facebook

Ferdinand Hutahaean Sebut Tinggal di Rutan Enak: Dikasih Makan Gratis

Chandra Iswinarno | Yosea Arga Pramudita
Ferdinand Hutahaean Sebut Tinggal di Rutan Enak: Dikasih Makan Gratis
Ferdinand Hutahaean seusai menjalani sidang sebagai terdakwa kasus cuitan Allahmu Lemah di PN Jakpus. (Suara.com/Yaumal)

Terdakwa kasus cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand Hutahaean menyebut, jika hidup dalam rumah tahanan (rutan) enak.

Suara.com - Terdakwa kasus cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand Hutahaean menyebut, jika hidup dalam rumah tahanan (rutan) enak. Mantan Politisi Partai Demokrat itu mengaku mendapat makan enak selama menjalani masa penahanan.

Pernyataan itu dilontarkan Ferdinand usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Selasa (5/4/2022) siang.

"Enak. Di rutan itu kita hidup enak, dikasih makan gratis," kata Ferdinand usai sidang.

Kepada awak media yang meliput persidangan, Ferdinand juga mengingatkan agar menahan diri dan makan pada waktu berbuka puasa.

Baca Juga: Gegara Cuitan Allahmu Lemah, JPU Tuntut Ferdinand Hutahaean Dihukum 7 Bulan Bui

"Tenang, sehat semua selalu ya, jangan makan siang, nanti tunggu buka puasa sore," ucapnya sambil tertawa.

Sebelumnya, Ferdinand dinyatakan bersalah oleh jaksa penuntut karena menyiarkan berita bohong alias hoaks sehingga menimbulkan kebohongan. Atas hal tersebut, jaksa juga meminta agar Ferdinand tetap ditahan.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ferdinand Hatahaen dengan pidana selama 7 bulan penjara dikurangi terdakwa di dalam tahanan," kata jaksa penuntut.

Ferdinand diyakini jaksa melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dalam tuntutan tersebut, Jaksa turut mengurai hal-hal yang memberatkan, yakni perbuatan Ferdinand menimbulkan keresahan yang meluas bagi masyarakat.

Baca Juga: Tepis Tuntutan Jaksa, Ferdinand Hutahaean dan Pengacara Bikin Pleidoi Masing-masing

Tidak hanya itu, Ferdinand juga tidak memberi contoh kepada masyarakat.

Komentar