- Sebuah truk molen tersangkut di bawah jembatan rendah kawasan Gunung Antang, Jakarta Timur, pada Kamis dini hari.
- Insiden terjadi karena sopir diduga bermain ponsel sehingga tidak memperhatikan batas ketinggian jembatan saat berkendara.
- Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menangani kejadian tersebut dan memastikan arus lalu lintas kembali berjalan normal.
Suara.com - Sebuah truk molen berwarna putih tersangkut di bawah jembatan rendah di kawasan Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur, pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terekam kamera hinbga videonya viral di media sosial.
Dalam video, terlihat bagian tabung pengaduk truk terjepit di bawah struktur jembatan, sehingga bagian depan kendaraan terangkat tinggi dari permukaan jalan.
Berdasarkan keterangan teks pada video, insiden itu diduga terjadi karena sopir truk sedang asyik bermain ponsel saat berkendara.
Akibatnya, sopir tidak memperhatikan batas ketinggian jembatan yang akan dilintasinya.
Dalam video juga tampak seseorang yang diduga sopir atau petugas berada di dekat roda belakang truk.
Orang tersebut terlihat berupaya mengempiskan ban truk agar ketinggian kendaraan berkurang sehingga bisa dikeluarkan dari bawah jembatan.
Meski badan truk menghalangi sebagian jalan, sepeda motor dan mobil masih tetap bisa melintas di samping kendaraan yang tersangkut.
Menyikapi video viral tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memastikan bahwa persoalan telah ditangani tim di lapangan.
"Sudah ditindak, dan pagi ini sudah normal," kata Budi saat dikonfirmasi.
Arus lalu lintas di kawasan Gunung Antang, Matraman turut dipastikan berjalan normal pada Kamis pagi.
Meski tidak parah, peristiwa ini tetap jadi sorotan karena terjadi beberapa hari setelah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Jakarta Selatan ambruk ditabrak truk bermuatan alat borepile.
Tak sedikit pengguna media sosial yang mengkhawatirkan kondisi rangka jembatan yang juga menopang rel kereta api tersebut.