facebook

Tidak Yakin Sirkuit Selesai Tepat Waktu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi: Lintasan Formula E Bukan Trek Tamiya

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Tidak Yakin Sirkuit Selesai Tepat Waktu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi: Lintasan Formula E Bukan Trek Tamiya
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tak yakin pembuatan lintasan Formula E di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara (Jakut) bisa selesai tepat waktu.

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tak yakin pembuatan lintasan Formula E di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara (Jakut) bisa selesai tepat waktu. Sampai sekarang, pengerjaan di lokasi belum dimulai dan lintasan ditargetkan selesai April 2022.

Menurut Prasetio, tiga bulan pengerjaan sirkuit tidak mungkin dilakukan. Ia menyindir pembuatan sirkuit Formula E tidak sama dengan membuat trek mainan mobil balap atau tamiya.

"Buat trek balap bukan kayak buat lintasan tamiya. Rasionalnya dua tahun, bos," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Rabu (26/1/2022).

Kawasan Ancol di Jakarta Utara yang menjadi lokasi sirkuit Formula E, Selasa (28/9/2021). [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]
Kawasan Ancol di Jakarta Utara yang menjadi lokasi sirkuit Formula E, Selasa (28/9/2021). [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]

Menurut Prasetio, dalam membuat sirkuit balapan tidak boleh sembarangan. Apalagi, Formula E merupakan balapan mobil listrik dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Sempat Gagal, Tender Ulang Sirkuit Formula E Jakarta Mulai Dibuka Lagi

"Kencangnya mobil Formula E itu hampir sama dengan F1. Bedanya satunya pakai mesin dan satu lagi pakai listrik," jelasnya.

Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga menyebut, infrastruktur lintasan harus memadai. Misalnya, aspal harus kualitas terbaik agar kendaraan yang melintas cepat dan tetap stabil.

Ia pun menyayangkan lokasi balapan di Ancol yang merupakan tempat buangan lumpur. Dengan kondisi tersebut, ia menilai akan semakin sulit membuat trek balapan berkualitas.

"Enggak boleh sembarangan landasan dibuat tiga bulan, nanti tiba-tiba pas lagi belok aspalnya terkelupas," ucapnya.

Karena itu, politisi PDIP ini meminta agar Gubernur Anies Baswedan tidak tergesa-gesa dalam melakukan persiapan Formula E. Jika nantinya hasilnya buruk, ajang ini malah akan berbalik menjadi membuat buruk nama Indonesia.

Baca Juga: Formula E Terancam Batal Gegara Lonjakan Kasus Omicron, Wagub DKI Jakarta: Tak Berbahaya Seperti Delta

"Jangan emosionalnya yang dipakai, ini sangat membahayakan, apalagi ini membawa nama negara yang kebetulan ada di Jakarta," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar