Minta Kader NU Bangga Jadi Warga Indonesia, Luhut: Kita Bukan Bangsa Pecundang

Bimo Aria Fundrika | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 05 Februari 2022 | 16:45 WIB
Minta Kader NU Bangga Jadi Warga Indonesia, Luhut: Kita Bukan Bangsa Pecundang
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memberikan pidato sambutan secara virtual dalam acara peringatan Hari Lahir ke-96 NU, Sabtu (5/2/2022).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kader Nahdlatul Ulama harus bangga menjadi warga negara Indonesia dan menjadi kader NU.  Sebab kata Luhut, Indonesia adalah bangsa yang dapat bekerja dengan hebat.

"Supaya teman-teman sekalian menyadari Anda harus bangga jadi warga Indonesia,  Anda harus bangga jadi NU, kita bukan bangsa pecundang, kita bangsa  yang bisa bekerja dengan hebat," ujar Luhut dalam sambutan secara virtual di acara peringatan Hari Lahir Ke 96 NU di Labuan Bajo dari Youtube TV NU, (5/2/2022).

Mantan Menkopolhukam itu menyebut jika NU solid, tidak ada yang pihak-pihak yang dapat memecah belah.

"Kalau NU kompak, solid, pengurus solid, tidak akan ada yang bisa mengganggu NU," tutur Luhut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Tangkapan layar/ist)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Tangkapan layar/ist)

Mulanya Luhut menyampaikan menyampaikan bahwa ekspor Indonesia saat ini tertinggi dalam sejarah yakni 232 Miliar USD. Sehingga menurut Luhut, kader NU harus merasa bangga menjadi orang Indonesia. 

"Jadi kalau ada orang ngomong sana sini, kita bicara angka, bicara data bukan bicara perasaan, perasaan, nanti itu jatuh cinta aja kalau masih bicara untuk data ekonomi yang dilihatkan angka. Tertinggi sepanjang sejarah kita 232 miliar dolar (USD), yang pernah kita tinggi 203 dolar (USD) itu 2011," tutur Luhut.

Angka tersebut kata Luhut  tumbuh di masa pandemi Covid-19 dan sebagian dari hilirisasi industri.

 "Jadi setelah sekian belas tahun baru segitu dan tumbuh dalam keadaan covid itu hampir 28 miliar dolar dan dari sebagian itu itu adalah 70 persen dari hilirisasi," ucap dia.

Lebih lanjut, Luhut mengingatkan bahwa jika terjadi perbedaan di dalam organisasi, termasuk di NU adalah hal yang biasa. Namun kata Luhut jangan sampai muncul konflik yang dapat memecah belah NU.

"Saya titip betul itu, ada perbedaan itu biasa dalam rumah tangga, tapi jangan sampai kepada konflik-konflik yang tidak dibutuhkan. Kita harus berjiwa besar dan saya kira spirit dari pendahulu pendahuluan NU saya ingat kenal Gus Dur yang itu selalu dalam konteks kesatuan persatuan bangsa ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Lahir ke-96 NU, Menko Luhut: Teman-teman Jangan Terpancing, Tak Ada yang Bisa Mengatur Jokowi

Hari Lahir ke-96 NU, Menko Luhut: Teman-teman Jangan Terpancing, Tak Ada yang Bisa Mengatur Jokowi

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 16:20 WIB

Gus Yahya: Menteri Luhut Jatuh Cinta dan Tak Bisa Jauh dari NU

Gus Yahya: Menteri Luhut Jatuh Cinta dan Tak Bisa Jauh dari NU

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 13:39 WIB

Musala dan Alquran di Pangandaran Dicoret dengan Tulisan 'NU Sesat', Kiai Imam Angkat Bicara

Musala dan Alquran di Pangandaran Dicoret dengan Tulisan 'NU Sesat', Kiai Imam Angkat Bicara

Jabar | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:49 WIB

Terkini

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:09 WIB

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:05 WIB

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:38 WIB

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:30 WIB

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:26 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:09 WIB

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB

Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri

Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:52 WIB