Partai Gelora Ungkap 3 Dampak Adanya Gerakan Bawah Tanah Dukung Jokowi 3 Periode

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 04 April 2022 | 23:03 WIB
Partai Gelora Ungkap 3 Dampak Adanya Gerakan Bawah Tanah Dukung Jokowi 3 Periode
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Apdesi di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Silaturahmi Nasional (Silatnas) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar menjabat kembali untuk jabatan presiden tiga periode pada Pilpres 2024 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Kebijakan Publik DPN Partai Gelora Indonesia, Achmad Nur Hidayat menyebut, manuver gerakan bawah tanah yang dilakukan Apdesi tersebut akan berdampak pada tiga hal yang signifikan.

Pertama, kata dia, pemerintahan akan kehilangan fokus kerja mengatasi persoalan ekonomi dan pemulihan kesehatan akibat Covid-19.

"Ini berbahaya buat pemerintahan sendiri," ujar Achmad Nur, Senin (4/4/2022).

Dampak kedua, yakni pemerintah akan memasuki sosial unrest (keresahan sosial) terbaru dari kalangan sipil demokrasi yang menentang cita-cita otoritarian tersebut.

"Protes sosial seperti protes BEM, gerakan mahasiswa dan LSM sudah bermunculan diberbagai daerah," ucap Achmad Nur.

Dampak ketiga yakni, pemerintah mengundang kontroversi politik dikalangan pimpinan partai politik koalisinya dan Para menteri dari kalangan profesional.

Sehingga, kata Achmad Nur, hal tersebut dapat berdampak pada koalisi yang tidak solid dan dikhawatirkan pecah kongsi.

"Hal ini membuat pemerintahan koalisi tidak solid dan rawan pecah kongsi," papar Pengamat Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute.

baca juga

Selain itu, Achmad Nur menilai ketiga persoalan tersebut, tidak mendukung stabilitas yang diperlukan untuk pemulihan akibat Covid-19.

Bahkan kata dia, ketiga persoalan dapat berujung kepada instabilitas yang akan menyusahkan rakyat sendiri.

"Bila presiden seorang negarawan harusnya presiden berhenti melakukan gerakan bawah tanah tiga periode dan fokus menuntaskan pemerintahan sampai 2024," ungkap dia.

Selain itu, Partai Gelora Indonesia, kata Achmad Nur menyatakan, gerakan bawah tanah yang mendukung Jokowi tiga periode, telah melumpuhkan kinerja pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.

"Gerakan bawah tanah 3 periode untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Joko Widodo telah melumpuhkan kinerja pemerintahan Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin," papar Achmad Nur.

Bahkan gerakan bawah tanah seperti dukungan dari Apdesi tersebut, kata Achmad Nur, sangat berbahaya bagi kondisi ekonomi, sosial dan politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Belum Sikapi Wacana Penundaan Pemilu dan Isu 3 Periode, Mahasiswa Ancam Demo Besar-besaran Lagi

Jokowi Belum Sikapi Wacana Penundaan Pemilu dan Isu 3 Periode, Mahasiswa Ancam Demo Besar-besaran Lagi

News | Senin, 04 April 2022 | 16:54 WIB

Refly Harun: Rezim Mulai Otoriter, Warga Mau Berpendapat Saja Takut

Refly Harun: Rezim Mulai Otoriter, Warga Mau Berpendapat Saja Takut

News | Senin, 04 April 2022 | 16:30 WIB

Rocky Gerung Nilai Megalomania Jokowi Bukan Gejala, Tapi Sudah Jadi DNA Rezim

Rocky Gerung Nilai Megalomania Jokowi Bukan Gejala, Tapi Sudah Jadi DNA Rezim

News | Senin, 04 April 2022 | 16:21 WIB

Terkini

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Dua Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo Karhutla, Koalisi Pers Sumsel Beri Kapolda Tenggat 2x24 Jam

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

×