Rekan dr. Sunardi Buka Suara: Berjalan Pakai Tongkat Tertatih-Tatih, Tak Mungkin Bisa Melawan

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Jum'at, 11 Maret 2022 | 14:53 WIB
Rekan dr. Sunardi Buka Suara: Berjalan Pakai Tongkat Tertatih-Tatih, Tak Mungkin Bisa Melawan
Sunardi alias SU terduga teroris yang ditembak mati Densus 88 Mabes Polri di Sukoharjo. [dok]

Suara.com - Detasemen khusus (Densus) 88 anti terror telah menembak mati Dokter Sunardi pada Rabu 9 Maret 2022. Namun, tetangga dan rekan korban sesama dokter tak yakin dia terlibat kelompok teroris Jamaan Islamiah (JI).

Melansir Hops.id -- jaringan Suara.com, salah satu rekan dokter Sunardi, Wadda Umar mengatakan baru bertemu dengannya pada Sabtu, 5 Maret 2022 saat takziah atau melayat.

Saat itu dia mengaku melihat dokter Sunardi berjalan memakai tongkat dan tertatih-tatih.

Sehingga dia tak percaya jika rekannya tersebut melawan saat akan ditangkap anggota Detasemen 88 anti terror.

"Dan ketika mendengar beliau ditembak mati karena melawan, rasanya tidak mungkin. Karena saya ketemu terakhir beliau hari Sabtu kemarin saat beliau takziyah ke keluarga kami- setelah perjumpaan terakhir tahun 2009-, beliau berjalan masih memakai tongkat, tertatih-tatih. Sepertinya tidak mungkin bisa melawan," kata Wadda Umar seperti yang dikutip Hops.ID dari akun Facebook pribadinya Wadda Umar pada Jumat, 11 Maret 2022.

Dia mengaku telah mengenal dokter Sunardi sejak 200. Saat itu keduanya menjadi relawan gempa di Padang

"Saya bersama beliau taun 2009 saat jadi relawan gempa padang, sungguh luar biasa beliau, sederhana, santun, dan dedikasinya untuk kemanusiaan luar biasa. Saya banyak belajar tentang pengorbanan dan pelayanan dari beliau," jelasnya.

Dokter Sunardi, kata dia, hampir tak pernah absen menjadi relawan saat bencana alama terjadi.

Menurutnya dokter Sunardi tak penah nampak membawa senjata saat memberikan bantuan pada korban bencana, namun membawa peralatan medis.

Baca Juga: Pelaku Curanmor di Medan Terkapar Ditembak Polisi, Lihat Nih

"Dan dalam setiap ada bencana beliau mengirimkan relawan ke tempat bencana. Tntu saja dalam misi kemanusiaan mengobati yang sakit tanpa memandang suku, bangsa dan agama. Dan pastinya dalam setiap aksinya beliau hnya mmbawa peralatan medik, bukan senjata," jelasnya.

Wada Ummar pun mendoakan agar Allah SWT mengampuni dokter Sunardi.

"Semoga Allah mengampuni beliau dan menerima amal beliau, serta memasukkan ke dalam janah bersama para nabi, para sidikin, orang-orang salih dan para syuhada," terangnya.

Sementara tetangga-tetangga yang bertakziah ke rumah dokter Sunardi turut berbagi kisah terkait pribadi yang bersangkutan.

Dia dikenal sebagai sosok yang baik.

"Bagi saya sebagai tetangganya, dokter Sunardi itu orang baik," kata salah seorang tetangga dokter Sunardi bernama   Abdullah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI