Waspada! Penyebaran Kasus Covid-19 di Kupang Meluas ke 14 Kecamatan

Erick Tanjung

Kamis, 03 Maret 2022 | 11:08 WIB
Waspada! Penyebaran Kasus Covid-19 di Kupang Meluas ke 14 Kecamatan
Ilustrasi Covid-19 (Foto oleh cottonbro dari Pexels)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan kasus aktif positif Covid-19 telah menyebar ke 14 kecamatan dari sebelumnya hanya ditemukan di sembilan kecamatan.

"Sesuai data dari Dinas Kesehatan wilayah yang terpapar Covid-19 sudah 14 kecamatan dari sebelumnya hanya sembilan kecamatan. Dengan demikian penyebaran kasus Covid-19 terus meluas di Kabupaten Kupang," kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Kupang, Martha Para Ede di Kupang, Kamis (3/3/2022).

Ia mengatakan kasus Covid-19 yang terdapat di 14 kecamatan itu saat ini mencapai 544 kasus positif Covid-19.

Menurut dia terdapat dua kecamatan yang memiliki warga yang terbanyak terpapar virus Corona yaitu Kecamatan Kupang Timur sebanyak 143 orang dan Kecamatan Kupang Tengah 137 orang.

Sedangkan 12 kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Kupang Barat 75 orang,Kecamatan Taebenu 74 orang, Kecamatan Fatuleu 42 orang, Kecamatan Nekamese 18 orang, Kecamatan Amarasi 17 orang,Kecamatan Amarasi Barat 19 orang, Kecamatan Amarasi Selatan enam orang, Kecamatan Amabi Oefeto lima orang, Kecamatan Amarasi Timur tiga orang, Kecamatan Semau tiga orang.

Sementara untuk dua kecamatan yaitu Kecamatan Sulamu dan Semau Selatan masing-masing memiliki satu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kupang belum dapat memastikan apakah peningkatan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan wilayah Oecuse Timor Leste itu erat kaitannya dengan paparan virus varian Omicron.

"Belum bisa dipastikan karena harus dilakukan pemeriksaan sampel tes usap oleh pihak Balitbangkes di Jakarta," kata Martha Para Ede.

Menurut Martha Para Ede, pemerintah Kabupaten Kupang terus berupaya menekan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kupang dengan melakukan operasi penegakan protokol kesehatan oleh tim gugus tugas pada semua pintu masuk dan keluar wilayah Kabupaten Kupang.

baca juga

Ia mengatakan total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kupang hingga saat ini mencapai 3.596 orang terdiri dari pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 2.976 orang, meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona 76 orang dan masih dalam perawatan 544 orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekilas Sejarah TerkaitAlat Musik Sasando Berasal dari Nusa Tenggara Timur

Sekilas Sejarah TerkaitAlat Musik Sasando Berasal dari Nusa Tenggara Timur

Jogja | Senin, 28 Februari 2022 | 06:20 WIB

Dilanda Banjir, 94 Warga Kabupaten Kupang Mengungsi ke Tempat Aman

Dilanda Banjir, 94 Warga Kabupaten Kupang Mengungsi ke Tempat Aman

Sulsel | Sabtu, 26 Februari 2022 | 21:44 WIB

Narapidana Lapas Atambua Panen 40 Ton Jagung Hibrida

Narapidana Lapas Atambua Panen 40 Ton Jagung Hibrida

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 15:07 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×