Guyonan Dianggap Mengadu Domba, Gus Ipul Ultimatum Admin Twitter Nahdlatul Ulama: Serahkan Akun dalam Waktu 1x24 Jam!

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 01 Februari 2022 | 18:57 WIB
Guyonan Dianggap Mengadu Domba, Gus Ipul Ultimatum Admin Twitter Nahdlatul Ulama: Serahkan Akun dalam Waktu 1x24 Jam!
Cuitan akun Twitter Nahdlatul Ulama yang heboh karena dianggap mengadu domba. Guyonan Dianggap Mengadu Domba, Gus Ipul Ultimatum Admin Twitter Nahdlatul Ulama: Serahkan Akun dalam Waktu 1x24 Jam! (tangkapan layar)

Suara.com - Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau karib disapa Gus Ipul mengultimatum admin Twitter Nahdlatul Ulama atau @nahdlatululama. Ultimatum itu meminta admin pengelola akun segera menyerahkan akun bercentang biru kepada pengurus baru PBNU.

Dalam ultimatumnya, Gus Ipul memberikan waktu 1x24 jam bagi admin untuk ke PBNU menyerahkan akun secara langsung. Sebab, PBNU sudah mencari siapa gerangan di balik akun tersebut tapi hasilnya nihil.

“Kami sudah mencari siapa admin akun ini tidak ada yang mengaku. Saya minta dalam waktu 1x24 jam admin harus ke PBNU dan menemui pengurus baru untuk segera menyerahkan akun ini,” kata Gus Ipul dalam keterangan persnya dikutip Suara.com, Selasa (1/2/2022).

Gus Ipul menyoroti gelagat akun tersebut yang dinilai berpotensi mengadu domba lewat cuitan-cuitannya. Sebelum mengultimatum, diakui Gus Ipul, pengurus baru PBNU masih mentolerir, namuj nyatanya akun itu tetap beroperasi.

“Tapi belakangan cuitan-cuitannya tidak mencerminkan kaidah yang benar. Bahkan cenderung mengadu domba. Guyonannya tidak tepat cenderung menyakiti,” kata Gus Ipul.

Dalam keterangannya, Gus Ipul mencontohkan beberapa cuitan yang berpotensi menyakiti, kendati dimaksudkan sebagai guyon. Namun, Akun @nahdlatululama justru dianggap melakukan bullying terhadap akun @DPP_PKB saat mengucapkan selamat Harlah dan mendoakan proses pengukuhan PBNU.

Cuitan akun Twitter Nahdlatul Ulama yang heboh karena dianggap mengadu domba. (tangkapan layar)
Cuitan akun Twitter Nahdlatul Ulama yang heboh karena dianggap mengadu domba. (tangkapan layar)

Adapun cuitan yang dimaksud ialah “besok-besok jangan telat ngucapinnya".

Gus Ipul lantas mencontohkan beberapa cuitan di akun ini yang malah mengolok-olok akun @nu_online yang merupakan akun resmi dari media milik Nahdlatul Ulama.

Terpisah, berdasarkan pantauan Suara.com salah satu cuitan yang dilontarkan ialah saat akun @nahdlatululama menanggapi tweet @nu_online yang menunggah artikel dengan judul Canda Gus Yahya saat Pengukuhan PBNU. 

"Mohon maaf, Pak Ketum. Humornya kurang mengena. ," balas @nahdlatululama.

Kembali keterangan tertulis Gus Ipul, ia menganggap masih banyak lagi cuitan yang dirasa kurang pantas disampaikan oleh akun @nahdlatululama. Bahkan seorang pemilik akun @naufilist sempat mencuitkan kalimat:"Diksi admin @nahdlatululama periode sebelumnya resmi & serius. Sekarang kok kocak? Pasti admin baru hasil bursa transfer dari @NUgarislucu nih."

Cuitan itu kemudian dibalas @nahdlatululama dengan kalimat: “Karena pengurus periode sekarang serius2. Jadi kami harus mengimbangi”.

“Atas banyaknya keganjilan ini, kami banyak menerima keluhan dari warganet juga dari lembaga-lembaga yang merasa tidak nyaman atas cuitan @nahdlatululama. Karenanya saya minta kepada admin akun @nahdlatululama untuk segera menyerahkan ke kami. Jika dalam waktu 1x24 jam tidak diserahkan maka kami akan lapor polisi,” kata Gus Ipul.

Berdasarkan pantauan Suara.com, akun @nahdlatululama juga membalas akun resmi partai politik yang mengucapkan harlah.

Salah satu yang mendapat respons terbanyak ialah saat akun @nahdlatululama membalas akun resmi DPP PKS @PKSejahtera yang mendapat 1.446 likes dan 270 retweet disertai 73 quote retweet.

Dalam cuitannya admin menyoroti penggunaan tema yang salah dari foto yang disematkan dalam unggahan bergambar Ketua Majelis Syura PKS  Salim Segaf Al Jufri.

"Terima kasih, PKS. Mohon temanya diperbaiki. Itu tema Muktamar ke-34 NU ," cuit @nahatululama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorce Gamalama Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, Gus Miftah Bandingkan dengan Aprilia Manganang

Dorce Gamalama Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, Gus Miftah Bandingkan dengan Aprilia Manganang

Surakarta | Selasa, 01 Februari 2022 | 16:50 WIB

Menteri Agama Ajak NU Ciptakan SDM Religius, Cerdas, dan Moderat

Menteri Agama Ajak NU Ciptakan SDM Religius, Cerdas, dan Moderat

Sulsel | Selasa, 01 Februari 2022 | 08:05 WIB

Sah! Pengukuhan PBNU Masa Khidmat 2022-2027, Berikut Daftar Mustasyar

Sah! Pengukuhan PBNU Masa Khidmat 2022-2027, Berikut Daftar Mustasyar

Kalbar | Senin, 31 Januari 2022 | 16:21 WIB

20 Link Twibbon Harlah NU 2022 Terpopuler untuk Dipasang Jadi Foto Profil di Momen Hari Lahir Nahdlatul Ulama

20 Link Twibbon Harlah NU 2022 Terpopuler untuk Dipasang Jadi Foto Profil di Momen Hari Lahir Nahdlatul Ulama

News | Senin, 31 Januari 2022 | 16:19 WIB

Terkini

Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!

Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:18 WIB

Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi

Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:14 WIB

Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI

Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:01 WIB

Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru

Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:56 WIB

Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat

Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:54 WIB

Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan

Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:51 WIB

Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah

Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:43 WIB

KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!

KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:29 WIB

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:15 WIB

BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!

BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:14 WIB