Pekerjakan Tetangga Buat Renovasi Rumah, Bukanya Kerja Malah Nyinyiri Makanan hingga Anak

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 26 Maret 2022 | 13:58 WIB
Pekerjakan Tetangga Buat Renovasi Rumah, Bukanya Kerja Malah Nyinyiri Makanan hingga Anak
Ilustrasi pekerja bangunan. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang warganet curhat soal tukang yang merenovasi rumahnya. Kebetulan tukang atau kuli tersebut adalah tetangganya sendiri.

Namun bukannya jadi nyaman bekerja dengan tetangga sendiri, ia malah menjadi bahan gunjingan.

"Rumahku lagi renovasi dan tukangnya tetangga sendiri tiga orang. Terus salah satu dari mereka ini lemes banget mulutnya," ungkapnya yang diunggah pada akun Twitter @seputartetangga.

"Pas ada perkumpulan bapak-bapak, dia ghibah soal makanan yang ibuku sediain, padahal tiap malam ibuku bingung besok pagi mau masak apa," ungkapnya.

Orang yang curhat tersebut menjelaskan bahwa ibunya sudah mengusahakan untuk memberikan lauk sebanyak tiga macam.

Tukang tersbeut juga mengatakan apda tetangga lain bahwa ibunya hanya memberi makan sekali, padahal siang dan sore pasti disuruh makan.

"Nah terakhir dia bilang juga kalau aku anak cewek yang bangunnya siang," imbuhnya lagi.

"Sebenarnya ibuku enggak mau nambaj ini orang, karena kerja klemar-kemer tapi karena tukang lein desak ibu nambah orang, akhirnya dia diajak join," tambahnya lagi.

Curhatan punya pekerja tetangga (twitter/seputar tetangga)
Curhatan punya pekerja tetangga (twitter/seputar tetangga)

Cuitan yang diunggah pada Sabtu (26/3/2022) itu tentu mendapatkan berbagi respons dari warganet.

"Mending berhentiin aja sih, bilang mau berhenti renov dulu selama seminggu dan setelah seminggu baru hire tukang lain. Kalau ditanya kenapa, ya bilang aja tukang yang di hire itu kenalan lama, ga perlu wajib jelasin juga sih. Cuek aja, yang penting jangan dipake lagi jasanya," komentar warganet.

"Peraturan pertama pas renov. Jangan pakai tukang dari tetangga," imbuh warganet lain.

"Nih tetangga ngapa ketar ketir sih liat anak cewek tetangganya dibolehin bangun siang. Kayak yaudah kali itu urusan rumah orang lain," tulis warganet di kolom komentar.

"Kalau langsung ganti bisa gak sih? Emang sih risikonya bisa lebih gede kalau sampai diberhentikan paksa, tapi lebih baik gitu daripada tiap ngumpul ada aja yang digibahin soal kamu," timpal lainnya.

Cuitan tersebut telah disukai ratusan kali dengan puluhan komentar dari warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sifat Buruk Tetangga yang Bikin Risih, Pernah Mengalaminya?

5 Sifat Buruk Tetangga yang Bikin Risih, Pernah Mengalaminya?

Your Say | Sabtu, 26 Maret 2022 | 11:39 WIB

Punya Tetangga Kepo? Lakukan 4 Tips Ini untuk Menghadapinya

Punya Tetangga Kepo? Lakukan 4 Tips Ini untuk Menghadapinya

Your Say | Sabtu, 26 Maret 2022 | 08:56 WIB

Hotman Paris Jadi Tukang Parkir di Blok M Pakai Celana Sobek, Ada yang Kasihan Hingga Sebut Seksi

Hotman Paris Jadi Tukang Parkir di Blok M Pakai Celana Sobek, Ada yang Kasihan Hingga Sebut Seksi

Bali | Jum'at, 25 Maret 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB

'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook

'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:32 WIB

KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi

KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:28 WIB