Dubes Ukraina Berharap Indonesia Berbicara dengan Putin dan Meminta Hentikan Peperangan

Siswanto

Selasa, 01 Maret 2022 | 18:52 WIB
Dubes Ukraina Berharap Indonesia Berbicara dengan Putin dan Meminta Hentikan Peperangan
Duta Besar Ukraina Untuk Indonesia, Vasyl Hamianin ketika melakukan sesi wawancara khusus dengan tim Suara.com di kantornya di Kedutaan Besar Ukraina, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Hubungan yang baik antara Indonesia dengan Rusia dan Ukraina menjadi tantangan dalam menyikapi konflik kedua negara.

Ukraina melalui duta besar mereka di Indonesia, Vasyl Hamianin, berharap bangsa Indonesia bersikap tegas mengecam tindakan militer Rusia terhadap Ukraina.

"Saya mengharapkan bantuan dari pemerintah Indonesia, karena sampai saat ini Indonesia, bahkan setelah lima hari (invasi Rusia), bahkan sampai saat ini hanya ada pernyataan dari Kemenlu yang bahkan tidak menyebutkan Rusia. Dan tidak ada kata mengecam," kata Vasyl Hamianin ketika diwawancarai jurnalis Suara.com, Selasa (1/3/2022).

"Kalau memang pernyataannya disampaikan sebelum perang itu tidak apa-apa, tapi kan sekarang sudah perang."

Vasyl Hamianin berharap "pemerintah Indonesia, parlemen Indonesia menentang Rusia."

Indonesia diyakini bisa jadi moderator

Vasyl Hamianin juga berharap Indonesia berpartisipasi dalam proses perdamaian antara Rusia dan Ukraina yang sekarang sedang berlangsung.

"Saya yakin Indonesia mengerti apa yang dibutuhkan untuk merdeka untuk membawa perdamaian dan proses negosiasi di Ukraina dan Rusia tentu akan butuh moderator dalam proses ini," kata Vasyl Hamianin.

"Saya dengan tulus berharap Indonesia menjadi satu koordinator dan negosiasi."

baca juga

Vasyl Hamianin menyebut Indonesia merupakan bangsa damai.

Indonesia, kata dia, akan menempuh berbagai cara untuk menjaga perdamaian dan stabilitas politik global.

Vasyl Hamianin menyebut Indonesia memiliki pengaruh besar di dunia internasional dan keputusan-keputusan yang diambil Indonesia akan didengar oleh pemimpin-pemimpin dunia.

"Indonesia sekarang bisa menjadi pemimpin regional. Karena bisa dilihat seperti di G20. Saya dapat mengatakan pasti tidak ada keputusan dunia diambil tanpa keputusan Indonesia. Pengaruh Indonesia itu sedang berkembang, apapun yang dikatakan Indonesia itu tidak akan ditolak oleh negara manapun China, Rusia, Amerika atau siapa pun di dunia ini," katanya.

Itu sebabnya, Vasyl Hamianin mengharapkan Indonesia menegaskan sikap menghentikan invasi Rusia terhadap Ukraina.

"Pemerintah Indonesia, parlemen Indonesia berdiri berbicara secara tegas menghentikan invasi. Tidak ada ruang untuk negosiasi ketika orang-orang dibunuh. Saya harapkan pemerintah Indonesia dan orang-orang Indonesia berdiri berbicara dengan Putin meminta Putin untuk menghentikan peperangan dan menarik tentaranya dari Ukraina," katanya. [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 09:43 WIB

Tolak Proposal Damai dengan Rusia dari Prabowo, Dubes Ukraina: Tak Mungkin Adakan Referendum

Tolak Proposal Damai dengan Rusia dari Prabowo, Dubes Ukraina: Tak Mungkin Adakan Referendum

News | Senin, 05 Juni 2023 | 20:43 WIB

Peringatan 1 Tahun Invasi Rusia ke Ukraina, Ini 3 Pembelajaran yang Bisa Dipetik

Peringatan 1 Tahun Invasi Rusia ke Ukraina, Ini 3 Pembelajaran yang Bisa Dipetik

Your Say | Jum'at, 24 Februari 2023 | 11:04 WIB

Lilin-lilin Kecil Untuk Para Korban Genosida Holodomor di Ukraina

Lilin-lilin Kecil Untuk Para Korban Genosida Holodomor di Ukraina

Foto | Minggu, 27 November 2022 | 12:00 WIB

Ukraina Mulai Evakuasi Penduduk dari Kherson Jelang Musim Dingin

Ukraina Mulai Evakuasi Penduduk dari Kherson Jelang Musim Dingin

News | Selasa, 22 November 2022 | 14:44 WIB

PBB Sahkan Resolusi yang Perintahkan Rusia Bayar Ganti Rugi Perang ke Ukraina

PBB Sahkan Resolusi yang Perintahkan Rusia Bayar Ganti Rugi Perang ke Ukraina

News | Selasa, 15 November 2022 | 15:44 WIB

Senyum Manis Joe Biden dan Xi Jinping saat Bertemu di Bali

Senyum Manis Joe Biden dan Xi Jinping saat Bertemu di Bali

Foto | Selasa, 15 November 2022 | 10:00 WIB

Jokowi: Putin Diragukan Hadir di KTT G20 Bali Minggu Depan

Jokowi: Putin Diragukan Hadir di KTT G20 Bali Minggu Depan

News | Selasa, 08 November 2022 | 11:24 WIB

Volkswagen Dikabarkan Segera Jual Pabriknya di Rusia, Kemungkinan Kepada Pihak Ketiga

Volkswagen Dikabarkan Segera Jual Pabriknya di Rusia, Kemungkinan Kepada Pihak Ketiga

Otomotif | Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:51 WIB

Menyusul Toyota, Nissan dan Mazda Tinggalkan Industri Otomotif Rusia

Menyusul Toyota, Nissan dan Mazda Tinggalkan Industri Otomotif Rusia

Otomotif | Rabu, 12 Oktober 2022 | 11:52 WIB

Terkini

Riau Nihil Titik Api tapi Masih Dikepung Kabut Asap, Mengapa?

Riau Nihil Titik Api tapi Masih Dikepung Kabut Asap, Mengapa?

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Listrik Padam Lagi, Warga Batam Mengeluh Acara Pesta Gelap Gulita

Listrik Padam Lagi, Warga Batam Mengeluh Acara Pesta Gelap Gulita

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Bencana Asap dan Moral: Dana Siap Pakai Kebencanaan Perlu Guardrail Digital

Bencana Asap dan Moral: Dana Siap Pakai Kebencanaan Perlu Guardrail Digital

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Forest Camp 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Hutan, Wujudkan Riau Bebas Asap

Forest Camp 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Hutan, Wujudkan Riau Bebas Asap

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:07 WIB

DPD RI Kawal Keuangan Daerah Kaltim, Rekomendasi BPK Jadi Sorotan

DPD RI Kawal Keuangan Daerah Kaltim, Rekomendasi BPK Jadi Sorotan

Kaltim | Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Healing vs Saving: Dilema Gen Z Pilih Mental Health atau Masa Depan Aman

Healing vs Saving: Dilema Gen Z Pilih Mental Health atau Masa Depan Aman

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

×