Bantuan Afganistan Diperluas, Taliban Diminta Izinkan Perempuan untuk Sekolah

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:33 WIB
Bantuan Afganistan Diperluas, Taliban Diminta Izinkan Perempuan untuk Sekolah
DW

Suara.com - Sejumlah diplomat negara Barat pada Kamis (27/01), mengatakan akan memperluas operasi bantuan untuk Afganistan sambil terus menekan Taliban untuk menghormati hak asasi manusia dan mengizinkan anak perempuan bersekolah.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan kepada Dewan Keamanan pada Rabu (26/01) bahwa kondisi Afganistan seperti "digantung dengan seutas benang" dan menyerukan negara-negara lain mengesahkan semua transaksi yang diperlukan untuk melakukan bantuan kemanusiaan.

Saat ini cadangan bank sentral Afganistan senilai $9,5 miliar di luar negeri masih diblokir, termasuk dukungan pembangunan internasional sudah dihentikan sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus 2021.

Jutaan warga Afganistan terancam mengalami kelaparan selama musim dingin dan angka kemiskinan terus meningkat.

Kenyataan ini terungkap dalam pertemuan antara Taliban, diplomat AS, dan Eropa serta organisasi bantuan dan kelompok masyarakat sipil Afganistan di Norwegia, pada 23-25 Januari lalu.

Ada 10 pernyataan yang dihasilkan, di antaranya para diplomat mengatakan akan "memperluas operasi bantuan, membantu mencegah jatuhnya layanan sosial, dan mendukung kebangkitan ekonomi Afganistan".

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan dengan rinci jumlah pendanaan, tetapi mengatakan akan menghilangkan segala hambatan dalam proses pengiriman bantuan.

Desakan memberi akses perempuan untuk sekolah Para diplomat "mencatat dengan keprihatinan serius tidak adanya dan keterbatasan akses ke sekolah menengah untuk anak perempuan di banyak bagian negara dan menggarisbawahi pentingnya pendidikan tinggi bagi perempuan serta kesempatan kerja bagi perempuan di semua bidang."

Mereka menyambut janji publik Taliban bahwa semua perempuan dan anak perempuan dapat mengakses sekolah di semua tingkatan ketika sekolah dibuka kembali pada Maret 2022.

baca juga

Para pejabat Taliban mengatakan mereka tidak akan mengulangi aturan keras pemerintah Taliban sebelumnya yang sempat digulingkan pasukan AS pada 2001, yakni melarang sebagian besar pendidikan anak perempuan dan melarang perempuan keluar di depan umum tanpa wali laki-laki.

Para diplomat "mendesak Taliban agar berbuat lebih banyak untuk menghentikan peningkatan pelanggaran hak asasi manusia yang semakin mengkhawatirkan," seperti penahanan sewenang-wenang, penghilangan paksa, tindakan keras media, termasuk pembunuhan di luar proses hukum dan penyiksaan.

Pada pertemuan tersebut, delegasi Taliban, yang dipimpin pejabat menteri luar negeri Amir Khan Muttaqi, tidak diberikan akses pertemuan dengan menteri tingkat kabinet, tetapi bertemu dengan seorang menteri junior di kementerian luar negeri Norwegia. bh/ha (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Dibalik Angkernya Tanah Sengketa: Benarkah Terinspirasi dari Tragedi Nyata yang Ditutupi?

Dibalik Angkernya Tanah Sengketa: Benarkah Terinspirasi dari Tragedi Nyata yang Ditutupi?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:02 WIB

Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:00 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?

Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:28 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

5 Cushion untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar agar Makeup Lebih Mulus

5 Cushion untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar agar Makeup Lebih Mulus

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:20 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

×