Kerusakan Serangan Iran ke Israel, Bikin 1000 Lebih Rumah Tak Layak Huni

Arif Budi

Senin, 20 April 2026 | 16:32 WIB
Kerusakan Serangan Iran ke Israel, Bikin 1000 Lebih Rumah Tak Layak Huni
Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]
baca 10 detik
  • Serangan rudal dan drone Iran sejak akhir Februari menyebabkan kerusakan lebih dari 1.000 hunian di kota Tel Aviv, Israel.
  • Konflik selama 40 hari menimbulkan beban ekonomi besar mencapai 17,5 miliar dolar AS bagi pihak pemerintah negara Israel.
  • Sebanyak 30.000 warga Israel mengajukan klaim kompensasi atas kerusakan properti serta kendaraan akibat dampak serangan yang terjadi secara berulang.

Suara.com - Dampak perang antara Iran dan aliansi AS-Israel mulai terasa nyata di dalam negeri Tel Aviv.

Lebih dari 1.000 hunian di Tel Aviv dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga tidak lagi layak ditempati akibat serangan rudal dan drone dari Iran.

Informasi ini disampaikan oleh Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai yang dikutip oleh media lokal Channel 12.

Ia menjelaskan bahwa ribuan apartemen di kota tersebut terdampak langsung oleh rentetan serangan yang terjadi sejak konflik pecah pada akhir Februari.

Selama perang berlangsung, Iran meluncurkan serangan balasan secara berulang ke sejumlah kota besar di Israel. Selain Tel Aviv, wilayah seperti Ramat Gan dan Bnei Brak juga ikut terdampak.

Beberapa bangunan rusak akibat hantaman rudal maupun serpihan dari sistem pertahanan udara yang berusaha mencegat serangan.

Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]
Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]

Kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan tempat tinggal, tetapi juga kendaraan serta infrastruktur umum.

Meski demikian, otoritas Israel disebut tidak sepenuhnya membuka data korban jiwa dan luka kepada publik.

Laporan yang sama juga mengungkap besarnya beban ekonomi akibat konflik. Biaya perang selama sekitar 40 hari melawan Iran dan Lebanon diperkirakan mencapai 17,5 miliar dolar AS atau setara ratusan triliun rupiah.

baca juga

Angka ini belum termasuk biaya pemulihan dan kerugian akibat terganggunya aktivitas ekonomi.

Dampak langsung juga terlihat dari lonjakan klaim kompensasi. Sekitar 30.000 warga Israel telah mengajukan permohonan ganti rugi atas kerusakan properti mereka, mencakup bangunan, kendaraan, hingga peralatan.

Kementerian Keuangan Israel memperkirakan biaya kompensasi dari periode perang hingga awal April saja sudah mencapai miliaran shekel.

Sementara itu, meski gencatan senjata sementara telah diberlakukan, upaya mencapai perdamaian permanen masih belum menunjukkan hasil.

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa belum ada kepastian mengenai partisipasi dalam perundingan.

Sementara itu, kantor berita resmi IRNA menyebut Teheran menolak melanjutkan dialog karena tuntutan dari AS dianggap berlebihan dan tidak konsisten.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menilai blokade tersebut sebagai langkah ilegal yang melanggar kesepakatan gencatan senjata, bahkan menyebutnya sebagai bentuk kejahatan perang.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mengirim delegasi ke Islamabad, Pakistan pada Senin (20/4/2026) untuk melakukan negosiasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru Aksi Pasukan Israel Hancurkan Patung Yesus, IDF: Gak Ada Niat!

Fakta Baru Aksi Pasukan Israel Hancurkan Patung Yesus, IDF: Gak Ada Niat!

News | Senin, 20 April 2026 | 16:20 WIB

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon

News | Senin, 20 April 2026 | 15:23 WIB

Kapal Perang Ada di Selat Malaka, TNI Buka Suara

Kapal Perang Ada di Selat Malaka, TNI Buka Suara

News | Senin, 20 April 2026 | 15:19 WIB

Ribuan Perempuan Iran Turun ke Jalan, Sumpah Setia ke Mojtaba Khamenei Menggema

Ribuan Perempuan Iran Turun ke Jalan, Sumpah Setia ke Mojtaba Khamenei Menggema

News | Senin, 20 April 2026 | 15:16 WIB

Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi

Warga Iran Masih Takut di Bom AS - Israel, Tiap Malam Sembunyi di Kamar Mandi

News | Senin, 20 April 2026 | 15:07 WIB

Terkini

Serum Retinol dan Niacinamide Boleh Dilayer? Ini Panduan Skincare Aman dari Dokter

Serum Retinol dan Niacinamide Boleh Dilayer? Ini Panduan Skincare Aman dari Dokter

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 15:28 WIB

Test Drive Xforce HEV: Suspensi Empuk, Tenaga Semakin Sangar

Test Drive Xforce HEV: Suspensi Empuk, Tenaga Semakin Sangar

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 15:26 WIB

Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional

Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 15:26 WIB

Sekolah Tertimbun Lumpur Tambang, DPRD Desak Investigasi: Ada Kelalaian Serius

Sekolah Tertimbun Lumpur Tambang, DPRD Desak Investigasi: Ada Kelalaian Serius

Sulsel | Senin, 20 Juli 2026 | 15:24 WIB

Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK

Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK

News | Senin, 20 Juli 2026 | 15:24 WIB

Love-Hate dengan Commuter Line: Di Antara Ketergantungan, Kepadatan, dan Harapan Transportasi Ideal

Love-Hate dengan Commuter Line: Di Antara Ketergantungan, Kepadatan, dan Harapan Transportasi Ideal

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 15:23 WIB

Istana Respons Isu Menteri PU Bakal Kena Copot Agustus

Istana Respons Isu Menteri PU Bakal Kena Copot Agustus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 15:21 WIB

BPDP Sebut Industri Sawit Nafkahi 16 Juta Warga RI

BPDP Sebut Industri Sawit Nafkahi 16 Juta Warga RI

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 15:20 WIB

Momen Berharga Hari Anak: 7 Rekomendasi Buku yang Bantu Anak Pahami Dunia Lewat Emosi

Momen Berharga Hari Anak: 7 Rekomendasi Buku yang Bantu Anak Pahami Dunia Lewat Emosi

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 15:17 WIB

Kata-kata Kemlu soal WNI Disekap di Myanmar

Kata-kata Kemlu soal WNI Disekap di Myanmar

News | Senin, 20 Juli 2026 | 15:16 WIB

×