Kota, dan Depok, mampu menyuntikkan lebih dari 2 juta anak,” kata Fadil kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Fadil merincikan untuk wilayah Jakarta program Vaksinasi Merdeka Anak ini telah mencapai target 89,66 persen. Sedangkan wilayah aglomerasi mencapai 101,61 persen.

"Rata-rata setiap harinya 25 ribu dosis disuntikan untuk anak, dengan total capaian harian tertinggi pernah mencapai 46.266 anak di suntik dalam sehari,” imbuh Fadil.

Sementara Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Vaksinasi Merdeka Anak, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo menyebut sasaran tertinggi vaksinasi berada di wilayah Jakarta Timur, yakni 288.774 anak, Jakarta Barat 229.868 anak dan Jakarta Selatan 202.453.

Sedangkan kawasan aglomerasi target sasaran penerima tertinggi ialah Bekasi Kabupaten 310.482 anak, Bekasi Kota 237.310 anak dan Depok 237.045 anak.

"Seluruh polres di 13 wilayah hukum Polda Metro Jaya mengejar target sasaran, bahkan beberapa wilayah sudah melebih jumlah sasaran," beber Sambodo.

Kaposko Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya Kompol Supriyanto mengemukakan seluruh anak tersebut terjaring di 8.146 titik gerai vaksin yang didirikan di wilayah Jakarta dan aglomerasi. Rinciannya, 3.819 titik di wilayah Jakarta dan 4.327 titik di wilayah aglomerasi.

"Terdapat total 2.152.719 anak yang sudah divaksinasi selama 14 hari pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Anak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Murid PAUD Meninggal Dunia Usai Divaksin, Dinkes Cianjur Sebut Ada Tiga Yang Alami KIPI

Murid PAUD Meninggal Dunia Usai Divaksin, Dinkes Cianjur Sebut Ada Tiga Yang Alami KIPI

Bogor | Kamis, 20 Januari 2022 | 14:15 WIB

Batas Sampai 28 Januari, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Samarinda Sampai 79.845 Murid

Batas Sampai 28 Januari, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Samarinda Sampai 79.845 Murid

Kaltim | Kamis, 20 Januari 2022 | 13:20 WIB

Terungkap, Murid PAUD Meninggal Dunia Usai Divaksin Punya Riwayat Penyakit Stunting

Terungkap, Murid PAUD Meninggal Dunia Usai Divaksin Punya Riwayat Penyakit Stunting

Bogor | Rabu, 19 Januari 2022 | 18:03 WIB

Seratus Orang Tua di Cianjur Batalkan Keikutsertaan Anaknya di Vaksinasi COVID-19

Seratus Orang Tua di Cianjur Batalkan Keikutsertaan Anaknya di Vaksinasi COVID-19

Jabar | Rabu, 19 Januari 2022 | 15:41 WIB

Terkini

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB