Korban Kebakaran Pasar Gembrong, Reruntuhan, dan Hari Raya Lebaran

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 02 Mei 2022 | 19:38 WIB
Korban Kebakaran Pasar Gembrong, Reruntuhan, dan Hari Raya Lebaran
Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk.

Toyib (39), tepat berdiri di pinggir Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Jakarta Timur sekitar pukul 09.00 WIB tepat selepas ibadah salat Idul Fitri.

Tatapannya menuju segala arah, mula-mula tentang lalu lalang warga selepas ibadah, kemudian jalan raya yang sepi kendaraan, dan berakhir pada pecahan kaca yang berserakan di mana-mana.

Pria asli Brebes, Jawa Tengah itu adalah warga RT 04 di permukiman tersebut. Hanya berjarak kurang lebih 400 meter dari Musala Nurul Hidayah, yang sebagian bagunannya hancur dan hangus.

Sehari-hari, Toyib berdagang di Pasar Gembrong. Sejak tahun 2003, dia sudah menjadi bagian dari hiruk pikuk pasar yang terkenal dengan produk mainan anak tersebut.

Saya tiba di tenda pengungsian milik Nurhasanah (57), tepat di pinggir jalan raya. Di tenda tersebut, dia baru saja membereskan sisa-sisa barang yang masih terselmatkan.

Perempuan yang sehari-hari berdagang boneka dan keperluan anak sekolah itu adalah bagian dari mereka yang rumahnya hancur imbas insiden tersebut.

Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Sementara Toyib, berkaos biru dan setelan celana tiga perempat langsung mengajak saya menyambangi sisa-sisa kebakaran seminggu lalu.

Berserakan,  pecahan kaca di mana-mana. Batu-batu berbagai ukuran bekas rumah yang roboh juga memenuhi segala sudut permukiman tersebut.

"Awas, hati-hati. Banyak pecahan kaca. Kalau kena enggak ada asuransi ye," ucap Toyib seraya bercanda, namun terkesan jadi akrab.

"Itu rumah saya," katanya lagi sambil menunjuk.

Di permukiman, semua terlihat rata dan hangus. Karenanya, batas-batas rumah warga yang dulu terlihat berdiri sebagai bagian dari Ibu Kota, tak tampak.

Namun memori di kepala Toyib tetap menyimpan detil-detil dekorasi permukiman sebelum insiden selepas salat tarawih itu tiba.

"Kira-kira 400 meter lah dari sini," tambah Toyib.

Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Toyib dan saya berdiri di depan Musala Nurul Hidayah. "Semua kena, api gede banget. Ini musala saja kena," ucapnya. "Tapi alhamdulillah, Alquran selamat."

Sedari bujang, Toyib sudah tinggal di Pasar Gembrong. Hingga tahun 2010, akhirnya dia menikah. Sehari-hari dia berjualan karpet.

"Saya sudah lama, dari tahun 2003," Demikian dia memperkenalkan dirinya kepada saya ketika berkeliling permukiman.

Menurut dia, insiden kebakaran waktu itu benar-benar tidak terduga. Sebab, kejadian itu terjadi di H-7 Lebaran. "Habis semua," ucap Toyib.

***

Jamaludin (45) berjalan ke arah tenda Nurhasanah. Dia memakai batik cokelat dan peci hitam, serta sarungan.

Pria yang oleh warga dipanggil Utaz tersebut baru saja menunaikan ibadah salat Idul Fitri. Sebagai pengurus DKM Musala Nurul Hidayah itu kebagian menjadi panitia salat Idul Fitri di sana.

Segala sesuatu sudah dipersiapkan sedari awal bulan Suci Ramadhan. Mulai dari pengeras suara hingga pernik-pernik lain yang berhubungan dengan keperluan acara.

Namun, kenyataan berkata lain. Ratusan rumah penduduk di amuk api sebelum Lebaran tiba.

Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Warga yang bermukim di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur merayakan momen Idul Fitri pada tahun ini dengan segala keterbatasan. Sebab, seminggu lalu, tepat Minggu (24/4/2022), si jago merah mengamuk dan menghanguskan ratusan rumah penduduk. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

"Tadi mulai jam 6. Warga salat id di jalan raya. Kebetulan saya panitia salat ied. Apapun kondisinya, kita tetap menjalankan. Awalnya persiapan sudah disusun sebaik mungkin, tapi ada kejadian kebakaran, jadi ala kadarnya hanya toa saja dua buah," kata Jamaludin.

Jamaludin juga sudah lama tinggal dan berjualan di Pasar Gembrong. Sehari-hari dia berjualan mainan.

Setiap momen Lebaran, pasar akan ramai pengunjung. Anak-anak bersama para orang tuanya akan memadati pasar dan ada transaksi jual beli mainan.

"Kalau Lebaran, selalu ramai di hari pertama. Jalanan penuh kendaraan. Parkiran ramai pokoknya," ucap Jamaludin.

Kenyataan berbeda harus diterima Jamaludin dan seluruh warga terdampak: tidak ada keramaian seperti tahun lalu. Kini, suasana di Pasar Gembrong hanyalah tenda pengungsian dan reruntuhan.

"Halal bi halal sesama pengungsi saja hari ini. Sebagian ada yang pulang kampung, ada yang ke daerah sebelah. Berantakan lah intinya. Pengungsi ini tetap kita rangkul untuk salat Ied bersama di tengah jalan raya," lanjutnya.

Jamaludin berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa segera memberikan bantuan, khususnya tempat tinggal bagi warga terdampak.

"Sebagai pengurus musala atau figur masyarakat, mohon pada seluruh elemen terutama pemprov dki untuk menyisihkan rezeki untuk membangun rumah warga yang terdampak."

***

Kesedihan juga menjalar di tenda pengungsian tempat Nurhasanah tinggal. Rumah kini sudah jadi ingatan. Hanya tampak harapan, yang tak padam. Kios sekaligus rumah Nurhasanah tepat berada di pinggir jalan.

Sebuah lokasi strategis untuk berjualan. Sehari-hari, Nurhasanah menjual boneka dan keperluan anak sekolah. Ingatannya melayang ke tahun-tahun yang lalu.

Tentang petugas parkir yang merapikan sepeda motor. Tentang anak yang minta dibelikan seragam sekolah kepada ibunya. Tentang tawar menawar harga boneka barbie. Dan tentang apa saja terkait hiruk pikuk Pasar Gembrong.

"Kalau pas hari pertama, itu ruame pol. Sampai hari kedua juga sama saja, masih ramai," kenang Nurhasanah.

Menurut dia, insiden kebakaran baru pertama kali terjadi. Imbasnya pun sangat besar. Rumah-rumah warga hancur.

Meski demikian, Nurhasanah tetap merayakan momen Lebaran tahun ini dengan penuh kemenangan. Menurut dia, Lebaran bukan soal halal bi halal semata, namun lebih dari itu, kerinduan dengan sederhana.

"Semoga hati kita semua bahagia," kata dia memungkasi.

Sebelumnya, sebanyak 400 bangunan yang terdiri dari rumah dan pertokoan, ludes terbakar di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Minggu (24/4/2022) malam. 

Kasi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, luas area terbakar sekitar 1.200 meter persegi. 

"Objek terbakar 400 bangunan terdiri dari rumah dan pertokoan di RT 2, 3, 4, 5 dan 6 RW 01," kata Gatot Sulaeman di Jakarta, Senin (25/4/2022). 

Menurut dia, akibat peristiwa kebakaran itu kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.  Kebakaran tersebut diduga terjadi karena korsleting listrik dari salah satu rumah warga. 

"Pemilik rumah teriak terjadi kebakaran dan warga berusaha memadamkan api, namun api cepat sekali membesar dan merembet ke sekitarnya karena bangunan sekitar terbuat dari kayu," ujar Gatot. 

Dia menambahkan pihaknya pertama kali mendapat laporan kebakaran itu sekitar pukul 21.06 WIB. 

Sebanyak 32 unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dengan 130 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Luasnya area yang terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lama. 

"Awal pemadaman tadi pukul 21.17 WIB dan pukul 04.30 WIB masih dalam proses pendinginan," kata Gatot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pilu Korban Kebakaran Pasar Gembrong Rayakan Lebaran di Pengungsian

Cerita Pilu Korban Kebakaran Pasar Gembrong Rayakan Lebaran di Pengungsian

Video | Senin, 02 Mei 2022 | 14:39 WIB

Bocah di Pemalang Takbir Keliling Naik Motor Bak Malah Berakhir Tenggelam di Sungai, 1 Orang Meninggal

Bocah di Pemalang Takbir Keliling Naik Motor Bak Malah Berakhir Tenggelam di Sungai, 1 Orang Meninggal

News | Senin, 02 Mei 2022 | 14:33 WIB

Hingga H-1 Lebaran, 1,7 Juta Kendaraan Telah Tinggalkan Jabotabek

Hingga H-1 Lebaran, 1,7 Juta Kendaraan Telah Tinggalkan Jabotabek

News | Senin, 02 Mei 2022 | 14:26 WIB

8 Makanan Ini Bisa Turunkan Darah Tinggi saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H

8 Makanan Ini Bisa Turunkan Darah Tinggi saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Bekaci | Senin, 02 Mei 2022 | 14:18 WIB

Menilik Tradisi Nganggung Warga Pangkalpinang, Ungkapan Syukur di Hari Raya

Menilik Tradisi Nganggung Warga Pangkalpinang, Ungkapan Syukur di Hari Raya

Sumsel | Senin, 02 Mei 2022 | 14:05 WIB

Duh! Diduga Ngantuk Berat, Pria Ini Bolak-balik Limbung hingga Jatuh Tersungkur Saat Salat Idul Fitri

Duh! Diduga Ngantuk Berat, Pria Ini Bolak-balik Limbung hingga Jatuh Tersungkur Saat Salat Idul Fitri

News | Senin, 02 Mei 2022 | 14:05 WIB

Umat Islam di Solo Salat Id Sampai Depan Gereja, Takmir: Kami Terbiasa Jaga Kerukunan Beragama

Umat Islam di Solo Salat Id Sampai Depan Gereja, Takmir: Kami Terbiasa Jaga Kerukunan Beragama

Surakarta | Senin, 02 Mei 2022 | 12:43 WIB

Makan Sajian Bersantan Saat Lebaran Bisa Picu Kolesterol Hingga Hipertensi

Makan Sajian Bersantan Saat Lebaran Bisa Picu Kolesterol Hingga Hipertensi

Bogor | Senin, 02 Mei 2022 | 11:59 WIB

Terkini

Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang

Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:11 WIB

Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?

Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:45 WIB

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:41 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:39 WIB

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:30 WIB

Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan

Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:25 WIB

Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:19 WIB

67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus

67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:14 WIB

Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka

Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:11 WIB

Setelah dari Aceh, Prabowo Buka Gerbang Istana Jakarta untuk Halalbihalal Rakyat di Hari Lebaran

Setelah dari Aceh, Prabowo Buka Gerbang Istana Jakarta untuk Halalbihalal Rakyat di Hari Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:11 WIB