Hadiri Peringatan Isra Mi'raj Tingkat Kenegaraan, Menag: Mari Semua Konsen Mencari Titik Temu Daripada Mencari Perbedaan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 28 Februari 2022 | 22:13 WIB
Hadiri Peringatan Isra Mi'raj Tingkat Kenegaraan, Menag: Mari Semua Konsen Mencari Titik Temu Daripada Mencari Perbedaan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan peringatan Isra Mi'raj tingkat kenegaraan merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia. (Tangkap Layar/ist)

Suara.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan peringatan Isra Mi'raj tingkat kenegaraan merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia. Tentunya dengan meneladani dan menjabarkan nilai-nilai agama dalam bingkai kebangsaan.

Isra Mi'raj kata Yaqut, merupakan bagian penting dalam sejarah Islam. Dimana peristiwa Isra Mi'raj merupakan awal disyariatkannya ibadah salat lima waktu, dimana Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa salat adalah tiang agama.

"Dapat kita maknai sebagai memperingati syariat Agung salat, yang mengajarkan nilai-nilai spiritualisme dan humanisme, sehingga menjadi dasar bagi terwujudnya ajaran Islam rahmatan lil alamin," ujar Yaqut dalam sambutannya pada peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan 1443 Hijriah yang disiarkan dari Youtube Kementerian Agama, Senin (28/2/2022) malam.

Ketua Umum GP Anshor itu menuturkan, Indonesia dikaruniai tidak hanya kekayaan alam, tetapi juga kekayaan budi pekerti.

Sehingga menjadikan bangsa Indonesia sebagai salah satu magnet dunia dalam mengelola secara baik posisi negara dan agama.

"Dari Sabang sampai Merauke kita dapat menyaksikan nilai-nilai persaudaraan kebangsaan yang sampai kini terjaga dengan baik," tutur Yaqut.

Yaqut menjelaskan, jika dibaca kembali sejarah Islam di Indonesia, telah tergambar jelas bagaimana Islam, bagaimana agama dan negara menjalin hubungan yang sangat erat.

Menurutnya Islam dengan berbagai caranya telah melebur dalam berbagai aspek kebudayaan dan nilai-nilai kehidupan masyarakat.

"Sangat mengagumkan kita semua dapat menyaksikan cara berislam yang begitu indah, bersanding dengan budaya bangsa," papar dia.

baca juga

Yaqut menuturkan hasil perjalanan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW,l berupa salat memiliki kandungan makna. Bahwa nilai-nilai ketuhanan harus diseimbangkan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

"Keduanya menyatu dan terekam baik dalam sikap dan perilaku masyarakat Indonesia sehingga menjadi perekat bangsa di tengah kompleksitas perbedaan yang tidak semua bangsa mampu melewatinya dengan baik," papar Yaqut.

Lebih lanjut, Yaqut mencontohkan Indonesia pernah melewati berbagai peristiwa sosial karena perbedaan. Namun kata dia, hal tersebut tak menyebabkan bangsa Indonesia terpecah.

"Kita pernah melewati berbagai peristiwa sosial akibat dari perbedaan bahkan dalam beberapa bagian, namun itu semua tidak menyebabkan bangsa ini terpecah justru, perbedaan itu memunculkan berbagai ide dan gagasan yang mendorong pembangunan nasional," tutur Yaqut.

Selain itu, Yaqut menuturkan peringatan Isra Mi'raj memiliki arti besar bagi bangsa Indonesia.

Semangat Isra Mi'raj kata Yaqut, bukan hanya menjadi catatan sejarah, melainkan momentum untuk renungan motivasi diri.

"Peringatan Isra Mi'raj tingkat kenegaraan tahun ini tentu memberi arti besar bagi bangsa Indonesia. Spirit Isra Mi'raj tidak sebatas catatan sejarah saja, tetapi bisa kita jadikan sebagai renungan motivasi diri untuk terus tumbuh dengan kohesi sosial," ungkap dia.

Yaqut kemudian mengajak semua untuk tidak mencari perbedaan, apalagi saling menjatuhkan.

"Mari kita semua menjadikan bangsa Indonesia yang konsen mencari titik temu daripada mencari perbedaan. Perbedaan itu adalah niscaya, perbedaan itu sunatullah. Namun tidak berarti harus saling menjatuhkan," ucap Yaqut.

Ia pun mengibaratkan bangunan yang indah lahir dari semangat perbedaan dari para pekerjanya.

"Bangunan yang indah lahir dari berbagai peran para pekerja yang berbeda beda namun semuanya berjalan dalam satu spirit, yaitu menjadikan bangunan tampak menjadi indah kokoh begitu kira-kira perumpamaan yang bisa kita renungkan bersama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudy Susmanto Maknai Isra Mi'raj Sebagai Simbol Transformasi

Rudy Susmanto Maknai Isra Mi'raj Sebagai Simbol Transformasi

Bogor | Senin, 28 Februari 2022 | 20:29 WIB

Puncak Macet Total, Kapolda Jabar : 82 Ribu Kendaraan Melintas di Puncak Bogor

Puncak Macet Total, Kapolda Jabar : 82 Ribu Kendaraan Melintas di Puncak Bogor

Video | Senin, 28 Februari 2022 | 19:40 WIB

Menag Yaqut Resmi Dilaporkan, Tokoh Riau Singgung Kasus Ahok; Jika Tak Ditanggapi Jadi Bencana Kedua Perpecahan Bangsa

Menag Yaqut Resmi Dilaporkan, Tokoh Riau Singgung Kasus Ahok; Jika Tak Ditanggapi Jadi Bencana Kedua Perpecahan Bangsa

News | Senin, 28 Februari 2022 | 18:24 WIB

Terkini

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×