facebook

Kemenkes: Kasus Omicron di Indonesia Tembus 1.078 Orang

Erick Tanjung | Stephanus Aranditio
Kemenkes: Kasus Omicron di Indonesia Tembus 1.078 Orang
Ilustrasi Covid-19. [Xinhua via DW]

"Total Kasus omicron 1.078. Terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sebanyak 756 orang, dan non-PPLN sebanyak 257 orang," kata Nadia.

Suara.com - Kementerian Kesehatan mengumumkan jumlah kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus bertambah menjadi 1.078 orang.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan 257 kasus di antaranya merupakan penularan atau transmisi lokal di tengah masyarakat.

"Total Kasus omicron 1.078. Terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sebanyak 756 orang, dan non-PPLN sebanyak 257 orang," kata Nadia kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Sementara 65 kasus lainnya masih dalam penyelidikan epidemiologis untuk menentukan apakah kasus transmisi lokal atau dari PPLN. "65 belum diketahui," ujarnya.

Baca Juga: Kematian Anak Akibat Omicron di Sejumlah Negara Naik, Wapres Maruf Pastikan PTM Berjalan

Dia meminta masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan serta segera mendapatkan vaksinasi di tempat pelayanan kesehatan terdekat, karena vaksin terbukti mengurangi kesakitan jika terpapar Covid-19.

Hari ini, Satgas Covid-19 mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 2.116 orang pada Kamis (20/1/2022), sehingga total kasus mencapai 4.277.644 orang.

Dari jumlah itu, ada tambahan tujuh orang meninggal sehingga total menjadi 144.199 jiwa meninggal dunia. Kemudian, ada tambahan 577 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.121.117 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat naik 1.532 menjadi 12.328 orang, dengan jumlah suspek mencapai 5.346 orang.

Baca Juga: Kemenkes: Belum Ada Kasus Omicron Pada Anak di Indonesia

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar