Mengenal Apa Itu Zona Larangan Terbang, Mengapa NATO Tolak Berlakukan Aturan Tersebut?

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 07 Maret 2022 | 07:22 WIB
Mengenal Apa Itu Zona Larangan Terbang, Mengapa NATO Tolak Berlakukan Aturan Tersebut?
Ilustrasi Apa Itu Zona Larangan Terbang? Mengapa NATO Tolak Berlakukan Aturan Tersebut (Pexels)

Suara.com - Apa itu zona larangan terbang yang baru-baru ini ditolak diberlakukan oleh NATO dalam konflik Rusia dan Ukraina? Suasana mencekam terjadi sejak Rusia memutuskan untuk menginvasi negara Ukraina.

Pasalnya dalam invasinya itu Rusia beberapa kali telah mengirimkan serangan melalui udara, hal itu membuat sejumlah warga Ukraina terutama wanita dan anak-anak ketakutan. Hingga salah seorang wanita melalui Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky meminta untuk diterapkannya zona larangan terbang.  Lantas apa itu zona larangan terbang

Permintaan zona larangan terbang pada awalnya diusulkan oleh warga Ukraina terhadap negara Barat melalui Perdana Menteri Inggris, Borish Johnson pada konverensi pers, Selasa 1 Maret 2022. Namun atas usulan ini Amerika Serikat dikabarkan menolaknya. 

Apa Itu Zona Larangan Terbang? 

Zona larangan terbang merupakan batas wilayah udara di suatu negara yang telah ditetapkan larangan untuk pesawat terbang melintasi area teraebut. Zona larangan terbang sendiri ditetapkan untuk melindungi area sensitif seperti rumah raja, tempat ibadah, arena olah raga yang sedang mengadakan perlombaan besar dan area sebuah pertemuan besar. 

Zona larangan terbang hanya bisa ditegakkan dengan cara militer. Sementara dalam kemiliteran zona larangan terbang dirancang untuk menghentikan pesawat terbang melintasi area terlarang. Demi mencegah adanya serangan dari udara dan pengawasan dari musuh. 

Dalam konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, jika zona larangan terbang diterapkan di langit Ukraina. Maka akan melibatkan seluruh pasukan militer dan juga pasukan yang tergabung dalam NATO. Selain itu, pasukan NATO nantinya akan terlibat langsung dengan pesawat Rusia yang melintas di udara. 

Oleh karena itu Barat menolak seruan untuk menerapkan zona larangan terbang di Ukraina. Jika tetap dilaksanakan maka besar kemungkinan akan menyebabkan ekskalasi yang begitu cepat. Menerapkan zona larangan terbang juga sama saja menimbulkan perang langsung antara AS dan Rusia. 

Sementara itu, Negara Inggris melalui Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallece dengan tegas tidak akan mendukung penerapan zona larangan terbang di Ukraina. Mengingat jika NATO turut memerangi jet Rusia akan memicu peperangan di seluruh Eropa. Namun mereka akan tetap membantu Ukraina dengan memasok peralatan yang dibutuhkan. 

Resiko terbesar dengan eskalasi lainnya dalam konflik melawan Rusia adalah momok senjata nuklir. Mengingat Rusia merupakan negara yang memiliki senjata nuklir terbanyak di dunia.

Jika perang nuklir meletus, tidak hanya negara-negara di Eropa saja yang akan terkena dampaknya. Bahkan seluruh negara di dunia berpotensi turut menjadi korban, hingga disebut dapat memicu Perang Dunia III. Hal inilah yang kemudian menjadi pertimbangan penting untuk tidak disetujuinya peraturan zona larangan terbang di Ukraina. 

Demikian informasi mengenai apa itu zona larangan terbang. Semoga bermanfaat menambah wawasan Anda!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Rusia Kehilangan Kekuatannya atas NASA dan Bisnis Luar Angkasa

Ahli: Rusia Kehilangan Kekuatannya atas NASA dan Bisnis Luar Angkasa

Tekno | Senin, 07 Maret 2022 | 07:08 WIB

Serukan Rusia dan Ukraina Gencatan Senjata, PBNU: Semua Pertentangan Dibicarakan Secara Damai

Serukan Rusia dan Ukraina Gencatan Senjata, PBNU: Semua Pertentangan Dibicarakan Secara Damai

Jakarta | Senin, 07 Maret 2022 | 07:00 WIB

Menohok! Politisi Irlandia Kritik Barat Soal Sanksi Rusia, Bandingkan 70 Tahun Israel Menindas Palestina

Menohok! Politisi Irlandia Kritik Barat Soal Sanksi Rusia, Bandingkan 70 Tahun Israel Menindas Palestina

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 21:32 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB