Tewas Dikeroyok, Polisi Klaim Penembakan Gas Air Mata ke Mobil Wiyanto Halim Sesuai SOP

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:16 WIB
Tewas Dikeroyok, Polisi Klaim Penembakan Gas Air Mata ke Mobil Wiyanto Halim Sesuai SOP
Polisi menunjukkan barang bukti pengeroyokan kakek Wiyanto Halim hingga tewas di Jakarta Timur. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Kepolisian mengkalim penembakan gas air mata ke mobil Wiyanto Halim (89) sudah sesuai dengan prosedur.

Wiyanto Halim tewas dikroyok massa di kawasan JIEP, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (23/1/2022) dini hari, usai di teriaki sebagai maling.

"Ya semua langkah yang dilakukan polisi dilapangan sudah sesuai dengan SOP," kata Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat ditemui wartawan di Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (25/1/2022).

Zulpan menjelaskan, gas air mata tersebut ditembakkan untuk menghentikan Wiyanto Halim yang tetap melajukan mobil yang dikendarainya.

"Untuk mencoba pertama menghentikan laju kendaraan korban dengan memberikan peringatan dan imbauan dengan alat suara yang ada digunakan di mobil patroli. Namun kita lihat dalam video viral tersebut, pendara kan tidak memberhentikan kendarannya" kata dia.

Selain itu gas air mata diklaim Zulpan, untuk menghalau massa yang tetap mengejar Wiyanto Halim.

"Namun, ternyata masa yang berjumlah banyak ini tidak mengindahkan. Itu tadi yang saya sampaikan, karena psikologis kalau masa sudah berkumpul apalagi ada provokasi ini sangat berbahaya," ujar Zulpan.

Berdasarkan video viral yang diunggah akun Instagram @kabar.jaktim, terlihat mobil yang dikendarai Wiyanto Halim saat hendak masuk ke Gerbang JIEP, sebuah mobil patroli menembakkan gas air mata.

Namun hal itu tidak membuat Wiyanto Halim berhenti. Sementara beberapa pengendara motor yang membuntutinya dari belakang tetap meneriakinya maling.

baca juga

Akhirnya, mobil yang dikendarai Wiyanto Halim berhenti di di pinggir jalan di depan sebuah pergudangan.

Pada saat itu massa yang sudah terprovokasi melalukan pengeroyokan hingga menyebabkan Wiyanto Halim meninggal dunia di tempat.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan korban bukan seorang maling.

"Bukan pencurian, jadi informasi dari Tebet atau Pulogadung dia bawa mobil ngebut diteriaki maling hingga dikejar," kata Ahsanul, Minggu (23/1/2022) kemarin.

Ahsanul menuturkan, akibat dari penyebutan maling kepada pengendara mobil itu menimbulkan massa lain yang ikut mengejar.

Hingga akhirnya saat tiba di kawasan JIEP korban dianiaya sekolompok orang hingga akhirnya meninggal dunia.

"(Meninggal) di TKP karena dipukul massa karena dikira maling," kata Ahsanul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Lansia di Cakung, Motifnya Terprovokasi Teriakan Maling

5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Lansia di Cakung, Motifnya Terprovokasi Teriakan Maling

Jakarta | Selasa, 25 Januari 2022 | 13:50 WIB

Polisi Sudah Profiling Orang-orang yang Kejar Wiyanto Halim di Jalan: Bisakah Aktor Intelektual Pengeroyokan Ditangkap?

Polisi Sudah Profiling Orang-orang yang Kejar Wiyanto Halim di Jalan: Bisakah Aktor Intelektual Pengeroyokan Ditangkap?

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 13:24 WIB

Polisi Buka Peluang Usut Ancaman Pembunuhan dan Kasus Sengketa Tanah Sebelum Kakek Wiyanto Tewas karena Dituduh Maling

Polisi Buka Peluang Usut Ancaman Pembunuhan dan Kasus Sengketa Tanah Sebelum Kakek Wiyanto Tewas karena Dituduh Maling

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 13:12 WIB

Polisi Baru Tersangkakan Lima Orang yang Ikut-ikutan Habisi Wiyanto Halim, Dalangnya Belum Terungkap

Polisi Baru Tersangkakan Lima Orang yang Ikut-ikutan Habisi Wiyanto Halim, Dalangnya Belum Terungkap

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Mengapa Muka Air Danau Toba Terus Menurun? BRIN Ungkap Biang Kerok Sebenarnya

Mengapa Muka Air Danau Toba Terus Menurun? BRIN Ungkap Biang Kerok Sebenarnya

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:17 WIB

Nanik Bantah Isu Bakal Diperiksa KPK dan Kejagung, Ungkap Bukti Dirawat karena Penyumbatan Jantung

Nanik Bantah Isu Bakal Diperiksa KPK dan Kejagung, Ungkap Bukti Dirawat karena Penyumbatan Jantung

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:15 WIB

Sakit Ibu

Sakit Ibu

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:13 WIB

Gelaran BRImo dan Great World Circus On Ice 2 di Makassar: Akrobatik Kelas Dunia Tampil Spektakuler

Gelaran BRImo dan Great World Circus On Ice 2 di Makassar: Akrobatik Kelas Dunia Tampil Spektakuler

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:12 WIB

Prediksi: Satu Pemain Keturunan Dicoret John Herdman dari Skuad Piala AFF 2026

Prediksi: Satu Pemain Keturunan Dicoret John Herdman dari Skuad Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:10 WIB

Brantas Abipraya Perkuat Transportasi Publik lewat Mastran BRT Bandung

Brantas Abipraya Perkuat Transportasi Publik lewat Mastran BRT Bandung

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:09 WIB

Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim

Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:08 WIB

Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi

Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:06 WIB

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:04 WIB

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:01 WIB

×