Soal Pemimpin IKN Nusantara, Natalius Pigai Usul 2 Nama Ini: Putra Asli Dayak

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:34 WIB
Soal Pemimpin IKN Nusantara, Natalius Pigai Usul 2 Nama Ini: Putra Asli Dayak
Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Mantan Komisioner Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2012-2017 Natalius Pigai berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih putra Dayak untuk menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Pigai mengatakan, pemilihan tokoh Dayak untuk mematahkan stigma tentang 'Nusantara' sebagai jurang pemisah segregatif dan disintergratif.

"Cornelis & Teras Narang, PDIP, Gubernur 2 Periode, Putra Asli Dayak, berkualitas jika tdk ditunjuk sebagai Kepala IKN maka mulai terbukti apa yg Saya katakan (kalau) Kata 'Nusantara' itu pagar pemisah, segregatif, disintegratif," kicau Pigai menggunakan akun Twitter @NataliusPigai2 pada Sabtu (22/1/2022).

Cornelis adalah mantan Gubernur Kalimantan yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan), sedangkan Teras Narang merupakan mantan Gubernur Kalimantan Tengah, namun sekarang duduk sebagai anggota DPD RI Kalimantan Tengah (Kalteng).

Desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ibu kota negara baru (instagram.com/nyoman_nuarta)
Desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ibu kota negara baru (instagram.com/nyoman_nuarta)

Ia juga mengutip kalimat salam budaya suku Dayak Kanayan, yakni adil ka talino, bacuramin ka saruga, basengat ka jubata yang berarti adil kepada sesama manusia, bercermin ke surga, napas hidup itu berasal dari Tuhan.

Sebelumnya, Mantan Komisioner Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) itu memberi komentar menohok terkait pemberian nama 'Nusantara' untuk Ibu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Ia menilai pemilihan kata 'Nusantara' yang merupakan nama baru IKN menuai masalah pada apa yang terjadi di tanah kelahirannya di Papua. Menurutnya, nama itu menjadi alasan bahwa banyak orang terbunuh di sana.

Sebab, kata dia, nama Nusantara seringkali menyebabkan pertikaian hingga berujung terbunuhnya banyak orang di sana. Pigai juga merujuk pada artikel yang ia tulis pada 2020 dengan judul yang sama yakni 'Nusantara'.

"2020 saya sudah nulis artikel ilmiah soal 'NUSANTARA'. Di Papua banyak org dibunuh, mati akibat kata 'NUSANTARA'," tulis Pigai dikutip dari akun Twitter pribadinya @NataliusPigai2, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Nilai Pernyataan Arteria Dahlan Soal Bahasa Sunda Bisa Bikin Suara PDIP di Jabar Anjlok

Pengamat Nilai Pernyataan Arteria Dahlan Soal Bahasa Sunda Bisa Bikin Suara PDIP di Jabar Anjlok

Jabar | Minggu, 23 Januari 2022 | 14:53 WIB

Natalius Pigai Usul Dua Tokoh Kalimantan untuk Jadi Pemimpin IKN: Putra Asli Dayak, Berkualitas!

Natalius Pigai Usul Dua Tokoh Kalimantan untuk Jadi Pemimpin IKN: Putra Asli Dayak, Berkualitas!

Kalbar | Minggu, 23 Januari 2022 | 14:50 WIB

Meski Arteria Dahlan Sudah Minta Maaf, PDIP Terancam Diboikot di Cianjur saat Pemilu

Meski Arteria Dahlan Sudah Minta Maaf, PDIP Terancam Diboikot di Cianjur saat Pemilu

News | Minggu, 23 Januari 2022 | 14:38 WIB

Tanggapi Soal Pelat Mobil Arteria Dahlan, Novel Bamukmin: Harus Diusut Tuntas!

Tanggapi Soal Pelat Mobil Arteria Dahlan, Novel Bamukmin: Harus Diusut Tuntas!

News | Minggu, 23 Januari 2022 | 13:37 WIB

Heboh Edy Mulyadi Hina Prabowo dan Kalimantan, Ruhut Sitompul: Harus Segera Diborgol!

Heboh Edy Mulyadi Hina Prabowo dan Kalimantan, Ruhut Sitompul: Harus Segera Diborgol!

Jogja | Minggu, 23 Januari 2022 | 12:49 WIB

Ketimbang Bangun Ibu Kota Pakai Dana PEN, PKS Sarankan Pemerintah Prioritaskan Dulu Pembangunan Desa Tertinggal

Ketimbang Bangun Ibu Kota Pakai Dana PEN, PKS Sarankan Pemerintah Prioritaskan Dulu Pembangunan Desa Tertinggal

News | Minggu, 23 Januari 2022 | 12:40 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

×