Sehari Setelah Diperingatkan Joe Biden, Rusia Kerahkan Ratusan Kapal Perang

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 21 Januari 2022 | 18:10 WIB
Sehari Setelah Diperingatkan Joe Biden, Rusia Kerahkan Ratusan Kapal Perang
Vladimir Putin (kiri) dan Joe Biden (kanan) saat bertemu untuk pertama kalinya sebagai presiden.[Anadolu Agency]

Suara.com - Rusia mengerahkan ratusan kapal perang setelah menerima peringatan dari Joe Biden. Menyadur News Week Jumat (21/1/2022), ini termasuk lebih dari 140 kapal tempur dan pasokan, lebih dari 50 pesawat, 1.000 peralatan militer dan 10.000 prajurit militer.

Menurut kantor berita TASS, Angkatan Laut Rusia mengatakan melalui Kementerian Pertahanan Rusia akan melakukan latihan di semua zona tanggung jawab dari Januari hingga Februari.

“Latihan mencakup lautan yang menyapu Rusia dan juga wilayah Samudra Dunia yang sangat penting. Akan ada beberapa latihan di Laut Mediterania, Laut Utara dan Laut Okhotsk di Atlantik Timur Laut dan di Pasifik,” kata Kementerian Pertahanan.

Enam kapal serbu amfibi dari armada Baltik dan Utara meninggalkan pelabuhan Baltiysk pada 15 Januari menuju daerah yang ditunjuk untuk latihan mendatang.

Sehari sebelumnya, enam kapal perang amfibi Rusia dari armada Utara dan Baltik melewati Selat Inggris, menurut The Drive. Beberapa memprediksi kapal menuju Laut Hitam. TASS melaporkan kapal itu sekarang melintasi Laut Utara.

Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina yang merupakan cadangan militer Angkatan Bersenjata Ukraina, ambil bagian dalam latihan militer di dekat Kiev, Ukraina, pada (25/12/2021). [SERGEI SUPINSKY / AFP]
(Ilustrasi) Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina yang merupakan cadangan militer Angkatan Bersenjata Ukraina, ambil bagian dalam latihan militer di dekat Kiev, Ukraina, pada (25/12/2021). [SERGEI SUPINSKY / AFP]

Pengumuman itu muncul setelah Presiden AS Joe Biden membuat komentar pada Rabu yang menunjukkan "serangan kecil" dari Rusia ke wilayah Ukraina dapat menghasilkan tanggapan yang lebih terukur dari Amerika Serikat dan sekutunya, menurut The Associated Press.

"Satu hal jika itu serangan kecil dan kami akhirnya harus berjuang tentang apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan," kata Biden kepada wartawan selama konferensi pers di Ruang Timur, CNN melaporkan.

"Tapi jika mereka benar-benar melakukan apa yang mereka mampu lakukan dengan pasukan yang terkumpul di perbatasan, itu akan menjadi bencana bagi Rusia jika mereka menginvasi Ukraina lebih lanjut."

Biden mengatakan dia menarik garis pada "pasukan Rusia melintasi perbatasan, membunuh pejuang Ukraina," ketika kemudian diminta untuk mengklarifikasi makna "serangan kecil", menurut CNN.

baca juga

Pada hari Kamis, Biden membuat komentar baru mengenai invasi Rusia ke Ukraina, AP melaporkan.

"Saya sudah sangat jelas dengan Presiden Putin," kata Biden. "Dia tidak salah paham: Setiap, setiap unit Rusia yang berkumpul bergerak melintasi perbatasan Ukraina, itu adalah invasi."

Dia menambahkan jika invasi terjadi, itu akan disambut dengan "respons ekonomi yang parah dan terkoordinasi".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kapal Perang Turut Disiagakan Dalam Pengamanan MotoGP Mandalika

Dua Kapal Perang Turut Disiagakan Dalam Pengamanan MotoGP Mandalika

Bali | Jum'at, 21 Januari 2022 | 10:26 WIB

Seekor Monyet Menyelinap Masuk Kapal Perang Inggris, Bikin Heboh Semua Kru

Seekor Monyet Menyelinap Masuk Kapal Perang Inggris, Bikin Heboh Semua Kru

News | Senin, 20 Desember 2021 | 13:25 WIB

Bank Indonesia Bawa Uang Rupiah ke Pulau Terdepan Pakai Kapal Perang

Bank Indonesia Bawa Uang Rupiah ke Pulau Terdepan Pakai Kapal Perang

Sulsel | Kamis, 25 November 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Cerita Warga Terjebak di Lantai 9: Gempa Venezuela Mengerikan dan Menakutkan

Cerita Warga Terjebak di Lantai 9: Gempa Venezuela Mengerikan dan Menakutkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:18 WIB

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:49 WIB

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:31 WIB

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:23 WIB

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:06 WIB

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:00 WIB

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:54 WIB

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB