Iran Stop Dialog Damai dengan Saudi Usai Eksekusi Massal Minoritas Syiah

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 15 Maret 2022 | 10:44 WIB
Iran Stop Dialog Damai dengan Saudi Usai Eksekusi Massal Minoritas Syiah
DW

Suara.com - Perundingan rahasia yang dimediasi pemerintah Irak di Baghdad sedianya diadakan untuk meredakan krisis di Yaman. Eksekusi massal terhadap minoritas Syiah oleh Saudi akhir pekan silam memicu eskalasi baru.

Reaksi Iran datang pada Minggu (13/3), sehari setelah Arab Saudi mengumumkan eksekusi mati terhadap 81 narapidana.

Situs berita Iran, Nournews, melaporkan pemerintah secara sepihak menunda perundingan dengan Arab Saudi di Baghdad.

Sejak setahun terakhir kedua negara berunding secara diam-diam untuk memulihkan hubungan diplomasi.

Beberapa hari silam, Kementerian Luar Negeri di Teheran masih mengumumkan putaran kelima perundingan dengan Arab Saudi dijadwalkan berlanjut pada Rabu (16/3).

Pada Sabtu (12/3) malam, sebanyak 81 narapidana di Arab Saudi menjemput ajal di tangan algojo sebagai ganjaran atas beragam tindak kriminal, mulai dari pembunuhan hingga afiliasi dengan kelompok militan.

Dewan HAM Saudi di Eropa (ESOHR) mencatat puluhan terpidana berasal dari kelompok minoritas Syiah.

Sejumlah kasus tergolong sebagai delik ringan, seperti paritispasi dalam aksi demonstrasi terlarang. Kendati begitu semua terpidana mendapat vonis yang sama. Minoritas Syiah sejak lama mengeluhkan perlakuan sebagai warga kelas dua di Arab Saudi.

Kebanyakan bermukim di wilayah timur, berbatasan dengan Bahrain yang juga bermayoritaskan Syiah.

baca juga

Riyadh selama ini tidak ragu menggunakan hukuman mati untuk mendamaikan paksa penduduk di kawasan kaya minyak tersebut. Ketegangan baru di Timur Tengah Strategi serupa sebenarnya juga dijalankan rezim di Teheran hingga kini.

Tapi pada Minggu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam eksekusi oleh Saudi sebagai "tindak tidak manusiawi yang melanggar prinsip dasar hak asasi manusia dan hukum international,” kutip media-media nasional Iran.

Perundingan di Baghdad dimulai secara diam-diam tahun lalu untuk mencari jalan keluar dari situasi pelik di Yaman.

Di negeri miskin itu, Riyadh menggalang koalisi yang melancarkan serangan udara brutal untuk menyokong pemerintahan resmi Yaman. Sebaliknya Iran bahu membahu dengan pemberontak Houthi melawan Khartoum.

Tertundanya perundingan di Baghdad diputuskan ketika ketegangan baru menyapu kawasan Timur Tengah.

Minggu (13/3) kemarin, Iran menyerang kantor konsuler Amerika Serikar di Irbil, Irak, sebagai balasan atas serangan Israel di utara Suriah yang menewaskan dua komandan Garda Revolusi pekan lalu.

Reaksi Teheran terhadap eksekusi massal oleh Saudi dikhawatirkan akan memicu eskalasi konflik di Timur Tengah, serupa tahun 2016 silam. Saat itu, Arab Saudi mengeksekusi mati ulama Syiah, Sheikh Nimr al Nimr.

Buntutnya warga Iran mengamuk dan merusak dua kantor perwakilan Saudi di Teheran. Sebagai reaksi, Riyadh memutus hubungan diplomasi dengan Iran. Eksekusi massal kali ini juga memicu aksi demonstrasi sporadis warga Syiah di Bahrain pada Sabtu (12/3) tengah malam.

Bahrain merupakan negara mayoritas Islam Syiah, namun dipimpin oleh monarki Sunni.

Penduduk di negara kepulauan itu tergolong yang paling sering menggugat nasib minoritas Syiah di Arab Saudi. rzn/hp (ap, rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Karhutla Kalbar: Prabowo Tambah 1.500 Personel TNI hingga Armada Helikopter Raksasa

Darurat Karhutla Kalbar: Prabowo Tambah 1.500 Personel TNI hingga Armada Helikopter Raksasa

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Pramono Anung Sebut Sekolah di Luar Negeri Bisa Ubah Nasib Keluarga Kurang Beruntung

Pramono Anung Sebut Sekolah di Luar Negeri Bisa Ubah Nasib Keluarga Kurang Beruntung

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Cara Mudah Mencari Tinggi Segitiga jika Luas dan Alas Sudah Diketahui

Cara Mudah Mencari Tinggi Segitiga jika Luas dan Alas Sudah Diketahui

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Penetrasi KUR BRI Sukses Dongkrak Literasi Keuangan Warga Pelosok Desa

Penetrasi KUR BRI Sukses Dongkrak Literasi Keuangan Warga Pelosok Desa

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:20 WIB

40 Ribu Penumpang Terlayani, Penerbangan Samarinda Tetap Stabil di Tengah Karhutla

40 Ribu Penumpang Terlayani, Penerbangan Samarinda Tetap Stabil di Tengah Karhutla

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Masifnya Penyaluran KUR BRI Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Daerah

Masifnya Penyaluran KUR BRI Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Daerah

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Jadi Andalan Warga

Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Jadi Andalan Warga

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:45 WIB

5 Essence Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review Pengguna, Muka Jadi Bebas Jerawat

5 Essence Terbaik untuk Kulit Berminyak Sesuai Review Pengguna, Muka Jadi Bebas Jerawat

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Amri/Nita Tumbang, Kapan Indonesia Akhiri Puasa Medali Emas Kejuaraan Dunia BWF?

Amri/Nita Tumbang, Kapan Indonesia Akhiri Puasa Medali Emas Kejuaraan Dunia BWF?

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:34 WIB

×