Joe Biden Desak Rusia Harus Dikeluarkan dari G20

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 25 Maret 2022 | 11:37 WIB
Joe Biden Desak Rusia Harus Dikeluarkan dari G20
DW

Suara.com - Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa asumsi Presiden Rusia Vladimir Putin salah jika menganggap sekutu Barat akan terpecah terkait krisis Ukraina.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa dan NATO di Brussel pada hari Kamis (24/03), membahas sejumlah masalah yang berkaitan dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Dalam konferensi persnya, Biden mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina telah membangun persatuan yang lebih besar di dalam NATO, Uni Eropa, dan kelompok ekonomi G7.

Biden mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah salah memperhitungkan tekad negara-negara Barat.

"Dia tidak berpikir kita bisa mempertahankan persekutuan ini,” kata Biden, seraya menekankan bahwa NATO "tidak pernah lebih bersatu daripada sekarang ini.”

Apa yang Biden katakan tentang invasi Rusia ke Ukraina?

Dalam konferensi persnya kepada wartawan setelah pertemuan, Biden mengatakan Rusia harus dikeluarkan dari G20, pada saat yang sama dia juga menyerukan status pengamat untuk Ukraina.

G20 adalah forum antar pemerintah dari 19 negara dan Uni Eropa yang fokus pada isu-isu global utama.

Biden mengatakan bahwa dia lebih suka Rusia dikeluarkan dari grup, tetapi jika Indonesia atau negara lain tidak setuju, dia akan meminta agar para pemimpin Ukraina diizinkan untuk berbicara.

Biden juga membela tanggapan kebijakan luar negerinya terhadap invasi Rusia, setelah seorang reporter mengatakan sanksi tidak menghalangi serangan Rusia.

"Sanksi tidak pernah menghalangi,” ujar Biden.

Namun, dia yakin mempertahankan sanksi dari waktu ke waktu pada akhirnya akan membuat Rusia menghentikan invasinya.

Terkait kemungkinan keterlibatan Cina dalam konflik, Biden mengatakan bahwa dia telah bicara dengan Presiden Xi Jinping bahwa Beijing akan menghadapi konsekuensi jika membantu Moskow selama serangan berlangsung.

"Saya tidak mengancam, tetapi saya menjelaskan kepadanya – memastikan dia memahami konsekuensi dari membantu Rusia,” ujar Biden, menjelaskan isi pembicaraan dengan Xi.

"Cina memahami bahwa masa depan ekonominya jauh lebih erat dengan Barat daripada dengan Rusia.”

AS berjanji Ukraina akan mendapatkan bantuan

Pada pertemuan NATO, Biden menyampaikan permohonan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk bantuan persenjataan dari negara-negara Barat, dengan mengatakan, "Kami berkomitmen untuk mengidentifikasi peralatan tambahan, termasuk sistem pertahanan udara untuk membantu Ukraina.”

AS dan sekutunya telah mengirim miliaran dolar perangkat keras militer ke Ukraina.

Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan negara-negara Barat sedang mendiskusikan kemungkinan menyediakan senjata anti kapal karena kekhawatiran atas bertambahnya serangan amfibi Rusia di sepanjang Laut Hitam.

Pembicaraan ‘senjata kimia'

Kremlin meningkatkan ketakutan Barat Kekhawatiran tentang penggunaan senjata kimia atau nuklir oleh Rusia muncul selama berminggu-minggu setelah adanya pembicaraan Kremlin yang menuduh Washington mempertahankan laboratorium senjata biologis di Ukraina, serta pernyataan tentang apa yang dilihat Moskow sebagai ancaman yang ditimbulkan oleh persenjataan nuklir AS.

Washington dengan tegas membantah tuduhan itu, menyebut pendekatan itu ciri khas Rusia dan menunjuk pada tindakan (Rusia) di Suriah sebagai bukti dari upaya untuk menciptakan dalih untuk membenarkan eskalasi.

Biden menyebut prospek serangan kimia atau nuklir Rusia sebagai "ancaman nyata.”

Kepada CNN awal pekan ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia akan mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklirnya jika merasa ada "ancaman eksistensi bagi negara kita.”

Pada hari Kamis (24/03), Biden bersumpah AS akan memberikan "tanggapan" jika Rusia menggunakan senjata kimia di Ukraina.

AS perkenalkan sanksi baru, sambut pengungsi, dan berikan bantuan Washington juga akan memperluas sanksi yang menargetkan anggota parlemen Moskow dan kontraktor pertahanan.

Selain itu, Gedung Putih mengumumkan bahwa AS akan bekerja dengan negara-negara Barat lainnya untuk memastikan bahwa cadangan emas Rusia, yang dipegang oleh Bank Central Moskow, dikenakan sanksi yang ada.

AS akan menyambut 100.000 pengungsi dari Ukraina dan memberikan bantuan senilai $1 miliar (Rp14,3 triliun) berupa makanan, obat-obatan, air, dan persediaan lainnya. yas/ha (AP/AFP/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Sahkan Resolusi yang Perintahkan Rusia Bayar Ganti Rugi Perang ke Ukraina

PBB Sahkan Resolusi yang Perintahkan Rusia Bayar Ganti Rugi Perang ke Ukraina

News | Selasa, 15 November 2022 | 15:44 WIB

Jokowi: Putin Diragukan Hadir di KTT G20 Bali Minggu Depan

Jokowi: Putin Diragukan Hadir di KTT G20 Bali Minggu Depan

News | Selasa, 08 November 2022 | 11:24 WIB

Volkswagen Dikabarkan Segera Jual Pabriknya di Rusia, Kemungkinan Kepada Pihak Ketiga

Volkswagen Dikabarkan Segera Jual Pabriknya di Rusia, Kemungkinan Kepada Pihak Ketiga

Otomotif | Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:51 WIB

Menyusul Toyota, Nissan dan Mazda Tinggalkan Industri Otomotif Rusia

Menyusul Toyota, Nissan dan Mazda Tinggalkan Industri Otomotif Rusia

Otomotif | Rabu, 12 Oktober 2022 | 11:52 WIB

Dubes Vincent Piket: Uni Eropa akan Lewati Masa Sulit yang Dipicu Invasi Rusia ke Ukraina

Dubes Vincent Piket: Uni Eropa akan Lewati Masa Sulit yang Dipicu Invasi Rusia ke Ukraina

Video | Minggu, 09 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Warga Ceko Patungan Beli Tank untuk Pasukan Ukraina

Warga Ceko Patungan Beli Tank untuk Pasukan Ukraina

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:21 WIB

Invasi Rusia ke Ukraina Belum Mereda, Toyota Hentikan Produksi di St Petersburg dan Tawarkan Pesangon

Invasi Rusia ke Ukraina Belum Mereda, Toyota Hentikan Produksi di St Petersburg dan Tawarkan Pesangon

Otomotif | Sabtu, 24 September 2022 | 14:40 WIB

PM Kanada Sebut Invasi Putin ke Ukraina Sudah Gagal

PM Kanada Sebut Invasi Putin ke Ukraina Sudah Gagal

News | Kamis, 22 September 2022 | 16:03 WIB

Emmanuel Macron Kecam Sikap Negara Netral atas Ukraina, Indonesia Termasuk?

Emmanuel Macron Kecam Sikap Negara Netral atas Ukraina, Indonesia Termasuk?

Your Say | Kamis, 22 September 2022 | 10:34 WIB

Buka Lagi, Gerai McDonald's di Ukraina Langsung Diserbu Pembeli

Buka Lagi, Gerai McDonald's di Ukraina Langsung Diserbu Pembeli

Foto | Kamis, 22 September 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB