Cerita Pemudik Setelah Dua Tahun Tak Bisa Pulang Kampung: Alhamdulillah, Tahun Ini Bisa Mudik

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 26 April 2022 | 14:38 WIB
Cerita Pemudik Setelah Dua Tahun Tak Bisa Pulang Kampung: Alhamdulillah, Tahun Ini Bisa Mudik
Penampakan pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Sutanto Bachtiar (29) nampak bersiap di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Selasa (26/4/2022) hari ini. Hari ini merupakan realisasi penantian panjangnya selama dua tahun terakhir. Rencananya, dia akan berangkat menuju Surakarta, Jawa Tengah untuk merayakan lebaran di kampung halaman tahun ini.

Kepada Suara.com, ia mengaku sudah dua tahun hanya merayakan Idul Fitri di ibu kota lantaran Pandemi Covid-19. Namun di tahun ini, akhirnya Sutanto bisa berkumpul dengan sanak saudara mengingat pemerintah telah memberi kelonggaran untuk mudik.

"Saya sudah dua tahun ini lebaran di Jakarta. Tahun ini, alhamdulillah bisa mudik. Bisa lebaran bareng orang tua dan saudara lainnya," ucap Sutanto di lokasi.

Sutanto pun mengaku telah menjalani vaksinasi hingga tahap tiga. Dengan demikian, dirinya tidak perlu lagi mengikuti swab antigen sebagai syarat perjalanan.

"Kalau soal vaksin, saya sudah booster. Sudah tahap tiga. Jadi tenang lah, ndak perlu antigen lagi," ucapnya.

Pemudik lainnya, Suliyana (33) mengaku pulang kampung lebih awal demi menghindari puncak arus mudik pada Jumat (28/4/2022) mendatang. Dia bahkan sudah membeli tiket sejak satu bulan yang lalu untuk berlebaran di Ponorogo, Jawa Timur.

"Iya, soalnya biar tidak rame saja. Sudah satu bulan yang lalu (beli tiket). Soalnya, nggak kebagian, ya rame kayak begini," beber dia.

Suliyana mengaku mudik bersama suami dan anaknya pada hari ini. Dia sangat antusias mengingat sudah hampir tiga tahun merayakan lebaran di Ibu Kota karena Pandemi Covid-19. 

"Senang bisa ketemu orang tua. Sudah tiga tahun tidak mudik. Sekarang sudah vaksin, sudah booster juga," ucap dia.

baca juga

Puncak Keberangkatan Besok

Sebelumnya, PT KAI memprediksi puncak keberangkatan para pemudik di Stasiun Pasar Senen akan terjadi mulai Rabu (27/4/2022) hingga Minggu (1/5/2022) mendatang. Jika diprosentase, kenaikan jumlah penumpang diprediksi mencapai 95 persen.

Data hari ini, ada sebanyak 16.600 penumpang berangkat dari stasiun tersebut. Tidak hanya itu, terdapat 28 rangkaian kereta api -- dua di antaranya kereta tambahan -- beroperasi dari Stasiun Pasar Senen.

"Kalau kami melihat dari data, mulai tanggal 27 besok akupansinya akan lebih tinggi lagi. mungkin sudah di atas 95 persen semua ya. Jadi kemungkinan memang untuk puncak keberangkatan terjadi di sekitar tanggal 27-1 Mei," kata Kahumas PT. KAI Daop 1, Eva Chairunisa di lokasi.

Tujuan Penumpang

Pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen rata-rata mempunyai daerah tujuan ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. 

Eva menyampaikan, untuk wilayah Jawa Tengah, para penumpang rata-rata menuju Purwokerto, Semarang, dan Surakarta. Untuk wilayah Jawa Timur, kebanyakan pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasarsenen rata-rata hendak menuju Surabaya dan Malang.

"Tujuan terbanyak sama ya ke Yogyakarta, Purwokerto, Solo, Semarang. Untuk Jawa Timur paling banyak Surabaya dan Malang. kemudian jarak sedangnya itu Bandung dan juga Cirebon," ucap Eva.

Eva menyampaikan, pada hari ini di Stasiun Pasarsenen sudah terjadi peningkatan jumlah pemudik. Hal tersebut jelas berbeda jika dibandingkan dengan satu atau dua hari lalu.

"Ini sudah mulai terlihat peningkatan yang lebih tinggi jika dibandingkan satu dua hari yang lalu," sambungnya.

Pantauan di lokasi, para pemudik atau calon penumpang tampak memadati area ruang tunggu Stasiun Pasar Senen. Terlihat pula antrean pemudik berada di sejumlah loket tiket mandiri.

Sementara itu, pada lokasi swab antigen, tidak terlihat ada penumpang yang berada di sana. Rata-rata pemudik sudah mendapat vaksin dosis ketiga.

Petugas dari pengeras suara juga terlihat menyortir para pemudik guna mengurai penumpukan. Bagi penumpang yang jadwal keberangkatannya masih lama, nantinya diarahkan petugas untuk menunggu di luar area peron. 

"Untuk penumpang Mataramaja silahkan mengantri dan masuk ke dalam. Diluar itu silahkan menunggu di area yang sudah disediakan sampai dipanggil," kata petugas melalui pengeras suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pemudik, Pilih Mudik Lebih Awal: Biar Lama di Kampung Halaman

Cerita Pemudik, Pilih Mudik Lebih Awal: Biar Lama di Kampung Halaman

Jakarta | Selasa, 26 April 2022 | 14:07 WIB

Pemprov DKI Berangkatkan 630 Motor Mudik Gratis ke Pulau Jawa

Pemprov DKI Berangkatkan 630 Motor Mudik Gratis ke Pulau Jawa

Jakarta | Selasa, 26 April 2022 | 13:41 WIB

Puncak Keberangkatan Pemudik Di Stasiun Pasar Senen Diprediksi Mulai Rabu Besok

Puncak Keberangkatan Pemudik Di Stasiun Pasar Senen Diprediksi Mulai Rabu Besok

News | Selasa, 26 April 2022 | 13:08 WIB

Terkini

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

×