Pengamat Ini Sebut Jokowi Berpotensi Jadi Musuh Bersama Pada Pemilu 2024; Strategi Cek Ombak Lihat Reaksi Masyarakat

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 21 April 2022 | 21:50 WIB
Pengamat Ini Sebut Jokowi Berpotensi Jadi Musuh Bersama Pada Pemilu 2024; Strategi Cek Ombak Lihat Reaksi Masyarakat
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden).

Suara.com - Pengamat Sosial Politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa menilai isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi musuh bersama pada Pemilu 2024, bisa terjadi sebelum masa jabatannya berakhir.

Hal tersebut kata Herry bisa terjadi jika tak ada perbaikan di era pemerintahan Jokowi yang signifikan.

"Isu Jokowi jadi musuh bersama 2024, bisa terjadi jika sebelum dia lengser tak ada perbaikan besar-besaran yang berdampak signifikan," ujar Herry kepada Suara.com, Kamis (21/4/2022).

Sejauh ini, menurut Herry, semua elemen politik tengah membangun citra positif dengan menempatkan diri pada posisi prorakyat ketimbang prorezim.

"Misalnya saja kenaikan BBM dan PPN, kelangkaan dan mafia minyak goreng, hingga rasio utang yang cukup tinggi membuat sentimen publik ke Jokowi semakin minor," tutur Herry.

Belum lagi, lanjutnya, sentimen publik terkait permasalahan kepemimpinan nasional yang kerap berubah-ubah. Bahkan, kebijakannya kurang peka terhadap kondisi di masyarakat.

"Problem kepemimpinan nasional yang terlihat autopilot dengan beberapa kebijakan yang sering berubah-ubah, kontraproduktif serta kurang peka terhadap kondisi di masyarakat," kata dia.

Lebih lanjut, Herry menyebut, isu Jokowi menjadi musuh bersama di Pemilu 2024 sebagai strategi cek ombak untuk melihat reaksi masyarakat baik pendukung maupun oposisi terhadap Jokowi.

"Di sisi lain ini bentuk strategi tes ombak untuk melihat reaksi masyarakat dan besaran dukungan terhadap oposisi maupun pendukung Jokowi," tutur Herry.

baca juga

Sehingga kata Herry, isu tersebut diserahkan kepada masing-masing elemen politik. Yakni untuk menguatkan basis atau hanya untuk meraup suara swing voters.

"Semua ini kembali pada strategi masing-masing elemen politik untuk menguatkan basis atau sekedar meraup suara swing voters," katanya.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar, memprediksi Rezim Joko Widodo maupun penerusnya berpotensi menjadi musuh bersama pada Pemilu 2024.

Hal itu lantaran pemerintahan saat ini mempertontonkan ketidakadilan hukum hingga ekonomi secara gamblang. Kalangan opisisi didorong solid dan bersatu sehingga muncul pemerintahan yang lebih baik pada 2024.

“Kita dihadapkan permasalahan penegakan hukum dan ekonomi, akan ada arah common enemy (musuh bersama),” ujar Aziz dalam video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (20/4/2022).

Aziz menganalisis pihak rezim tak akan tinggal diam dengan potensi menguatnya gerakan opisisi jelang 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Jokowi Bagi-bagi Bansos ke Pasar di Bogor

Saat Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Jokowi Bagi-bagi Bansos ke Pasar di Bogor

News | Kamis, 21 April 2022 | 21:23 WIB

Jokowi Didesak Evaluasi Kinerja Mendag Lutfi hingga Usut Tuntas Kasus Kartel Minyak Goreng

Jokowi Didesak Evaluasi Kinerja Mendag Lutfi hingga Usut Tuntas Kasus Kartel Minyak Goreng

News | Kamis, 21 April 2022 | 20:14 WIB

7 Tuntutan Aliansi Mahasiswa Indonesia ke Jokowi dalam Aksi Demo

7 Tuntutan Aliansi Mahasiswa Indonesia ke Jokowi dalam Aksi Demo

News | Kamis, 21 April 2022 | 19:04 WIB

Terkini

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Badan KM Virgo Transport 8 Tak Lagi Terlihat di Permukaan, Sonar Jadi Andalan Tim SAR

Badan KM Virgo Transport 8 Tak Lagi Terlihat di Permukaan, Sonar Jadi Andalan Tim SAR

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:49 WIB

Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital

Di Balik Estetika Foto AI Retro, Ada Gen Z yang Lelah dengan Sempurnanya Dunia Digital

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:49 WIB

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Dengan Deretan Merek Kendaraan Baru dan Terlengkap

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Dengan Deretan Merek Kendaraan Baru dan Terlengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 11:48 WIB

East of Eden Tayang 1 Oktober di Netflix, Florence Pugh Jadi Cathy Ames

East of Eden Tayang 1 Oktober di Netflix, Florence Pugh Jadi Cathy Ames

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:45 WIB

5 Weton yang Cocok dengan Kamis Kliwon dalam Asmara Menurut Primbon Jawa

5 Weton yang Cocok dengan Kamis Kliwon dalam Asmara Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:43 WIB

Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi

Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 11:43 WIB

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

DPR Sentil Pemerintah Soal Karhutla: Berbulan-bulan Hirup Asap, Hak Kesehatan Warga Telah Dilanggar!

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

×