BBM Naik, Kepala BIN: Solusi Rakyat Adalah Gaya Hidup Sesuai Kemampuan Masing-masing

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 05 April 2022 | 10:09 WIB
BBM Naik, Kepala BIN: Solusi Rakyat Adalah Gaya Hidup Sesuai Kemampuan Masing-masing
Kepala BIN Budi Gunawan. [Istimewa]

Suara.com - Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN), Budi Gunawan mengaggap kenaikan harga BBM bisa menjadi momentum bagi msyarakat untuk menyesuaikan gaya hidup. Seperti memulai gaya hidup sehat dan sesuai kemampuan masing-masing.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Budi menjelaskan, kebijakan kenaikan harga BBM terpaksa diambil menyusul meningginya harga minyak dunia akibat perang Rusia-Ukraina.

Hal itu tentu sangat berdampak bagi kehidupan masyarakat. Apalagi, kondisi perekonomian rakyat saat ini juga sedang susah, dengan dihimpit harga pangan dan berusaha bangkit dari pandemi Covid-19.

Budi Gunawan mengakui kenaikan ini akan berdampak tak langsung pada biaya hidup masyarakat. Apalagi, hal ini akan memicu kenaikan komoditas lain.

Ia pun memberikan solusi bagi masyarakat untuk memulai beradaptasi dengan gaya hidup sehat. Selain itu, Budi menyarankan agar gaya hidup disesuaikan dengan kemampuan rill masing-masing, dengan tidak terpengaruh budaya konsumerisme modern.

Solusi paling substantif bagi masyarakat untuk menghadapi kondisi ekonomi yang mengarah ke stagflasi ini adalah mengadaptasikan gaya hidup dengan kemampuan riil masing-masing," saran Budi dalam keterangannya, Senin (4/4/2022).

"Solusi ini tidak hanya baik bagi setiap individu masyarakat, tetapi juga baik bagi Bangsa; karena membudayakan kembali nilai-nilai kearifan lama yang hampir hilang terkikis  desakan budaya konsumerisme modern,” lanjutnya.

Adapun adaptasi gaya hidup yang dimaksud antara lain mencoret barang tidak penting dari pengeluaran rutin. Contohnya seperti rokok, kudapan tak sehat, shopping, hingga perjalanan tidak penting atau pelesiran yang boros.

Selain itu, solusi lain adalah berhenti membeli barang secara kredit, memaksimalkan sistem work from home. Jika memungkinan, masyarakat juga diminta memanfaatkan sepeda atau jalan kaki untuk menggantikan transportasi ke jarak yang tidak terlalu jauh.

baca juga

Selain menghemat biaya, semua langkah itu dinilainya juga membuat anggota keluarga lebih sehat. 

Menurutnya, memaksakan harga murah (mitigasi) sia-sia. Pasalnya, hal itu beresiko menguras Pertamina dan juga mudah ditumpangi kelompok kepentingan untuk membuat resah bahkan rusuh sosial.  

"Dalam proses pengambilan keputusan adaptasi ini, pemerintah sangat memperhatikan nasib masyarakat berpenghasilan rendah," kata Budi.

"Karena itulah BBM yang naik adalah Pertamax, jenis yang selama ini dikonsumsi kalangan menengah atas. Sementara jenis Pertalite yang dikonsumsi mayoritas masyarakat bawah harganya tetap dan kini justru disubsidi," imbuhnya.

Budi menjelaskan, kenaikan harga Pertamax tidak dilepas ke harga keekonomiannya yang kini sekitar Rp16.000. Pemerintah sendiri dinilainya masih berusaha melindungi masyarakat.

Hal ini terbukti dengan harga Pertamax yang tidak disamakan harga di negara tetangga, yang berkisar Rp20.000-Rp30.000. Karena itu, Budi menilai harga Pertamax naik ke kisaran harga Rp12.500-Rp13.500 masih relatif terjangkau bagi para pemilik mobil mahal.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Pertamax Naik, Badan Intelijen Negara Minta Masyarakat Naik Sepeda atau Jalan Kaki

Harga BBM Pertamax Naik, Badan Intelijen Negara Minta Masyarakat Naik Sepeda atau Jalan Kaki

Bogor | Selasa, 05 April 2022 | 08:50 WIB

Harga BBM Pertamax Naik, Badan Intelijen Negara Ajak Masyarakat Lakukan Ini

Harga BBM Pertamax Naik, Badan Intelijen Negara Ajak Masyarakat Lakukan Ini

Bekaci | Senin, 04 April 2022 | 19:51 WIB

Air Mata Puan Maharani Saat Tolak BBM Era SBY Disorot, Pengamat: Pencitraan Semata

Air Mata Puan Maharani Saat Tolak BBM Era SBY Disorot, Pengamat: Pencitraan Semata

News | Senin, 04 April 2022 | 09:56 WIB

Sambut Ramadan, Instagram Puan Maharani Dibanjiri 'Tangisan Harga BBM Naik' oleh Warganet

Sambut Ramadan, Instagram Puan Maharani Dibanjiri 'Tangisan Harga BBM Naik' oleh Warganet

News | Minggu, 03 April 2022 | 11:05 WIB

Publik Mengorek Kembali Video Lawas Nyanyian Megawati soal BBM Naik Tinggi: Orang Pintar Tarik Subsidi

Publik Mengorek Kembali Video Lawas Nyanyian Megawati soal BBM Naik Tinggi: Orang Pintar Tarik Subsidi

Hits | Sabtu, 02 April 2022 | 18:10 WIB

Pernah Terjadi, SBY Jelaskan Pengajuan Kenaikkan BBM Selalu Ditolak DPR, Warganet: Sekarang Parah Pak

Pernah Terjadi, SBY Jelaskan Pengajuan Kenaikkan BBM Selalu Ditolak DPR, Warganet: Sekarang Parah Pak

Kaltim | Jum'at, 01 April 2022 | 13:04 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×