facebook

Profil Soeharto, Mengenang 14 Tahun Kepergian Sang Presiden Republik Indonesia ke-2

Chyntia Sami Bhayangkara
Profil Soeharto, Mengenang 14 Tahun Kepergian Sang Presiden Republik Indonesia ke-2
Soeharto saat G30S 1965, profil Soeharto (Jakarta.go.id)

Ini profil Soeharto selengkapnya.

Suara.com - Hari ini tepat 14 tahun wafatnya Presiden Republik Indonesia Soeharto. Soeharto wafat pada 27 Januari 2008 pada pukul 13.10 WIB silam. Soeharto menghembuskan nafas terakhir setelah melalui perawatan selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan. Berikut profil Soeharto selengkapnya.

Soeharto meninggal dunia di usia 87 tahun. Dengan bertepatan 14 tahun wafatnya Presiden Soeharto, berikut ini adalah profil Soeharto yang telah dirangkum oleh Suara.com.

Profil Soeharto

Soeharto merupakan Presiden Republik Indonesia ke-2 dan menjadi presiden yang paling lama menjabat yakni selama 32 tahun. Soeharto lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu pada 8 Juni 1921. 

Baca Juga: Segini Total Kekayaan Pak Harto, Pernah Tercatat Sebagai Orang Terkaya di Dunia

Pada saat berusia 26 tahun, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah yang berusia 24 tahun pada 26 Desember 1947 di Solo. Dari pernikahan keduanya, mereka dikaruniai enam anak antara lain Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Hariyadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih. 

Karier Militer

Soeharto memulai kariernya dengan bergabung dengan tentara KNIL atau tentara Kerajaan Hindia Belanda pada tahun 1942. Setelah Belanda hengkang dari Indonesia, Soeharto kemudian bergabung dengan PETA.

Setelah Indonesia merdeka, Soeharto diangkat menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945 dan ditugaskan untuk memimpin pasukan untuk melawan Belanda dalam Agresi Militer.

Pada 1 Maret 1949, Soeharto berperan penting dalam serangan di Yogyakarta. Ia bersama pasukannya berhasil merebut kembali Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda. Soeharto juga berperan dalam mengawal Panglima Besar Sudirman.

Baca Juga: Megawati dan Tutut Sama-sama Lahir 23 Januari, Simak Perbandingan Sepak Terjangnya di Dunia Politik

Pada 1 Oktober 1965 G30/PKI, Soeharto mengambil alih Angkatan Darat. Ia ditunjuk Presiden Soekarno sebagai Pangkopkamtib. Pada tahun 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno yang bertujuan untuk mengembalikan keamanan dan ketertiban pada saat itu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar