Bak Malaikat Maut, Nakes Habisi Anjing Peliharaan Hingga Tewas Saat Pemiliknya Karantina

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 11 Maret 2022 | 12:43 WIB
Bak Malaikat Maut, Nakes Habisi Anjing Peliharaan Hingga Tewas Saat Pemiliknya Karantina
Nakes habisi anjing (worldofbuzz.com)

Suara.com - Hewan peliharaan sering kali dianggap sebagai keluarga dan diperlakukan serta dicintai seperti anak-anak.

Seorang perempuan harus merelakan anjingnya yang bernama Snowball di mana tewas dipukuli nakes saat ia berada di pusat karantina Covid-19.

Melansir dari World of Buzz, Yi Zhi Xue Qiu dari Provinsi Guangdong di Tiongkok, melalui akun Weibo-nya membagikan detail insiden tersebut.

“Kami (dia dan pacarnya) telah memelihara anjing itu bersama selama 3 tahun 3 bulan. Itu sudah menjadi bagian dari keluarga kami tetapi sekarang telah meninggal secara tragis di rumahnya sendiri,” tulisnya.

Semuanya berawal ketika Yi Zhi Xue Qiu dikirim ke pusat karantina pada 2 Maret, setelah pacarnya dinyatakan positif Covid-19. Dia tidak diizinkan untuk membawa Snowball, bersamanya sehingga terpaksa meninggalkan anjing tersebut di rumah.

Ketika dia berada di pusat karantina, petugas kesehatan pergi ke apartemennya untuk membersihkan ruangan. Mereka kemudian bertemu dengan Snowball yang ketakutan dan menggonggong.

Dalam rekaman CCTV yang dibagikan ke Twitter, 2 petugas kesehatan terlihat mendekati Snowball saat menggonggong dan mundur ke sudut. Saat Snowball mencoba lari dari mereka, mereka kemudian memukuli Snowball sampai mati dengan alat seperti batang logam panjang.

Meskipun tidak dapat benar-benar melihat banyak dalam video, rengekan memilukan Snowball dan jeritan ketakutan serta rasa sakitnya dapat terdengar dengan jelas.

Peristiwa tersebut telah ditanggapi pihak berwenang.

“Kami telah meminta maaf kepada pemilik anjing dan akan menasihati dan menangguhkan para pekerja,” ungkap pihak berwajib.

Nakes habisi anjing (worldofbuzz.com)
Nakes habisi anjing (worldofbuzz.com)

Sejak saat itu, Yi Zhi Xue Qiu menyerukan keadilan tidak hanya untuk Snowball tetapi semua hewan peliharaan lain yang telah dibunuh oleh petugas kesehatan selama pandemi Covid-19.

“Mengapa Pemerintah Kota Huizhou tidak memiliki rencana darurat untuk hal-hal seperti itu? Atau apakah rencana darurat untuk membunuh hewan peliharaan tidak peduli apakah pemiliknya terinfeksi atau tidak, selama hewan peliharaan itu dikarantina?” ungkap Yi Zhi Xue Qiu.

"Untuk Snowball saya dan jutaan orang lainnya, saya mohon Anda untuk bergabung dengan saya dalam membela hak pemilik hewan peliharaan," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Pancing Biasa, Pria Tangkap Ikan Pakai Alat Anti Mainstream, Aksinya Tuai Pujian

Bukan Pancing Biasa, Pria Tangkap Ikan Pakai Alat Anti Mainstream, Aksinya Tuai Pujian

Your Say | Jum'at, 11 Maret 2022 | 12:28 WIB

Heboh Napi Asyik Nyabu Sambil Video Call, Kemenkumham: Itu di Luar Sebelum Dia Masuk Lapas Jambi

Heboh Napi Asyik Nyabu Sambil Video Call, Kemenkumham: Itu di Luar Sebelum Dia Masuk Lapas Jambi

News | Jum'at, 11 Maret 2022 | 11:55 WIB

Viral Guru Curhat Matanya Terasa Pedas, Penyebabnya Malah Bikin Ngakak

Viral Guru Curhat Matanya Terasa Pedas, Penyebabnya Malah Bikin Ngakak

Your Say | Jum'at, 11 Maret 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB