Blok Politik Pelajar: Pengeroyokan Ade Armando Terjadi Karena Sebab Akibat, Dia Jadi Public Enemy

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 12 April 2022 | 21:52 WIB
Blok Politik Pelajar: Pengeroyokan Ade Armando Terjadi Karena Sebab Akibat, Dia Jadi Public Enemy
Pegiat media sosial, Ade Armando, turut terlihat hadir di area depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2022). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Kekerasan yang dialami oleh Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando saat menghadiri unjuk rasa di DPR RI terjadi karena unsur sebab akibat. Meski demikian kekerasan untuk merespons perbedaan pendapat tidak bisa dibenarkan.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Blok Politik Pelajar (BPP)Delpedro Marhaen. Menurutnya ada rangkaian peristiwa yang menjadikan Ade Armando sebagai luapan emosi sekelompok orang yang menyerangnya.

"Kami justru melihatnya lebih jauh lagi, dia bukan sebagai korban tindak kekerasan tapi dia korban dari ekspresi publik. Ekspresi publik atas tindakan dia di Twitter-nya, di videonya," kata Pedro kepada Suara.com, Selasa (12/4/2022).

Bahkan, kata Pedro kekerasan yang dialami oleh Ade Armando menunjukkan dosen sekaligus pegiat media sosial itu sebagai public enemy. "Dan yang paling utama adalah bahwa ini menandakan bahwa sebenarnya dia menjadi publik enemy. Dan dia menjadi public enemy dan itulah dampak yang dia terima," ujar Pedro.

Pedro menilai kemarahan itu adalah bentuk kekesalan massa terhadapnya. Karena beberapa kali terseret hukum karena pernyataan yang kontroversi, prosesnya tidak pernah berlanjut.

"Yang perlu dicatat dan digaris bawahi, adalah tindakan seperti itu terjadi karena jalur hukum yang telah diupayakan oleh berbagai pihak yang merasa tersinggung atau merasa haknya terganggu oleh perbuatan Pak Ade Armando melaporkan dan memproses hukum beliau. Tetapi karena jalur hukum tidak bisa menyentuh dia, dia salah satu pendukung lingkar kekuasaan, sehingga jalur hukumnya tidak dapat menyentuh sehingga dia bisa bebas," kata dia.

Karenanya saat berada di tengah massa yang sedang berunjuk rasa, pihak-pihak yang merasa marah kepadanya meluapkannya emosinya secara membabi buta. Alhasil Ade Armando harus digotong polisi dalam keadaan hampir telanjang dan penuh luka.

Meski demikian kekerasan yang dialami oleh Ade Armando tidak dapat dibenarkan, kata Pedro. Kekerasan tidak dapat dijadikan untuk merespons perbedaan pendapat.

"Walaupun dalam hal berbeda pendapat, pandangan politik, dan sempat berseteru, beliau juga memiliki pandangan ideologi yang berbeda, dan beliau juga sering menjadi kontroversi. Tapi kami mengecam atau tidak sepakat dengan atas peristiwa kekerasan yang dialami beliau," tegas Pedro.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Belur dan Ditelanjangi Massa, Ucapan Lama Ade Armando Maklumi Aksi Polisi Banting Mahasiswa Diungkit Lagi

Babak Belur dan Ditelanjangi Massa, Ucapan Lama Ade Armando Maklumi Aksi Polisi Banting Mahasiswa Diungkit Lagi

News | Selasa, 12 April 2022 | 21:21 WIB

Siapa Pemukul Ade Armando di Demo 11 April 2022? Fotonya Beredar Luas di Media Sosial

Siapa Pemukul Ade Armando di Demo 11 April 2022? Fotonya Beredar Luas di Media Sosial

News | Selasa, 12 April 2022 | 20:57 WIB

Terpopuler Kesehatan: Peluang Sembuh Pendarahan Otak Ade Armando, Penyebab dan Cara Mengatasi Vertigo

Terpopuler Kesehatan: Peluang Sembuh Pendarahan Otak Ade Armando, Penyebab dan Cara Mengatasi Vertigo

Health | Selasa, 12 April 2022 | 20:54 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:05 WIB

Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran

Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:01 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:00 WIB

Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!

Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:00 WIB

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:55 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:48 WIB

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:45 WIB

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:43 WIB

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:42 WIB

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:41 WIB

×