facebook

Terus Berdatangan, 9.484 Warga Tercatat Padati TMII Pada Hari Kedua Lebaran Siang Ini

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah
Terus Berdatangan, 9.484 Warga Tercatat Padati TMII Pada Hari Kedua Lebaran Siang Ini
Suasana salah satu anjungan wisata yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saat libur lebaran hari kedua kedua pada Selasa (3/5/2022). [Suara.com/Bagaskara]

TMII menjadi tempat wisata yang banyak dimanfaatkan warga untuk menghabiskan momen kedua liburan Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Suara.com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi tempat wisata yang banyak dimanfaatkan warga untuk menghabiskan momen liburan Idul Fitri 1443 Hijriyah. Pada momen lebaran hari kedua ini, TMII tampak dipadati masyarakat. 

Berdasarkan pantauan Suara.com tampak sejak 10.30 WIB hingga kekinian warga terus berdatangan ke TMII, Jakarta. Mereka datang dengan kendaraan mobil mau pun sepeda motor.

Antrean panjang kendaraan yang ingin masuk tampak sejak pagi tadi. Adapun, Direktur Eksekutif TMII I Gusti Putu Ngurah Sedana menyampaikan hingga pukul 12.00 WIB siang tadi pengunjung mencapai 9.484 jiwa. 

"Hari ini tadi tercatat hingga pukul 12.00 WIB siang tadi mencapai 9.484. Untuk hari ini lah ini lagi ramai sekali," kata I Gusti kepada wartawan, Selasa (3/5/2022). 

Baca Juga: Lebaran Hari Kedua, Jalan Masuk ke Pintu Taman Mini Indonesia Indah Macet 1 Km

Sementara itu, I Gusti memprediksi, hari ini masyarakat yang akan memadati TMII mencapai 20 ribu jiwa. Puncak pengunjung datang ke TMII sendiri diprediksi pada H+2 dan H+3 lebaran. 

"Untuk kunjungan favorit masih nomor satu anjungan daerah. Ada Sumatera Barat kemudian, taman burung, kemudian taman legenda keong mas," katanya. 

Kendati begitu, TMII sendiri tidak membuka wahana secara 100 persen. Pasalnya, TMII sedang direvitalisasi, pembangunannya baru mencapai 35 persen. 

"Diharapkan di Agustus sudah selesai semua. Untuk wahana-wahana ini yang siap masih yang awal itu ada taman burung terus kereta gantung. Kemudian nanti ada yang baru trem itu, yang dulunya kereta layang kemudian kita ubah dengan tenaga listrik," katanya.

Baca Juga: Libur Lebaran, Pantai Ancol Dipadati Wisatawan

Komentar