Sentil Pemerintah soal Pembelian Mobil Mewah, Politisi Demokrat: Rakyat Banyak yang Kelaparan

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 10 Februari 2022 | 13:53 WIB
Sentil Pemerintah soal Pembelian Mobil Mewah, Politisi Demokrat: Rakyat Banyak yang Kelaparan
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

Suara.com - Partai Demokrat mengkritisi langkah Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk membeli mobil baru seharga miliar rupiah di masa Pandemi Covid-19. Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini juga meminta pemerintah memberikan teladan yang baik ke masyarakat.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Herzaky Mahendra Putra, Koordinator Juru Bicara (Jubir) dan Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat menyebut pemerintah seharusnya lebih bijak dalam memberikan teladan bagi rakyat.

"Harusnya pemerintah lebih bijak dalam memberikan teladan ke masyarakat dalam menangani Covid-19. Sangat disayangkan jika rakyat terus diminta patuh dengan aturan yang dibuat, tapi malah pemerintah tidak memberikan teladan," ungkap Herzaky dalam keterangan tertulis yang diterima WartaEkonomi.co.id pada Rabu, 9 Februari 2022.

Herzaky melanjutkan, apabila pemerintah terus melakukan blunder, maka bagaimana mungkin pandemi ini akan berakhir dan ekonomi Indonesia bisa membaik.

"Bagaimana pandemi ini akan berakhir dan kondisi ekonomi rakyat bisa membaik kalau Pemerintah terus-terusan blunder," ujarnya.

Sebelum ini, kunjungan Presiden juga berulangkali menimbulkan kerumunan, padahal jika rakyat melakukannya bakal dikenakan denda, bahkan berujung penjara.

"Tukang bubur saja sampai didenda 5jt, meskipun pengelola mal hanya didenda 500rb," lanjutnya.

Lebih lanjut, Herzaky menilai langkah pemerintah membeli mobil mewah bukanlah tindakan yang bijak. Ia menyebut lebih baik anggarannya dipakai untuk memberi bantuan pada masyarakat yang membutuhkan.

"Tentu langkah ini tak bijak dan tak patut. Sangat-sangat mengecewakan. Anggarannya lebih baik untuk bantuan ke rakyat kecil yang sedang susah. Nilai miliaran itu jika digunakan untuk membantu rakyat, akan sangat membantu. Sedangkan jika tidak membeli mobil baru pun, pemerintah masih bisa menggunakan mobil yang lama. Tidak ada sense of crisis dan sense of urgency," terang Herzaky. 

baca juga

Lebih lanjut ia berharap agar penyakit lama Pemerintah yang tak punya sense of urgency dan sense of crisis seperti ketika di awal pandemi dan awal Delta merebak, tidak kembali kambuh.

"Ekonomi sedang susah ini, rakyat banyak yang kelaparan, tapi pemerintah masih berpikir ingin membeli mobil-mobil mewah?" ujarnya.

Pemerintah juga jangan menggunakan alasan sudah dianggarkan. Lantas, apa gunanya UU No.2 Tahun 2020? yang digunakan untuk realokasi dan refocusing anggaran.

"Kami menyetujui UU itu karena berharap pemerintah benar-benar fokus atas pandemi dan bantu rakyat menghadapi krisis ekonomi," ujarnya.

"Pemerintahan desa, kabupaten/kota, dan provinsi saja banyak yang dipotong dana transfernya dari Pusat, ini malah Pemerintah Pusat mau menggunakan anggaran yang ada untuk membeli mobil-mobil mewah. Lebih baik tambah saja untuk anggaran dana desa, daripada untuk membeli mobil mewah. Lebih terasa manfaatnya untuk rakyat kecil," tutup Herzaky.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Pemerintah soal Polemik Desa Wadas, Politisi Demokrat: Jangan Diseret-Seret, Ini Manusia Bukan Karung Beras

Sindir Pemerintah soal Polemik Desa Wadas, Politisi Demokrat: Jangan Diseret-Seret, Ini Manusia Bukan Karung Beras

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 13:24 WIB

Pemerintah Belum juga Kirim DIM RUU TPKS, DPR: Infonya Masih Ada yang Perlu Dikoreksi

Pemerintah Belum juga Kirim DIM RUU TPKS, DPR: Infonya Masih Ada yang Perlu Dikoreksi

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 13:14 WIB

Sindir Ganjar Pranowo Soal Desa Wadas, Politisi Demokrat: Giliran Bela Rakyat 'Mati Gaya'

Sindir Ganjar Pranowo Soal Desa Wadas, Politisi Demokrat: Giliran Bela Rakyat 'Mati Gaya'

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 09:58 WIB

Istana Anggarkan Rp 8,3 Miliar Untuk Beli Mobil Baru, Demokrat: Gimana Ekonomi Membaik, Pemerintah Blunder Terus

Istana Anggarkan Rp 8,3 Miliar Untuk Beli Mobil Baru, Demokrat: Gimana Ekonomi Membaik, Pemerintah Blunder Terus

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 09:55 WIB

Pemberlakuan PPKM, Anggota Komisi IX: Imbangi dengan Peningkatan Testing, Tracing dan Kebijakan Hulu ke Hilir

Pemberlakuan PPKM, Anggota Komisi IX: Imbangi dengan Peningkatan Testing, Tracing dan Kebijakan Hulu ke Hilir

DPR | Kamis, 10 Februari 2022 | 07:28 WIB

Pemerintah Berencana Beli Mobil Mewah, Partai Demokrat: Ekonomi Sedang Susah, Rakyat Kelaparan

Pemerintah Berencana Beli Mobil Mewah, Partai Demokrat: Ekonomi Sedang Susah, Rakyat Kelaparan

Bekaci | Kamis, 10 Februari 2022 | 06:55 WIB

Kemensetneg Beli Mobil Mewah Jadi Sorotan Publik, Kasetpres: Hanya Beli Empat Buat Tamu Negara

Kemensetneg Beli Mobil Mewah Jadi Sorotan Publik, Kasetpres: Hanya Beli Empat Buat Tamu Negara

News | Rabu, 09 Februari 2022 | 16:38 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×