Australia akan Kirim Kendaraan Bersenjata Bushmaster ke Ukraina

SiswantoABC Suara.Com
Sabtu, 02 April 2022 | 12:36 WIB
Australia akan Kirim Kendaraan Bersenjata Bushmaster ke Ukraina
Seorang pria berjalan sambil memegang tas belanja di dekat gudang yang terbakar akibat dihantam rudal Rusia di pinggiran kota Kyiv, Ukraina, kamis (24/3/2022). [FADEL SENNA / AFP]

"Apa yang terjadi di kawasan kami disebabkan oleh agresi Rusia yang merupakan ancaman nyata terhadap negara dan warga Anda juga, karena ini adalah dasar dari semua keburukan, " kata Zelensky.

"Selama belasan tahun tidak ada ancaman serangan nuklir, sekarang para propaganda Rusia membicarakan kemungkinannya secara terbuka untuk menggunakan senjata nuklir terhadap mereka yang tidak mau tunduk kepada perintah Rusia."

Presiden Zelensky merujuk kepada penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 oleh kelompok separatis Ukraina yang mendapat dukungan Rusia di tahun 2014 yang menewaskan semua orang dalam pesawat termasuk 38 warga Australia.

Dia mengatakan jika saja Rusia mendapat hukuman dari negara-negara Barat karena peristiwa tersebut maka perang saat ini tidak akan terjadi.

"Apakah kita berhasil mendapatkan pertanggungjawaban dari mereka yang menyebabkan tragedi? Tidak. Karena mereka bersembunyi di Rusia," katanya.

"Bila dunia menghukum Rusia di tahun 2014 dengan apa yang dilakukannya, maka tidak akan terjadi invasi ke Ukraina di tahun 2022."

Zelensky dianggap 'singa demokrasi'

Perdana Menteri Scott Morrison dan Pemimpin Oposisi Anthony Albanese juga memberikan pidato dalam sidang parlemen Kamis malam kemarin.

PM Morrison mengumumkan bantuan tambahan AU$25 juta, atau lebih dari Rp250 miliar untuk Ukraina.

"Hari ini di sini, di rumah demokrasi Australia, kami menyambut Anda sebagai singa demokrasi," katanya.

Baca Juga: Perang Ukraina Bangkitkan Trauma Penyintas Perang Dunia Kedua di Jerman

"Kami berdiri dengan anda, Presiden dan kami tidak berdiri dengan para penjahat perang dari Moskow," kata PM Morrison.

Pemimpin oposisi Australia, Anthony Albanese mengatakan parlemen Australia "mendapat kehormatan" bisa mendengarkan langsung dari Presiden Zelensky.

"Dengan memberikan waktu Anda selama beberapa menit di saat-saat seperti ini [saat perang] adalah tindakan yang sangat kami hargai dan kami mengucapkan terima kasih," katanya.

""[Vladimir] Putin dan rejim-nya akan mendapat tantangan dan konsekuensi serius. Usahanya untuk memecah belah Barat telah membuat kami semakin dekat satu dengan yang lain.

"Ketika Anda berdiri menantang tirani ini menunjukkan kepada kami keberanian yang Anda miliki, keberanian yang sudah menjadi bagian dari anda."

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari  ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI