Epidemiolog: Dosis Keempat Belum Prioritas, Pemerintah Mesti Fokus Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Dulu

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Jum'at, 25 Februari 2022 | 15:28 WIB
Epidemiolog: Dosis Keempat Belum Prioritas, Pemerintah Mesti Fokus Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Dulu
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

Suara.com -
Ahli epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menegaskan bahwa wacana vaksinasi Covid-19 dosis keempat seharusnya belum ditampilkan ke publik.

Dicky menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga atau booster pun belum mencapai target 70 persen dari total populasi Indonesia, sehingga ini harus jadi prioritas terlebih dahulu.

"Dosis keempat ini tentu belum jadi prioritas, kita harus kejar dosis satu, dua, dan tiga. Kalaupun ini dilakukan untuk melindungi nakes ya silahkan saja, bisa-bisa saja, tapi kalau diterapkan di luar itu, kita harus kejar dulu dosis dua dan tiga ini," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Jumat (25/2/2022).

Dia juga menegaskan vaksinasi dosis keempat secara ilmiah belum dibutuhkan karena efektivitas vaksin dosis ketiga masih kuat untuk mencegah virus Covid-19 menginfeksi tubuh.

"bahkan secara ilmiah dosis keempat ini belum menunjukkan perubahan yang signifikan khasiatnya dengan dosis ketiga," jelasnya.

Pemerintah, menurutnya harus segera mengejar target vaksinasi demi kekebalan kelompok atau herd immunity. Apalagi ada jutaan orang yang belum melakukan vaksinasi dosis kedua lebih dari 6 bulan sejak dosis pertama. Mereka pun harus divaksinasi ulang.

"Cara ini harus mendekatkan ke masyarakat. Misalnya dengan mobile klinik, door to door, atau melibatkan juga mitra-mitra lainnya. Masalahnya juga ini harus disertai dengan literasi vaksin. Memberikan pemahaman kepada masyarakat dan ini enggak mudah memang," tutur Dicky.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa ada wacana penyuntikan Vaksin Covid-19 di Indonesia akan dilanjutkan sampai dosis keempat.

Dante menyebut wacana ini masih dalam proses penelitian oleh Kementerian Kesehatan karena sejauh ini studi menegaskan bahwa Indonesia butuh vaksin dosis ketiga atau booster karena proteksi vaksin sudah menurun setelah 6 bulan pasca dosis kedua.

baca juga

"Kalau nanti diperlukan dengan studi yang terus kita evaluasi ternyata kita butuh booster keempat, bukan tidak mungkin booster keempat itu perlu dilakukan," kata Dante dalam diskusi virtual bersama Radio Kesehatan Kemenkes, Rabu (23/2).

Namun, dia menegaskan pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan target vaksinasi Covid-19 kepada 70 persen populasi Indonesia untuk dosis satu, dua, dan ketiga.

"Setelah vaksinasi primer lengkap kemudian kita targetkan nanti selesai bulan Juni. Kemudian kita evaluasi dengan uji klinik, epidemiologi, kita memerlukan booster keempat. Bukan tidak mungkin booster keempat itu diperlukan tapi bukan sekarang waktunya melakukan booster yang keempat," tegasnya.

Diketahui, sejauh ini pemerintah telah menyuntikkan 190,228,123 dosis (91.34 persen) vaksin dosis pertama dan 142,270,154 dosis (68.31 persen) vaksin dosis kedua, serta 9,166,818 dosis (4.40 persen) vaksin dosis ketiga kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian Kesehatan Kaji Wacana Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat

Kementerian Kesehatan Kaji Wacana Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 15:08 WIB

Sudah Dilakukan Beberapa Negara, Wamenkes Dante Singgung Rencana Vaksinasi Dosis Keempat

Sudah Dilakukan Beberapa Negara, Wamenkes Dante Singgung Rencana Vaksinasi Dosis Keempat

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 15:30 WIB

Kemenkes Ungkap Wacana Vaksinasi Covid-19 Akan Dilakukan Sampai Dosis Keempat

Kemenkes Ungkap Wacana Vaksinasi Covid-19 Akan Dilakukan Sampai Dosis Keempat

News | Kamis, 24 Februari 2022 | 08:23 WIB

Terkini

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:25 WIB

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:17 WIB

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:15 WIB

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 18:06 WIB

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:00 WIB

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 17:59 WIB

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

×