Australia akan Kirim Kendaraan Bersenjata Bushmaster ke Ukraina

Siswanto, ABC

Sabtu, 02 April 2022 | 12:36 WIB
Australia akan Kirim Kendaraan Bersenjata Bushmaster ke Ukraina
Seorang pria berjalan sambil memegang tas belanja di dekat gudang yang terbakar akibat dihantam rudal Rusia di pinggiran kota Kyiv, Ukraina, kamis (24/3/2022). [FADEL SENNA / AFP]

Suara.com - Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia akan mengirimkan sejumlah kendaraan bersenjata 'Bushmaster' ke Ukraina sesuai permintaan Presiden Volodymyr Zelensky.

Permintaan Presiden Zelensky disampaikannya Kamis kemarin dalam sesi khusus sidang parlemen Australia, 

Ia mendesak Australia untuk membantunya negaranya dan mengirimkan kendaraan bersenjata 'Bushmaster'.

Jumat pagi, PM Morrison mengatakan Australia akan memenuhi permintaan Presiden Zelensky.

"Kami tidak saja mengirim doa kami, kami mengirim senjata, amunisi, bantuan kemanusiaaan, pakaian pelindung," katanya.

"Kami juga akan mengirim kendaraan bersenjata buatansendiri Bushmaster dan kami akan menerbangkannya dengan pesawat C-17 [Globemasters]."

Namun PM Morrison tidak menyebut berapa jumlah kendaraan yang akan dikirim dan juga kapan pengiriman akan dilakukan ke Eropa.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton mengatakan departemennya sedang mencari cara bagaimana bisa mengirim 'Bushmaster' ke Ukraina.

"Kami sangat sangat terbuka dengan permintaan, dan saya kira terinspirasi dengan apa yang sudah dilakukan Presiden Zelenskyy bagi rakyatnya dan dunia.

baca juga

"Kami ingin melakukan sesuatu yang bisa membuat perang ini berhenti," kata Peter, Jumat pagi.

Pidato Zelenskyy dihadapan parlemen Australia

Kamis malam, berbicara cara lewat penerjemah di hadapan sidang parlemen Australia, Presiden Zelensky mengatakan Ukraina memerlukan senjata, selain sanksi Australia terhadap Rusia dan para pendukungnya.

"Yang paling penting adalah kami harus terus mempersenjatai mereka yang berjuang melawan kekuatan jahat ini," katanya.

"Contohnya, Australia memiliki kendaraan bersenjata yang bisa  membawa personel yang sangat bagus, Bushmaster, yang bisa sangat membantu Ukraina, dan peralatan lain yang bisa memperkuat posisi kami dalam hal persenjataan."

"Kalau Anda bisa berbaginya dengan kami, kami akan sangat bersyukur."

Menurut Presiden Zelenskky perang tidak bisa menghancurkan kebebasan, kemandirian dan kehormatan Ukraina, namun dia mengatakan invasi seperti yang terjadi saat ini bisa juga membuat negara lain mengalami hal yang sama.

"Apa yang terjadi di kawasan kami disebabkan oleh agresi Rusia yang merupakan ancaman nyata terhadap negara dan warga Anda juga, karena ini adalah dasar dari semua keburukan, " kata Zelensky.

"Selama belasan tahun tidak ada ancaman serangan nuklir, sekarang para propaganda Rusia membicarakan kemungkinannya secara terbuka untuk menggunakan senjata nuklir terhadap mereka yang tidak mau tunduk kepada perintah Rusia."

Presiden Zelensky merujuk kepada penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 oleh kelompok separatis Ukraina yang mendapat dukungan Rusia di tahun 2014 yang menewaskan semua orang dalam pesawat termasuk 38 warga Australia.

Dia mengatakan jika saja Rusia mendapat hukuman dari negara-negara Barat karena peristiwa tersebut maka perang saat ini tidak akan terjadi.

"Apakah kita berhasil mendapatkan pertanggungjawaban dari mereka yang menyebabkan tragedi? Tidak. Karena mereka bersembunyi di Rusia," katanya.

"Bila dunia menghukum Rusia di tahun 2014 dengan apa yang dilakukannya, maka tidak akan terjadi invasi ke Ukraina di tahun 2022."

Zelensky dianggap 'singa demokrasi'

Perdana Menteri Scott Morrison dan Pemimpin Oposisi Anthony Albanese juga memberikan pidato dalam sidang parlemen Kamis malam kemarin.

PM Morrison mengumumkan bantuan tambahan AU$25 juta, atau lebih dari Rp250 miliar untuk Ukraina.

"Hari ini di sini, di rumah demokrasi Australia, kami menyambut Anda sebagai singa demokrasi," katanya.

"Kami berdiri dengan anda, Presiden dan kami tidak berdiri dengan para penjahat perang dari Moskow," kata PM Morrison.

Pemimpin oposisi Australia, Anthony Albanese mengatakan parlemen Australia "mendapat kehormatan" bisa mendengarkan langsung dari Presiden Zelensky.

"Dengan memberikan waktu Anda selama beberapa menit di saat-saat seperti ini [saat perang] adalah tindakan yang sangat kami hargai dan kami mengucapkan terima kasih," katanya.

""[Vladimir] Putin dan rejim-nya akan mendapat tantangan dan konsekuensi serius. Usahanya untuk memecah belah Barat telah membuat kami semakin dekat satu dengan yang lain.

"Ketika Anda berdiri menantang tirani ini menunjukkan kepada kami keberanian yang Anda miliki, keberanian yang sudah menjadi bagian dari anda."

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari  ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×