Array

Tiga TNI Meninggal Dunia dalam Baku Tembak dengan Kelompok Perlawanan Papua

SiswantoABC Suara.Com
Jum'at, 28 Januari 2022 | 11:06 WIB
Tiga TNI Meninggal Dunia dalam Baku Tembak dengan Kelompok Perlawanan Papua
Ilustrasi: aparat mengejar KKB di Intan Jaya [Antara]

Suara.com - Tiga tentara Indonesia tewas dan seorang lainnya mengalami luka berat ketika anggota kelompok bersenjata dari Tentara Pembebasan Papua Barat menyerang pos militer di Kabupaten Puncak.

Baku tembak terjadi di kawasan Distrik Gome, Kabupaten Puncak, salah satu daerah yang sudah dikuasai sejak lama oleh kelompok bersenjata Papua.

Juru bicara TNI Kolonel, Aqsha Erlangga, mengatakan setelah baku tembak terjadi, anggota kelompok bersenjata melarikan diri ke hutan.

Kemudian kelompok bersenjata melakukan serangan kedua, ketika TNI sedang mengevakuasi tentara yang terluka dan kemudian meninggal.

Dalam pernyataan yang dikirim ke kantor berita The Associated Press, juru bicara kelompok perlawanan Papua, Sebby Sambom mengonfirmasi mereka melakukan serangan yang berlangsung selama empat jam.

Ia mengatakan tidak ada yang menjadi korban di pihak mereka.

"Ini adalah bagian dari perjuangan mencapai kemerdekaan," kata Sebby.

"Para pemimpin kami sudah menyerukan kepada seluruh pejuang di 34 kawasan pertahanan untuk melanjutkan perang di seluruh tanah Papua."

Data yang dikumpulkan oleh kantor berita AP menunjukkan sedikitnya 30 tentara Indonesia tewas dalam bentrokan antara kelompok bersenjata dengan tentara selama dua tahun terakhir, termasuk empat orang di tahun 2022 sejauh ini.

Baca Juga: Tiga Prajurit TNI AD Tewas di Papua, Jenderal Dudung Abdurachman Bakal Pimpin Upacara Pemakaman

Serangan dari kelompok bersenjata meningkat dalam setahun terakhir, menewaskan belasan anggota kelompok bersenjata, tentara dan penduduk sipil.

Bentrokan terbaru merupakan serangkaian insiden kekerasan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di Papua.

Konflik antara warga Papua dengan tentara Indonesia sudah lama sejak tahun 1969 ketika referendum yang dilakukan PBB memasukkan Papua menjadi bagian dari Indonesia.

Namun mereka yang menentangnya, dengan mengatakan referendum tersebut tidak dilakukan dengan cara yang adil dan terbuka.

Sejak itu, kelompok perlawanan bersenjata dalam skala kecil terjadi di kawasan yang kini terbagi dalam dua provinsi, yakni Papua dan Papua Barat.

AP

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI