5 Bahaya Radiasi Nuklir yang Mengancam Kesehatan, Senjata Mematikan yang Disiapkan Rusia Serang Ukraina

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 11:15 WIB
5 Bahaya Radiasi Nuklir yang Mengancam Kesehatan, Senjata Mematikan yang Disiapkan Rusia Serang Ukraina
Bahaya Radiasi Nuklir bagi Kesehatan. (Pexels)

Suara.com - Aksi Rusia serang Ukraina kini semakin memanas usai militer Rusia berhasil menguasai pembangkit listrik tenaga nuklir di Chernobyl, Ukraina. Ancaman penggunaan senjata nuklir semakin menguat. Apa bahaya radiasi nuklir bagi kesehatan?

Alasan perebutan Chernobyl ini karena memiliki lokasi yang strategis. Chernobyl menjadi rute tercepat untuk menempuh perjalanan dari Belarusia ke Kiev, Ukraina. Perlu Anda ketahui, nuklir merupakan senjata mematikan yang memiliki bahaya radiasi nuklir bagi kesehatan.

Badan Nuklir dan Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan bahwa terdapat peningkatan tingkat radiasi dari Chernobyl setelah dikuasai oleh pihak Rusia. Diketahui, Chernobyl pernah mengalami ledakan pada reaktor nuklir nomor 4 yang menewaskan lebih dari 30 orang dan banyak orang karena efek radiasi dalam jangka waktu yang lama. Apa saja bahaya radiasi nuklir bagi kesehatan?

Lalu bagaimana bahaya radiasi nuklir kepada manusia? Simak informasinya berikut ini.

Bahaya Radiasi Nuklir Bagi Kesehatan

Nuklir menjadi sumber energi yang memiliki dampak besar bagi manusia salah satunya menjadi pembangkit listrik. Namun, nuklir memiliki dampak buruk dan bahkan mematikan bagi manusia karena paparan radiasinya.

1. Mengalami kerusakan pada jaringan kulit

Dampak bahaya radiasi nuklir bagi manusia dapat menyebabkan kerusakan jaringan pada kulit. Kulit akan terasa seperti terbakar dan kulit juga akan mengelupas. Selain itu, paparan radiasi nuklir dapat merusak jaringan kulit pada kepala yang dapat menyebabkan kebotakan permanen.

2. Peradangan paru-paru

Paru-paru merupakan salah satu organ dalam tubuh yang sensitif terhadap paparan radiasi. Akibat dari radiasi nuklir, paru-paru dapat mengalami pneumonitis dan peradangan paru-paru yang dapat menyebabkan sesak nafas, batuk dan perasaan penuh di bagian dada.

3. Gangguan sistem pencernaan

Radiasi nuklir dapat membuat gangguan sistem pencernaan seperti mual, muntah, hingga sakit perut. Kerusakan ini dapat menyebabkan pendarahan pada perut yang berlangsung selama berhari-hari.

4. Kanker

Banyak studi menyebutkan, orang yang terpapar radiasi nuklir dapat mengalami resiko terkena kanker seperti kanker kulit, kanker darah, kanker paru-paru, kanker tulang, kanker otak dan masih banyak lainnya.

5. Kematian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Invasi Ukraina: Vladimir Putin Perintahkan Militer Rusia Siagakan Senjata Nuklir

Invasi Ukraina: Vladimir Putin Perintahkan Militer Rusia Siagakan Senjata Nuklir

News | Senin, 28 Februari 2022 | 05:34 WIB

Ini Dampak Perang Rusia-Ukraina Bagi Indonesia, Ternyata Efeknya Sangat Berbahaya!

Ini Dampak Perang Rusia-Ukraina Bagi Indonesia, Ternyata Efeknya Sangat Berbahaya!

News | Senin, 28 Februari 2022 | 08:35 WIB

Apakah NATO Membantu Ukraina Melawan Gempuran Invasi Rusia? Ini Penjelasannya

Apakah NATO Membantu Ukraina Melawan Gempuran Invasi Rusia? Ini Penjelasannya

News | Minggu, 27 Februari 2022 | 09:01 WIB

Mengenal Senjata Nuklir Rusia, Senjata Mematikan yang Bisa Hancurkan Inggris dalam Hitungan Menit!

Mengenal Senjata Nuklir Rusia, Senjata Mematikan yang Bisa Hancurkan Inggris dalam Hitungan Menit!

News | Minggu, 27 Februari 2022 | 09:30 WIB

Pemerintah Tengah Berupaya Evakuasi 153 WNI di Ukraina ke Polandia dan Rumania

Pemerintah Tengah Berupaya Evakuasi 153 WNI di Ukraina ke Polandia dan Rumania

News | Sabtu, 26 Februari 2022 | 21:20 WIB

Penyerangan Rusia Dari Garis Terdepan Pertahanan Militer Ukraina

Penyerangan Rusia Dari Garis Terdepan Pertahanan Militer Ukraina

Video | Sabtu, 26 Februari 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:07 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:54 WIB

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:51 WIB

Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader

Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:46 WIB

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:40 WIB

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:36 WIB

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:32 WIB

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB