Suara.com - Viralnya video diduga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menonton video porno saat rapat menjadi perhatian. Hal itu tentu ramai disorot karena dinilai tidak pantas mengingat peran sebagai figur pejabat publik.
Selain video syur, sejumlah anggota DPR juga pernah melakukan aksi yang menuai sorotan saat menjalani rapat. Mulai dari tertidur pulas hingga meminta beli goren seharga selangit.
Berikut deretan aksi anggota DPR saat rapat yang sempat viral di media sosial:
Tertidur saat Rapat Paripurna

Sempat viral, seorang anggota DPR diketahui tertidur saat rapat paripurna DPR ke-18 masa persidangan V tahun 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/5/2021) lalu. Tidak disebutkan siapa dan dari partai mana anggota dewan tersebut.
Rapat itu memiliki agenda mendengarkan tanggapan pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan, Sri Mulyani, terhadap kebijakan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM dan PPKF) RAPBN TA 2022.
Ngeluh Minta Kursi Lama Dikembalikan

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay pernah mengeluhkan tingkat kenyamanan kursi yang ia duduki saat melangsungkan rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Selasa (22/3/2022).
Bukan karena kondisi kursi yang buruk, Saleh kelihatannya susah berpaling (move on) dan masih rindu dengan kenyamanan kursi anggota di Komisi IX yang lama. Ia kemudian mengusulkan untuk menggantinya seperti semula.
Keluhan itu disampaikannya di sela-sela menanggapi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada rapat kerja. Tanggapan Saleh ini ada kaitannya dengan bahan materi rapat yang dibawa Kemenkes.
"Kemudian yang ketiga, ini saya agak gak nyaman secara teknis ini, kursi-kursi baru ini membuat saya gak nyaman sekali ini," kata Saleh.
Beli Gorden Puluhan Miliar

Pada Senin (28/3/2022), Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menjelaskan bahwa anggaran puluhan miliar untuk pembelian gorden diperuntukan untuk 505 rumah dinas para anggota DPR RI.
Di mana satu rumah dihitung membutuhkan anggaran sebesar Rp 80 juta. Angka itu bahkan belum termasuk dengan pajak. Indra merinci ada 11 item pembelian gorden untuk masing-masing rumah yang disesuaikan dengan tiap ruangan.
"Penggantian gorden dan hanya anggaran ini hanya bisa dialokasikan untuk 505 unit rumah. Hanya untuk 505 unit rumah itu per rumahnya rata-rata sekitar Rp 80 juta sekian sama pajak Rp 90 jutaan per rumah," kata Indra di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
"Komponennya itu lantai satu untuk jendela ruang tamu; dua, pintu jendela ruang keluarga; tiga, jendela ruang kerja; empat, ruang tidur utama; lima, jendela dapur; enam, jendela tangga," lanjutnya.
Diduga Asyik Menonton Video Syur

Salah satu akun Twitter mengunggah video yang memicu emosi warganet pada Sabtu (9/4/2022). Dalam video, terlihat seorang anggota DPR yang tengah memegang ponsel dan diduga menonton video syur saat rapat vaksin di ruang parlemen.
"Rakyat bayar pajak ini itu. Hasilnya buat ngegaji wakil rakyat kek gini jujur merasa dirugikan sekali," cuit pemilik akun Twitter tersebut.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Alamak, Diduga Perang Dingin, Nagita Slavina Matikan Telepon Kala Raffi Ahmad dengan Nita Gunawan
Kaltim | Minggu, 10 April 2022 | 13:16 WIB
Hiii! Rumah Kosong Diduga Jadi Sarang Praktik Ilmu Hitam, Warga Temukan Foto-foto Aneh Hingga Jarum
News | Minggu, 10 April 2022 | 13:14 WIB
Viral Teman Lama Mendadak Muncul Pinjam BPKB untuk Bayar Utang, Warganet: Sudah Banyak Korban
Bisnis | Minggu, 10 April 2022 | 13:11 WIB
Viral! Remaja SMK Ubah Jalanan di Purwakarta Jadi Medan Perang, Saling Lempar Petasan hingga Adu Bacok
Jabar | Minggu, 10 April 2022 | 11:59 WIB
Ketua DPR Puan: Pengusaha Harus Bayar Penuh THR Para Pekerjanya Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran
News | Minggu, 10 April 2022 | 11:37 WIB
Puan Maharani Ngaku Kurang Narsis dalam Menjalankan Semua Pekerjaannya
News | Minggu, 10 April 2022 | 11:36 WIB
Terkini
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:25 WIB