facebook

Bawa 3 Mobil Komando, Massa Buruh Pimpinan Said Iqbal di Gedung DPR: Omnibus Law Cipta Kerja Cacat Hukum!

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Bawa 3 Mobil Komando, Massa Buruh Pimpinan Said Iqbal di Gedung DPR: Omnibus Law Cipta Kerja Cacat Hukum!
Massa buruh pimpinan Said Iqbal saat berdemo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

Mereka datang dengan setidaknya 3 mobil komando dalam aksi unjuk rasa kali ini. Orasi demi orasi pun langsung disampaikan sesampainya di depan gedung DPR.

Suara.com - Sejumlah kelompok buruh berkumpul di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/2/2022) untuk melakukan aksi unjuk rasa yang tuntutan utamanya menolak pembahasan UU Ombibus Law Cipta Kerja. 

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi para buruh yang dikomandoi Ketua Partai Buruh sekaligus Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI,  Said Iqbal datang dan mulai berkumpul di depan Gedung DPR pada pukul 11.00 WIB. 

Mereka datang dengan berbagai macam atribut dari mulai panji-panji serikat buruh hingga spanduk-spanduk bertuliskan kalimat penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja. 

Mereka datang dengan setidaknya 3 mobil komando dalam aksi unjuk rasa kali ini. Orasi demi orasi pun langsung disampaikan sesampainya di depan gedung DPR. 

Baca Juga: Buruh Geruduk DPR Demo Tolak Omnibus Law, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas

"Parta buruh bersama FSPMI dan serikat buruh lainnya menolak pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja karena secara konstitusi sudah dinyatakan oleh pihak Mahkamah Konsitusi adalah inkonstitusional bersyarat dan cacat hukum," kata Said di lokasi. 

Adapun sementara itu sejumlah aparar kepolisian maupun TNI melakukan pengawalan terhadap aksi unjuk rasa kali ini. Mobil water canon hingga mobil pemadam kebakaran disiagakan dalam aksi kali ini. 

Sementara itu, arus lalu lintas di depan Gedung DPR yakni Jalan Gatot Soebroto mengarah ke Slipi tampak tersendat. Kendaraan hanya bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan rendah.

Komentar