Ganjar Pranowo Lepas Pemudik Pakai Kaos Oblong Unik, Ternyata Ada Maknanya

Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Jum'at, 29 April 2022 | 18:22 WIB
Ganjar Pranowo Lepas Pemudik Pakai Kaos Oblong Unik, Ternyata Ada Maknanya
Ganjar Pranowo melepas keberangkatan 320 pemudik asal Jateng dengan KA Tawang Jaya Premium di Stasiun Senen, Jakarta Pusat.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas ribuan pemudik Jawa Tengah menggunakan kaos oblong. Rupanya, kaos oblong yang dipakai Ganjar Pranowo tersebut bertuliskan ‘Hati-hati di Jalan’. 

Bukan tanpa makna, kaos bertuliskan ‘Hati-hati di Jalan’ tersebut memiliki makna tersendiri. 

Dikutip dari wartaekonomi—jaringan Suara.com, Ganjar tampak didampingi oleh sang istri saat melepaskan pemudik. 

Sontak, kaos tersebut menyita perhatian publik. Bahkan, masyarakat justru meminta kaos kepada Ganjar Pranowo. 

“Pak minta koasnya, bagus,” kata mereka, seperti dikutip dari wartaekonomi—jaringan Suara.com, Jumat (29/4/2022). 

Kemudian, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa bukan kaosnya yang bagus, melainkan pesan dari tulisan yang ada di kaos tersebut. 

“Yang bagus bukan kaosnya, tapi pesannya. Ingat, hati-hati di jalan, mudik itu yang pertama adalah keselamatan,” ujarnya. 

Ganjar berpesan dalam kaos tersebut agar berhati-hati di jalan. Pesan tersebut ditujukan kepada 126 sopir bus yang mengantarkan para pemudik Jateng. 

“Aja ngebut-ngebut ya mas, patuhi rambu-rambu lalu lintas. Bapak ibu, kalau sopirnya ngebut dijawil ya. Dibilangin jangan ngebut-ngebut apalagi ugal-ugalan,” jelasnya. 

Selain itu, Ganjar mengatakan bahwa kata-kata di kaos tersebut bukan hanya sekedar pesan, melainkan lirik dalam sebuah lagu. 

“Ini bukan hanya pesan lho, tapi ini juga ada lagunya. Hayo siapa yang tahu ini lagu apa?” ungkapnya. 

Selanjutnya, Ganjar melepaskan para pemudik dan memberikan pesan untuk berhati-hati. “Selamat mudik semuanya, hati-hati di jalan,” bebernya. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ubah Penerapan One Way di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Per Hari Ini Mulai KM 70 Sampai KM 414

Polisi Ubah Penerapan One Way di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Per Hari Ini Mulai KM 70 Sampai KM 414

News | Jum'at, 29 April 2022 | 17:20 WIB

Urai Kemacetan, Polisi Bikin Rest Area untuk Bus Pemudik di Exit Tol Bitung Tangerang

Urai Kemacetan, Polisi Bikin Rest Area untuk Bus Pemudik di Exit Tol Bitung Tangerang

Jakarta | Jum'at, 29 April 2022 | 17:55 WIB

Hindari Macet Panjang Menuju Pelabuhan Merak Banten, Pemudik Asal Lampung Pilih Naik Kereta Api

Hindari Macet Panjang Menuju Pelabuhan Merak Banten, Pemudik Asal Lampung Pilih Naik Kereta Api

Banten | Jum'at, 29 April 2022 | 16:55 WIB

Dituduh Bagi Kaos Kampanye, Apa Isi Paket yang Dibagikan Anies Baswedan?

Dituduh Bagi Kaos Kampanye, Apa Isi Paket yang Dibagikan Anies Baswedan?

News | Jum'at, 29 April 2022 | 16:53 WIB

Ganjar Lepas 320 Pemudik Gratis Lalu Ikut Pulang ke Jateng Naik Kereta

Ganjar Lepas 320 Pemudik Gratis Lalu Ikut Pulang ke Jateng Naik Kereta

Bisnis | Jum'at, 29 April 2022 | 16:43 WIB

Daripada Serang Soal Capres Ganteng Tak Ada Kerjanya, Puan Maharani Disarankan Lebih Baik Sindir Pemerintah

Daripada Serang Soal Capres Ganteng Tak Ada Kerjanya, Puan Maharani Disarankan Lebih Baik Sindir Pemerintah

News | Jum'at, 29 April 2022 | 16:21 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB