Politisi Demokrat Sebut Teladan Jokowi soal Prokes Makin Drop, Singgung Momen Natal dan Tahun Baru

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:43 WIB
Politisi Demokrat Sebut Teladan Jokowi soal Prokes Makin Drop, Singgung Momen Natal dan Tahun Baru
Tangkapan layar pernyataan resmi Presiden Jokowi tentang perkembangan COVID-19 di Medan, Sumatera Utara. [Dok.Antara]

Suara.com - Petinggi DPP Partai Demokrat Irwan Fecho angkat bicara terkait kerumunan warga saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja dan juga membagikan kaos di Pasar Porsea, Toba, Sumatera Utara, Rabu (2/2).

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Irwan mengatakan, kerumunan warga yang terjadi saat orang nomor satu di Indonesia ini kunker tidak bisa dianggap hal biasa saja. Sebab, perilaku itu mengindikasikan pemerintah makin menurun dalam menerapkan protokol Covid-19.

Pendapat Irwan, aktivitas Kunker Presiden ke berbagai daerah yang kerap menimbulkan kerumunan itu menjadi salah satu sebab penularan Covid-19 meningkat.

"Teladan Jokowi dan pembantunya dalam Prokes kegiatan makin drop," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Demokrat ini, Jumat (4/2).

Politisi Demokrat ini menyayangkan Presiden Jokowi yang justru memicu kerumunan. Dikatakan anggota Komisi V DPR RI ini, kerumunan saat kunker bukti bahwa pemerintah tidak punya komitmen dalam mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Apalagi, selama ini, Irwan memandang sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu, Jokowi tidak pernah tegas dalam menyikapi virus asal Kota Wuhan, China itu.

Beberapa contoh ketidakseriusan pemerintah dicatat Irwan, yakni saat kasus di luar negeri tinggi justri pemerintah membuka kedatangan orang asing.

Termasuk saat larangan mudik, tetapi masyarakat masih dibolehkan pulang kampung.

"Saat Natal dan tahun baru harus PPKM, malah dibiarkan," kata pria yang juga Ketua DPD Demokrat Kalimantan Timur itu.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memberikan penjelasan terkait Presiden Jokowi yang memicu kerumunan di Pasar Porsea, Toba, Sumut, Rabu (2/2/2022).

"Mereka diimbau sebelumnya untuk menggunakan masker oleh kepala wilayah," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (4/2/2022).

Kepala Sekreariat Presiden Heru Budi Hartono mengaku belum memiliki alternatif lain untuk mengurai warga sehingga tidak ada lagi kerumunan jika Jokowi berkunjung ke daerah. Menurutnya akan sulit, di samping antusias warga yang sangat tinggi.

"Sulit ya kalau keinginan masyarakat ingin menyapa presiden," ujarnya.

Heru pun menuturkan kalau antusiame masyarakat itu tidak dapat terbendung. Konon lagi, menurutnya, kalau daerahnya ini belum pernah dikunjungi Jokowi sebelumnya, maka akan timbul antusiasme masyarakat.

Menurut Heru, seperti yang terjadi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Jokowi menjadi presiden pertama Indonesia yang mengunjungi wilayah itu. Karenanya, antusiasme masyarakat menjadi sangat tinggi menyambut presiden yang baru pertama kali berkunjung.

"Mereka sangat antusias, contohnya Kabupaten Dairi sejak 74 tahun, baru ini presiden hadir di Kabupaten Dairi sehingga antusias," katanya lagi dilansir suaracom.

Sebuah video viral di Twitter menunjukkan adanya kerumunan masyarakat yang tidak dapat dicegah. Video ini berdurasi sekitar 2,20 menit.

Kerumunan itu timbul saat Presiden Jokowi berkunjung dan bagi-bagi kaos di Pasar Porsea, Toba, Sumatera Utara, Rabu (2/2/2022). Tampak lautan manusia mengerubuni mobil yang ditumpangi Presiden Jokowi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitos dan Fakta Seputar Susu dan Produk Olahannya

Mitos dan Fakta Seputar Susu dan Produk Olahannya

Lifestyle | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:26 WIB

4 Tanda Ini Menunjukkan Pasangan Hanya Pura-pura Mencintaimu, Harus Peka!

4 Tanda Ini Menunjukkan Pasangan Hanya Pura-pura Mencintaimu, Harus Peka!

Your Say | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:23 WIB

Tak Setop Sementara PTM di Tengah Kenaikan Kasus COVID-19, Pemkab Bandung Barat Pilih Lakukan Ini

Tak Setop Sementara PTM di Tengah Kenaikan Kasus COVID-19, Pemkab Bandung Barat Pilih Lakukan Ini

Jabar | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:22 WIB

Rizky Billar Ngaku Pasang CCTV di Kamar, Lesti Kejora Panik: Jadi Tontonan Dong!

Rizky Billar Ngaku Pasang CCTV di Kamar, Lesti Kejora Panik: Jadi Tontonan Dong!

Entertainment | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:27 WIB

Cerita Dibalik Usaha Warung Masakan Indonesia di London

Cerita Dibalik Usaha Warung Masakan Indonesia di London

Video | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:30 WIB

Dirjen Perhubungan Udara Nilai Indonesia Mampu Kelola FIR, Sudah Terpasang Simulator di Natuna

Dirjen Perhubungan Udara Nilai Indonesia Mampu Kelola FIR, Sudah Terpasang Simulator di Natuna

Batam | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:30 WIB

Terkini

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB