Begini Reaksi Ahok Setelah Dipertimbangkan PDIP Maju jadi Cagub DKI

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:52 WIB
Begini Reaksi Ahok Setelah Dipertimbangkan PDIP Maju jadi Cagub DKI
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disebut dipertimbangkan menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan untuk masuk dalam bursa Calon Gubernur (Cagub) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 mendatang.

Saat ditanya soal hal itu, Ahok enggan memberikan jawaban.

Ia hanya berterima kasih karena sudah diberikan informasi mengenai masuknya dia sebagai salah satu kandidat Cagub oleh PDIP.

"Terima kasih atas infonya," ujar Ahok saat dihubungi Suara.com, Kamis (20/1/2022).

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah PDIP sudah melakukan komunikasi tentang pencalonan di konstelasi politik Jakarta 2024, Ahok masih tak mau menjawab.

"Tidak ada tanggapan," pungkasnya.

Nama Ahok Muncul di Kandidat Bursa Pilkada DKI

Diberitakan sebelumnya, di tahun terakhir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjabat, PDIP mulai memunculkan sejumlah nama untuk diusung dalam Pilkada 2024. Sosok santer seperti eks Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming sudah disebut masuk ke dalam bursa pemilihan DKI 1.

Sekretaris fraksi PDIP DPD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan masalah nama kandidat akan menjadi wewenang DPP PDIP. Untuk sekarang, pihaknya melakukan sejumlah persiapan menyambut Pilkada 2024.

Gembong mengatakan pihaknya saat ini sedanh fokus mencermati masalah pokok di ibu kota. Nantinya, sosok yang diusung untuk Pilkada adalah yang dianggap bisa mengatasi permasalahan inti ibu kota itu.

"Kami masih melihat, mencermati persoalan inti Jakarta. Persoalan inti jakarta itu apa, kemudian kita akan cari sosok tepat untuk itu siapa," ujar Gembong di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Gembong mengaku tak ingin buru-buru menentukan siapa kader PDIP yang pantas menduduki kursi DKI 1 menggantikan Anies Baswedan.

"Waktu kan masih panjang, sampai dengan 2024, kita bicara pilkada. Tetapi inventasriasai persoalan itu menjadi penting," katanya.

Ia menyatakan kader yang dipilih haruslah memahami masalah di Jakarta. Jika nantinya sudah didapatkan namanya, DPD PDIP DKI akan memberikan rekomendasi kepada DPP.

"Sehingga siapapun yang nanti akan diusulkan oleh PDIP bisa mengatasi itu, bisa membangun skala prioritas membangun mana yang diprioritaskan untuk eksekusi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penunjukan Ahok Jadi Kandidat Kepala Ibu Kota Negara Baru Dapat Nyinyir Sana-sini Ngabalin Pasang Badan

Penunjukan Ahok Jadi Kandidat Kepala Ibu Kota Negara Baru Dapat Nyinyir Sana-sini Ngabalin Pasang Badan

Bekaci | Kamis, 20 Januari 2022 | 13:58 WIB

Ahok Digadang-gadang Bakal Pimpin Ibu Kota Baru, Novel Bakmumin: Dia Produk Gagal Cuma Buat Gaduh!

Ahok Digadang-gadang Bakal Pimpin Ibu Kota Baru, Novel Bakmumin: Dia Produk Gagal Cuma Buat Gaduh!

News | Kamis, 20 Januari 2022 | 12:07 WIB

Dukung Jokowi Pilih Ahok Jadi Pemimpin IKN Nusantara, Ngabalin: Bisa Bantai Koruptor

Dukung Jokowi Pilih Ahok Jadi Pemimpin IKN Nusantara, Ngabalin: Bisa Bantai Koruptor

News | Kamis, 20 Januari 2022 | 12:43 WIB

Respons Ahok Dikabarkan Dipilih Jokowi Pimpin Ibu Kota Baru, Ngaku Tidak Tahu

Respons Ahok Dikabarkan Dipilih Jokowi Pimpin Ibu Kota Baru, Ngaku Tidak Tahu

News | Kamis, 20 Januari 2022 | 07:58 WIB

Terkini

Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk

Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:21 WIB

Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra

Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:00 WIB

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:56 WIB

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:55 WIB

Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3

Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:46 WIB

Gaji Rp7 Juta Tapi Punya Nissan GT-R Rp12 M, Noel Heran Kekayaan Bobby Mahendro: Gila Ini Orang!

Gaji Rp7 Juta Tapi Punya Nissan GT-R Rp12 M, Noel Heran Kekayaan Bobby Mahendro: Gila Ini Orang!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:37 WIB

Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam

Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:33 WIB

Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor

Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:27 WIB

Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028

Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:22 WIB