CEK FAKTA: Kalau Mau Dibantu Indonesia, Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan, Benarkah?

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 09 Maret 2022 | 13:20 WIB
CEK FAKTA: Kalau Mau Dibantu Indonesia, Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan, Benarkah?
CEK FAKTA BPJS Sebut Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan Jika Mau Dibantu Indonesia. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengatakan Ukraina wajib bergabung dengan BPJS Kesehatan jika ingin dibantu Indonesia.

Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook Astra Bintang Perdana. Akun ini mengunggah tangkapan layar cuitan Twitter @BPJSKesehatanRI pada 28 Februari 2022.

Dalam cuitan itu, BPJS Kesehatan mengatakan Indonesia akan membantu Ukraina apabila mereka terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

Gimana Neh!!??

Narasi dalam foto:

@ukraina jika ingin mendapatkan bantuan dari Indonesia, saratnya wajib terdaftar sebagai anggota BPJS KESEHATAN.
Terimakasih

CEK FAKTA BPJS Sebut Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan Jika Mau Dibantu Indonesia. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA BPJS Sebut Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan Jika Mau Dibantu Indonesia. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi BPJS Kesehatan mengatakan Ukraina wajib bergabung dengan BPJS Kesehatan jika ingin dibantu Indonesia adalah salah.

Faktanya, tidak ada cuitan semacam itu di akun Twitter @BPJSKesehatanRI pada tanggal 28 Februari 2022. Hasil tangkapan layar tersebut merupakan hasil manipulasi dari cuitan @BPJSKesehatanRI.

BPJS Kesehatan pada tanggal 28 Februari 2020 pada jam 13.54 WIB, tampak mengunggah cuitan yang melayani pelanggan. Cuitan itulah yang kemudian dimanipulasi sebagai informasi palsu.

"@RiantikaSheni Salam Sehat Sahabat. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Interaksi dilanjutkan melalui DM, mohon berkenan menunggu ya. Terimakasih. -na" cuit akun Twitter @BPJSKesehatanRI.

CEK FAKTA BPJS Sebut Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan Jika Mau Dibantu Indonesia. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA BPJS Sebut Ukraina Wajib Gabung BPJS Kesehatan Jika Mau Dibantu Indonesia. (Turnbackhoax.id)

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi BPJS Kesehatan mengatakan Ukraina wajib bergabung dengan BPJS Kesehatan jika ingin dibantu Indonesia adalah hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pernikahan Beda Agama Wanita Berhijab di Gereja, Wamenag: Tidak Tercatat di KUA

Viral Pernikahan Beda Agama Wanita Berhijab di Gereja, Wamenag: Tidak Tercatat di KUA

Lampung | Rabu, 09 Maret 2022 | 12:05 WIB

David Maulana Debut di Liga Kroasia, Klubnya NK Pomorac Alami Kekalahan

David Maulana Debut di Liga Kroasia, Klubnya NK Pomorac Alami Kekalahan

Bola | Rabu, 09 Maret 2022 | 11:45 WIB

Viral Kartu Ucapan Ulang Tahun Unik, Desainnya Bikin Salah Paham

Viral Kartu Ucapan Ulang Tahun Unik, Desainnya Bikin Salah Paham

Tekno | Rabu, 09 Maret 2022 | 11:21 WIB

CEK FAKTA: Rombongan Presiden Jokowi Jenguk Anak Atta dan Aurel, Benarkah?

CEK FAKTA: Rombongan Presiden Jokowi Jenguk Anak Atta dan Aurel, Benarkah?

News | Rabu, 09 Maret 2022 | 11:49 WIB

Starting XI Timnas Indonesia dengan Pemain dan Pelatih Keturunan, Otomatis Tembus Piala Dunia?

Starting XI Timnas Indonesia dengan Pemain dan Pelatih Keturunan, Otomatis Tembus Piala Dunia?

Bekaci | Rabu, 09 Maret 2022 | 12:05 WIB

Latar Belakang Invasi Rusia ke Ukraina, Bermula dari Sejarah Tahun 1991

Latar Belakang Invasi Rusia ke Ukraina, Bermula dari Sejarah Tahun 1991

Video | Rabu, 09 Maret 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB