Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Senin, 23 Februari 2026 | 18:57 WIB
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Dokter anak berkumpul di Jakarta mengenakan pakaian hitam sebagai bentuk solidaritas atas pemecatan dan mutasi empat anggota IDAI.
  • Aksi ini merupakan respons atas penolakan IDAI terhadap intervensi Kemenkes dalam pembentukan kolegium profesi yang seharusnya independen.
  • IDAI menuntut pembatalan keputusan mutasi dan pemberhentian keempat dokter anak tersebut serta pengembalian ke posisi semula.

Suara.com - Sejumlah dokter anak dari seluruh Indonesia berkumpul bersama di Jakarta sembari mengenakan pakaian hitam sebagai bentuk solidaritas terhadap empat anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dimutasi hingga dipecat sebagai ASN oleh pemerintah.

Tindakan itu sebagai respons penolakan mereka terhadap keterlibatan Kementerian Kesehatan dalam pembentukan kolegium profesi kedokteran yang seharusnya independen.

"Kita mengenakan pakaian hitam karena memang sedang berkabung, khususnya IDAI," ujar Ketua Umum Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia Aryono Hendarto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Ia menuturkan bahwa ada empat anggota IDAI yang dimutasi hingga dipecat dari tempat kerjanya yaitu, dokter Piprim Basarah Yanuarso, dokter Hikari Ambara Sjakti, dokter Fitri Hartanto, dan dokter Risky Ardiansyah.

Menurut Aryono, sikap kritis keempat dokter itu sekadar untuk menunjukkan integritas organisasi dan profesi mereka.

"Mereka mencoba untuk menjaga marwah kolegium yang memang mempunyai tugas untuk menjaga kualitas pendidikan, standard pendidikan yang ujung-ujungnya untuk menjaga keselamatan pasien," tuturnya.

Kegiatan berkumpul itu turut dihadiri beberapa organisasi profesi dokter spesialis lainnya, seperti Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Perhimpunan Dokter Spesialis penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), serta Ikatan Alumni FKUI.

Solidaritas itu, kata Aryono, menunjukan kalau persoalan mutasi dan pemecatan sepihak itu bukan hanya menjadi masalah internal IDAI.

"Ini menunjukkan bahwa sebenarnya ini bukan hanya masalah internal IDAI, ini bukan masalah memilah satu-satu personal, tapi ini adalah masalah semua profesi yang bisa menimpa siapapun di kemudian hari," ucapnya.

Dalam momentum yang sama, pengurus IDAI juga menyampaikan pernyataan sikap yang ditujukan kepada Kementerian Kesehatan dengan tuntutan utama berupa segera batalkan seluruh keputusan mutasi dan pemberhentian yang dinilai tidak berdasar hukum serta kembalikan para dokter anak ke tempat pengabdian semula.

baca juga

Berikut pernyataan sikap tuntutan utama yang disampaikan:

Kami menuntut pemulihan penuh status kepegawaian dan dikembalikan ke tempat kerja semula bagi:

1. Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), ahli jantung anak di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta
2. Dr. dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A(K), ahli hematologi-onkologi anak di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta
3. Dr. dr. Fitri Hartanto, Sp.A(K), ahli tumbuh kembang anak di RS Karyadi, Semarang
4. Dr. dr. Rizky Adriansyah, Sp.A(K), ahli jantung anak di RS Adam Malik, Medan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baik Bagi Jiwa, Kemenkes Paparkan Puasa Ramadan Bisa Redakan Stres dan Kesehatan Mental

Baik Bagi Jiwa, Kemenkes Paparkan Puasa Ramadan Bisa Redakan Stres dan Kesehatan Mental

Video | Sabtu, 21 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?

Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:46 WIB

Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon

Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 16:58 WIB

IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia

IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 22:19 WIB

Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:05 WIB

Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG

Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:07 WIB

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×