Cerita di Balik Ibadah Haji Soeharto, Dapat Surat dari Siswi SD hingga Raja di Arab Saudi

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Rabu, 06 April 2022 | 14:56 WIB
Cerita di Balik Ibadah Haji Soeharto, Dapat Surat dari Siswi SD hingga Raja di Arab Saudi
Cerita di balaik hajinya Soeharto (instagram.com/presidensoeharto/)

Suara.com - Beredar foto lawas Mantan Presiden Kedua RI, Soeharto tengah melaksanakan ibadah haji. Dalam hal ini ternyata ada cerita menarik dari ibadah haji Soeharto dan Keluarga Cendana.

Tujuh tahun sebelum naik haji, Soeharto ternyata pernah mendapatkan surat dari siswa sekolah dasar dan mendapatkan pertanyaan kenapa tak kunjung naik haji.

"Seorang siswa kelas tiga sekolah dasar, Tyar Fitriyanyah Ahyar, pada 20 Oktober 1984 menulis surat untuk Presiden Soeharto," ungkap akun Instagram @presidensoeharto.

Surat tersebut ada dalam sebuah buku kumpulan surat anak-anak Indonesia untuk Presiden Soeharto yang disunting G. Dwipayana dan S. Sinansari.

Pada suratnya, Tyar menyatakan: “Kata guru saya juga papa saya, orang muslim harus pergi ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Kok Pak Presiden belum menunaikan haji?” tanya Tyar.

Tujuh tahun usai mendapatkan surat dari Tyar, Soherto bersama Ibu Tien, putra-putri serta menantu, dokter pribadi, pengawal, fotografer pribadi, dan pembimbing haji K.H. Qosim Nurzeha berangkat ke Tanah Suci.

Cerita di balaik hajinya Soeharto (instagram.com/presidensoeharto/)
Cerita di balaik hajinya Soeharto (instagram.com/presidensoeharto/)

"Setiba di Jedah pada 17 Juni 1991, Gubernur Mekah, Pangeran Majid bin Abdul Azis, mewakili Raja Fahd, menyambut Pak Harto dan rombongan. Kerajaan Arab Saudi menyediakan penginapan di Royal Guest House untuk Pak Harto dan rombongan selama melakukan rangkaian ibadah haji. Juga perkemahan khusus di Arafah," ungkap akun tersbeut.

Saat masih menjalankan ibadah hadi, pada 22 Juni 1991, Soeharto kemudian mendapat surat dari Raja Fahd.

Dalam suratnya, Raja Fahd memberikan pilihan nama untuknya yakni Mohammad atau Ahmad bagi Bagi Pak Harto dan Siti Fatimah atau Siti Maryam bagi Ibu Tien.

baca juga

"Sepulang dari Tanah Suci pada 26 Juni 1991, Pak Harto lebih suka menggunakan nama Haji Mohammad Soeharto, sementara Ibu Tien memilih Hajah Siti Fatimah Hartinah Soeharto," tambah akun tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ibu-ibu Datang Kondangan Cuma Pakai Daster, Malah Dapat Hadiah Uang Saat Foto Bareng Pengantin

Viral Ibu-ibu Datang Kondangan Cuma Pakai Daster, Malah Dapat Hadiah Uang Saat Foto Bareng Pengantin

News | Rabu, 06 April 2022 | 14:35 WIB

Kendaraan Angkut Minyak Goreng Kecelakaan, Aksi Warga Bantu Ambil Minyak Berserakan Tuai Pujian: Salut Gak Dijarah

Kendaraan Angkut Minyak Goreng Kecelakaan, Aksi Warga Bantu Ambil Minyak Berserakan Tuai Pujian: Salut Gak Dijarah

News | Rabu, 06 April 2022 | 14:25 WIB

Lacak Nomor HP di Surat KSP yang Diduga Minta Sumbangan Rp 800 Juta ke Wali Kota Cirebon, Roy Suryo: Ambyar

Lacak Nomor HP di Surat KSP yang Diduga Minta Sumbangan Rp 800 Juta ke Wali Kota Cirebon, Roy Suryo: Ambyar

News | Rabu, 06 April 2022 | 14:01 WIB

Terkini

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×