Hepatitis Akut Misterius Muncul Di Jakarta, PSI Minta Pemprov DKI Gerak Cepat Antisipasi

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 05 Mei 2022 | 15:22 WIB
Hepatitis Akut Misterius Muncul Di Jakarta, PSI Minta Pemprov DKI Gerak Cepat Antisipasi
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo usai memberikan keterangan kepada KPK terkait kasus dugaan korupsi Formula E, Kamis (3/2/2022). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta gerak cepat dalam merespon munculnya kasus hepatitis akut misterius di ibu kota. Apalagi saat ini sudah tiga anak meninggal dunia karena penyakit ini.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan Pemprov perlu menunjukan keseriusannya mengatasi masalah ini. Ia tak ingin ada lagi anak yang menjadi korban dari hepatitis akut tersebut.

“Kita harus nyalakan alarm kewaspadaan lagi karena WHO-pun sudah menetapkan meningkatnya kasus hepatitis akut ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Belajar dari pengalaman, jangan lagi meremehkan penyakit yang baru menyebar, apalagi kali ini sasarannya anak-anak,” ujar Anggara kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI ini menyebut peran Dinas Kesehatan DKI Jakarta sangat penting dalam mengantisipasi lonjakan kasus ini. Kementerian Kesehatan juga sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor HK.02.02/C/2515/2022 yang isinya menuntut peran aktif Pemerintah Daerah.

“Dinkes DKI Jakarta harus segera berkoordinasi intens dengan Kemenkes untuk melakukan investigasi dan tracing agar dapat menemukan titik penyebaran awalnya,” jelas Anggara.

Selain itu, Ia juga meminta agar sosialisasi kepqda masyarakat terkait beredarnya penyakit ini juga dapat dilakukan dengan melibatkan pengurus wilayah.

“Sosialisasi juga penting dilakukan sampai ke masyarakat. Bisa libatkan pengurus RT, RW, atau Kader PKK. Namun materi yang disebarkan harus dibuat sejelas mungkin, kita tentu tidak mau membuat panik masyarakat yang baru mau bebas dari pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya tiga anak asal Jakarta dilaporkan meninggal diduga akibat hepatitis misterius.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan tiga pasien tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi stadium lanjut.

baca juga

Sehingga, kata Siti Nadia, pihak rumah sakit hanya punya waktu sedikit untuk memberikan tindakan pertolongan.

Nadia mengatakan ketiga pasien tersebut masing-masing berusia 2 tahun belum memperoleh vaksinasi COVID-19 dan hepatitis A-E.

Sedangkan pasien yang berusia 8 tahun sudah memperoleh vaksinasi COVID-19 dosis pertama dan 11 tahun telah memperoleh vaksinasi lengkap dua dosis.

Ketiga pasien dilaporkan negatif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan medis di rumah sakit, kata Nadia menambahkan.

Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah melakukan investigasi kontak untuk mengetahui faktor risiko yang ada pada pasien.

"Dari data yang ada, satu kasus pernah memiliki penyakit lainnya sebelum pasien didiagnosa diduga mengalami hepatitis akut ini," katanya.

Nadia yang juga menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI itu mengatakan Kemenkes belum menggolongkan kejadian itu sebagai kasus hepatitis akut berat sebab masih ada fase lanjutan investigasi berupa pemeriksaan laboratorium, terutama pemeriksaan Adenovirus dan Hepatitis E yang membutuhkan waktu 10-14 hari ke depan.

"Kami belum golongkan dalam hepatitis akut bergejala berat, tetapi baru masuk pada kriteria pending klasifikasi karena masih ada pemeriksaan laboratorium," katanya.

Nadia mengatakan dari ketiga pasien tidak ditemukan riwayat penyakit bawaan hepatitis dari keluarga. "Dari ketiga anak tersebut tidak ada yang memiliki riwayat dengan gejala penyakit yang sama," katanya.

Keluhan utama yang dialami pasien sebelum di bawa ke rumah sakit, kata Nadia, berasal dari saluran cerna seperti mual, muntah dan diare yang hebat.

Ketiga pasien anak itu dilaporkan meninggal di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua pekan terakhir hingga 30 April 2022. Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Temuan Hepatitis Akut Misterius, Dinkes DKI: Ini Seperti Penyakit Baru, Masih Pendalaman

Soal Temuan Hepatitis Akut Misterius, Dinkes DKI: Ini Seperti Penyakit Baru, Masih Pendalaman

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 14:51 WIB

UKHSA Menambahkan Dugaan Penyebab Hepatitis Akut Misterius: Virus Corona Omicron

UKHSA Menambahkan Dugaan Penyebab Hepatitis Akut Misterius: Virus Corona Omicron

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 14:13 WIB

Muncul Gejala Hepatitis Misterius, Mesti Dilarikan ke RS Mana?

Muncul Gejala Hepatitis Misterius, Mesti Dilarikan ke RS Mana?

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 14:05 WIB

Kemenkes Ungkap Riwayat Kesehatan 3 Anak di Jakarta yang Meninggal Akibat Hepatitis Akut Berat

Kemenkes Ungkap Riwayat Kesehatan 3 Anak di Jakarta yang Meninggal Akibat Hepatitis Akut Berat

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 13:18 WIB

Agar Nyawa Anak Selamat, Ini Gejala Hepatitis yang Mesti Segera Dibawa ke RS

Agar Nyawa Anak Selamat, Ini Gejala Hepatitis yang Mesti Segera Dibawa ke RS

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 12:52 WIB

3 Anak di Jakarta Meninggal Diduga Terserang Hepatitis Misterius, Ini Penjelasan Kemenkes

3 Anak di Jakarta Meninggal Diduga Terserang Hepatitis Misterius, Ini Penjelasan Kemenkes

Lampung | Kamis, 05 Mei 2022 | 12:36 WIB

Gejala Hepatitis Misterius yang Menyerang Sejumlah Anak Dan Kini Jadi Kewaspadaan

Gejala Hepatitis Misterius yang Menyerang Sejumlah Anak Dan Kini Jadi Kewaspadaan

Bali | Kamis, 05 Mei 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×